
Karena libur, semua orang masih tidur kecuali tadeo dan matsuya yang sedang membaca buku didepan asrama. Tadeo yang belum terlalu mengenal matsuya pun berdiri didekatnya dengan wajah polosnya.
Tadeo terus, menatap matsuya dengan itu tadeo mencoba untuk lebih mengenalnya tapi matsuya tidak mempedulikan idan fokus dengan buku yang ia baca. Karena terus perhatikan membuat matsuya tidak nyaman dan mulai bertanya.
"Kenapa? Ada yang salah?" tanya matsuya yang menatap tadeo dengan wajah datarnya.
"Eng......, Anu... Orang-orang masih tidur kamu sudah bangun?" jawab tadeo yang berbalik bertanya.
"Sementara kau? Mengapa sudah bangun?" matsuya berbalik bertanya lagi.
"Oh.... Sebenarnya aku selalu bangun jam 5 pagi untuk mulai membersihkan ladang, dan pekerjaan lain" jelas tadeo.
"Setelah kesini, banyak hal yang berubah. Tidak ada lagi pemandangan sawah dan ladang, dan tidak ada bau pupuk, tapi aku akan berusaha beradaptasi" lanjut tadeo.
"Beberapa orang justru mendambakan hidup nyaman, jangan keluyuran dengan baju pendek! Bisa-bisa kau masuk angin" jawab matsuya lalu berjalan meninggalkan tadeo.
"Yah, aku mengerti" jawab tadeo dengan wajah polosnya.
.
.
Setelah yang lain sudah bangun, mereka semua dikejutkan oleh pada kapten utama yang tiba-tiba datang dengan berpakaian baju pantai.
"A-apa, Apaan mereka itu?" tanya Yamato yang terkejut melihatnya.
"Kami semua akan pergi liburan! Apa kalian akan ikut dengan kami?" jawab kapten Hideaki.
Tanpa banyak bicara lagi, Yamato dan yang lain mulai bersiap-siap untuk ikut ke pantai bersama 13 badut itu.
"Nah.. Semua ayo berangkat" ucap kapten Hideaki yang terlihat bersemangat.
"Oi...! Apa kau tidak akan masuk mobil?" tanya kapten tsutsui dari dalam mobilnya.
Dan mereka semua pun berangkat...
Sesampainya di pantai yang tidak ada orang lain selain mereka semua, dan bawang bawaan pun mulai dikeluarkan dari dalam mobil.
Ada yang bermain volly, memancing, BBQ, berjemur, membuat istana pasir, menikmati segaranya semangka, dan yang sedang berenang.
Kapten yoshihiro yang sedang membuat istana pasir bersama Ayumi dan yuzuru malam dibuat panik oleh
"Hahaha, yuzuru kenapa tanganmu keras dan bentuknya aneh?" tanga kapten yoshihiro.
"Hah? Apa yang anda bicarakan, aku bahkan tidak memasukkan tangan ku kedalam" jawab yuzuru lalu menunjukkan kedua tangannya.
"Lalu yang aku pegang ini apa?" seketika saja tubuh kapten yoshihiro gemetar dan wajahnya terlihat menahan sakit.
Sambil berteriak ia langsung menarik tangannya keluar, dan terlihat sebuah kepiting yang mencapai jari telunjuknya. Kapten yoshihiro terus berlari kesana-kesini sambil berteriak.
Kapten Hideaki, sedang bersama tadeo dan Marika yang akan membelah semangka, semangka itu pun di lemparkan ke udara kemudian dengan cepat kapten Hideaki memotongnya menjadi beberapa bagian. Menggunakan pedangnya.
Marika dan tadeo pun bertepuk tangan dengan pertunjukan yang di lakukan kapten Hideaki. Tapi tiba-tiba saja kapten yoshihiro berlari dan menyerempetnya.
Membuat kapten Hideaki, jatuh dan wajahnya tersungkur masuk kedalam pasir. "Menyebalkan sekali.. Oi kembali kau!!" kemudian ia mengejar kapten yoshihiro sambil mengangkat pedangnya.
Masaru yang sedang memancing diatas sebuah batu, ia terlihat begitu tenang dan kenikmatan setiap detik jauh dari pada badut itu.
"Inilah hidup" ucap Masaru.
Lalu, upannya di tarik oleh sesuatu yang saat ditarik sangat berat dan sulit. Dengan semua tenaga Masaru terus menarik pancingannya sampai akhirnya.
Sebuah celana , berwarna kuning berhasil ia dapatkan.
"Astaga! Bahkan ikan juga pake celana?" ujar Masaru setelah melihat apa yang ia dapatkan.
Tidak lama kemudian, kapten asano muncul dari dalam air kepermukaan. Dan memberi tahu Masaru hal yang sangat ngakak dan juga membuat Masaru kesal.
"Masaru!! Apa kau bisa melemparkan celana itu?" teriak kapten asano.
"Itu milik ku"
Seketika Masaru membatu, karena ia tidak percaya, umpan yang harusnya dimakan ikan malam dimakan celana kapten asano.
Kapten fukushima dan kapten tadaoki yang sedang bermain bola volly terlihat begitu serius, karena mereka berdua berada di tim yang berbeda. Membuat dua badut itu terus saling mengoper bola.
Mereka tidak membiarkan yang lain untuk mengambil bola, merasa tidak di perlukan yang lainpum berjalan keliar lapangan dan duduk melihat mereka berdua.
Tidak ada yang mau mengalah diantata mereka berdua, bahkan bola volly itu belum jatuh ketanah semenjak pertama kali di lamoungkan.
Sisanya yang sedang BBQ, memasak beragam jenis makanan. Kapten yoshiaki malah menakut-nakuti kapten aoi dengan menggunakan seekor gurita yang akan dimasak.
Berhubungan kapten aoi katuk dan alergi dengan gurita, membuatnya lari terbirit-birit mereka berdua terus kejar-kejaran sampai akhirnya. Kapten aoi menabrak kapten yoshihiro yang masih di capit kepiting dan juga di kejar-kejar kapten Hideaki.
"Oi!! Semuanya, makanan sudah siap" teriak kapten Maeda mendengar itu semua orang pun mendekat kecuali kapten fukushima dan kapten tadaoki yang masih belum selesai.
Dan mereka berdua menjadi tontonan bagi yang lain.
"Apa ini?" tanya tadeo ketika melihat sebuah pizza.
"Jangan bercanda, tidak mungkin kau tidak tau. Namanya pizza" sahur Yamato dan tadeo hanya menggelengkan kepalanya saja.
"Begini cara makannya, gigi ujungnya lalu tarik" lanjut Yamato yang
menunjukkan cara memakan pizza.
Sesuai dengan apa yang di tunjukan Yamato, tadeo pun melakukannya namun ketika di tarik keju dari pizza itu membuat tadeo kesulitan untuk memakannya.
"Enak!" ucap tadeo setelah berhasil memakannya.
"Benarkan! Rasanya enak".
Yamato mulai bercanda dengan tadeo Tapi ia berhenti karena candaannya itu tidak membuat tadeo tertawa atau tersenyum sedikit pun, wajahnya masih sama sepert biasanya.
"Sudahlah" ucap Yamato kemudian berjalan pergi dan ia duduk didekat ryuu yang sedang tidur.
"Baiklah" jawa tadek setelah Yamato pergi meninggalkannya.
"Cuacanya bagus bukan" ujar ryuu yang menyadari kehadiran Yamato didekatnya.
"Yah, benar! Semua orang bersenang-senang hari ini" jawab Yamato.
"Yamato!.. Aku punya satu permintaan" ryuu mulai membuak matanya.
"?"
"Apa kau bisa memenggal kepalaku?" tanya ryuu lalu melihat kearah Yamato dengan wajah yang tidak main-main.
"A-apa yang kau katakan itu?"
"Yahahaha......! Kau bisa saja ketipu" lalu ryuu berjalan pergi dengan terus mengibaskan ekornya ke kiri dan ke kanan.
"Hmmm. Itu tidak lucu!!" teriak Yamato.
"Memang itu tidak lucu" bisik ryuu.
.
.
Akhirnya suasana yang di tunggu-tunggu akhirnya tiba, matahari yang mulai terbenam memancarkan sinar yang sangat indah. Mereka semua berkumpul untuk berfoto bersama
Dengan gaya masing-masing.
Hari ini banyak sekali momen, foto, dan kebahagiaan yang didapatkan. Mereka semua pun membereskan semua barang-barang dan kembali pulang.
"Kuharap besok tidak ada masalah dan semua berjalan dengan baik-baik saja" batin Yamato kemudian menutup kedua matanya.