The Exorcist

The Exorcist
Penyusunan rencana



Saat malam hari, ketika Yamato dan yang lain serang duduk di bawah pohong, kemudian kapten terumoto pun datang dengan membawa beberapa barang belanjaan.


"Maaf aku telat, ini untuk mencarikan suasana aku belikan cemilan" ujar kapten terumoro.


"Hahahaha, asik! Berhubungan juga kami ingin makan sesuatu" jawab Mitsuhiro lalu mengambil cemilan yang di bawa terumoto begitu pula dengan Yamato.


"Tapi pak, anda kelihatan pucat apa dan masalah?" tanya Masaru.


"Apa benar? Tapi malam ini aku merasa begitu senang" jawab terumoto lalu duduk di depan mereka semua.


Lalu terumoto pun malah bercanda dengan mereka semua membuat gelak tawa pecah, kecuali matsuya yang tidak tertawa sama sekali karena ia duduk di belakang pohon.


Yamato dan Mitsuhiro yang paling parah saat tertawa berkali-kali mereka berdua tersedak makanan karena terlalu lepas tertawa.


Tidak lama kemudian kapten  kobayakawa hideaki, pakten shimazu yoshihiro, dan kapten asano kuchinaga datang menghampiri mereka.


Dan mereka pun bergabung untuk berbincang, makan cemilan, dan bercanda bersama meski saat ini mereka bertiga sedang bertugas.


Beberapa menit kemudian dari jendela jenderal ogawa suketada, muncul dan meneriaki ketiga kapten yang sedang bertugas itu.


"Oi!! Kalian cepat kemari! Sedang apa di sana, jangan cabul sama anak-anak" teriak Jendera oagawa.


"Yah kami datang!!"


"Kalau begitu kami pergi dulu yah, terumoto aku serahkan mereka semua pada mu besok" lanjut kapten asano lalu mereka bertiga pun pergi untuk kembali bertugas.


Bukannya membicarakan tentang rencana untuk besok, terumoto malah menceritakan tentang sinetron yang tadi iya lihat di tv, iya terus mengiceh tentang tokoh utama di sinetron itu yang menyebabkan.


Sampai akhirnya Marika menanyakan tentang diri terumoto dan iya pun berpindah yang asalnya bercerita tentang sinetron menjadi kisah hidupnya.


"Aku di besarkan oleh ibu sejak kecil,  aku tidak tau bagai mana rupa, dan nama ayah ku sendiri karena ia sudah tiada semenjak aku masih ada di kandungan"


"Saat ini aku sedang fokus  merawat ibu yang sedang sakit-sakitan, tapi beliau terus memaksa ku untuk menikah, yah walau aku masih belum menemukan pelabuhan hati karena sibuk dengan pekerjaan" lanjut kapten terumoto dengan wajah yang sedikit memerah.


Marika dan yuzuru pun malah mengoda kapten terumoto dan membuat wajahnya lama-lama semkain merah saja.


"Apa benar! Pahala kapten orangnya tampan lho, kenapa belum punya pacar?" tanya yuzuru.


"Apa jangan-jangan anda punya cuman tidak mau mengumbarnya ke publik?" tanya Marika.


"A-apa yang kalian katakan? Lebih baik kita bahas rencananya" jawab kapten terumoto yang mengalihkan pembicaraan.


Meski begitu mereka berdua masih terus menggoda kapten terumoto Meksi iya sedang menjelaskan rencananya untuk besok.


Seditel mungkin terumoto menjelaskan rencana pada mereka semua, meski Yamato dan Mitsuhiro malah ketiduran saat mendengarkan penjelasan terumoto.


Pas tengah malam, sebuah rencana yang sangat matang telah selesai di susun oleh mereka, dan mereka pun membubarkan diri.


"Yamato! Mitsuhiro! Bangun apa kalian akan tidur di sini?" tanya Masaru yang membangunkan mereka berdua........


.


.


.


Keesokan harinya, Yamato dan yang lain terlihat sedang menunggu kedatangan kapten terumoto, namun iya masih belum datang juga.


Tepat jam 9:30, yang datang bukan kapten terumoto melainkan pak kirino dan guru lain, mereka bertiga pun menanyakan tentang misi pertama ini.


Juga sedikit memberikan masukan dan semangat pada mereka semua kemudian kembali pergi, sekitar jam 9:55 akhirnya kapten terumoto datang juga.


Iya terus meminta maaf karena sudah datang terlambat dan membuat mereka semua menunggu lama.


"Tapi kapten apa itu yang ada di dalam jubahmu?" tanga Masaru setelag melihat benda kecil di balik jubah kebesaran kapten terumoto.


Sama seperti kemarin, mereka kembali datang ke stasiun kemarin karena mereka masih belum memurnikan iblis itu.


Sesampainya di sana, mereka semua bergegas masuk ke dalam, kali ini mereka tidak berpencar dan memilih untuk fokus ke datu gerbong.


Yaitu gerbong tempat di mana iblis yang mereka cari pertama kali menampakkan dirinya pada Yamato.


Selama dalam perjalanan, Yamato yang duduk di sebelah kapten terumoto terlihat agak canggung karena itu ia memilih untuk diam, sambil mengelus ryuu yang sedang tidur.


Beberapa menit kemudian kereta pun memasuki terowongan, namun kali ini iblis itu tidak muncul termasuk di gerbong yang lain.


Sampa akhirnya keluar dari terowongan, saat sampai di stasiun pemberhentian, mereka turun dan mulai mempertanyakan tentang ketidak muncul dan iblis itu.


"Apa kita harus menunggu sampai malan yah?" ujar kapten terumoto lalu meliha ke arah Yamato dan yang lain.


Beberapa saat mereka semua saling menatap sampai akhirnya anak-anak pun menganggukkan kepala mereka tanda setuju............


Berjam-jam berlalu mereka semua hanya duduk di stasiun selama lebih dari 7 jam sampai akhirnga malam, saat akan bangun dari kuris.


Tiba-tiba pantat mereka semua keram karena terlalu lama duduk, meski begitu kapten terumoto bergegas masuk ke dalam kereta dengan di ikuti yang lain.


"Aku sudah tidak tahan" bisik Yamato pada Mitsuhiro....


"Apa kau yakin?" tanya Adron pada iblis yang pernah di pukul Yamato.


"Aku sangat yakin, kalau anak itu pemilik mata raja azir saat dia memukul ku, aku merasa ada aura dari raja azir pada anak itu"


"Baiklah kita mulai ini" kemudian Adron pun berjalan pergi entah kemana.


.


.


.


.


.


.


.


Selama di dalam kereta Yamato kembali duduk di sebelah kapten terumoto "astaga kenapa harus dengannya lagi" batin Yamato.


Selama menunggu si iblis muncul pakten terumoto mengajukan beberapa pertanyaan tentang Yamato dan juga bagai mana ia bisa berteman baik dengan ryuu.


Hal itu membuat suasana di antara mereka berdua tidak canggung lagi. Semakin lama mengobrol dengan terumoto seketika ia menjadi sangat akrab dengannya.


Mereka berdua terus bercanda bersama dan tertawa bersama, sementara yang lain sibuk dengan diri masing-masing apa lagi matsuya.


Sudah beberapa menit berlalu tapi iblis yang mereka tunggu masih belum datang, sampai akhirnya ryuu bangun dari tidurnya dan berkata.


"Kalian, bersiaplah akan ada yang datang!" ujar ryuu dan perkataannya membuat kapten terumoto mengerutkan halisnya.


Tidak lama kemudian lampu yang ada di gerbong tiba-tiba mati sesaat kemudian lampu kembali menyala bersama dengan kemunculan iblis dengan kaki panjang seperti laba-laba.


Semua orang menjadi panik, beberapa orang yang ada di dekat iblis itu langsung lari namun ada yang harus menjadi korban.


"Meski kalian ikut misi tapi, di sini kalian hanya menjadi pengamat saja dan pelajari" ujar kapten terumoto.


Lalu mengambil beberapa bola hitam dari balik jubahnya dan juga pedang.