
"Apa kau tidak bisa menjaga omonganmu?" jawab Yamato yang tidak suka dikritik oleh seseorang yang tidak ia kenal.
"Ini kenyataan, kami tidak bisa mempercayai anak kecil seperti kalian" jawabnya.
"Kau ini benar-benar minta dipukul.." Yamato yang habis kesabaran berniat memukuli pria itu tapi tadeo menghentikannya, kemudian menarik Yamato untuk pergi.
Semakin masuk menyusuri jalan ini mereka melihat banyak sekali kemiskinan dimana-mana, tidak lama kemudian mereka berdua melihat seorang gelandang yang berjalan sempoyongan.
Saat berpapasan tiba-tiba orang itu menyerang.
"A-apa?" Yamato terlihat berusaha menahan kepala pria karena dia mencoba menggigit Yamato.
Mata yang merah, kuku yang tajam, dan gigi runcing, bukan hanya itu Yamato melihat ada bekas cakaran di leher sebelah kiri dan darah terus menetes dari sana.
"Oi bantu napa!" teriak Yamato yang meminta tadeo untuk membantunya.
Hanya dengan satu pukulan tadeo berhasil membuat pria itu terhempas cukup jauh, Membuat Yamato yang melihatnya terkejut.
"Kau baik-baik saja?" tanya tadeo dan Yamato hanya menganggukkan kepalanya karena masih terkejut.
Mereka berdua pun langsung menghampiri pria tadi, kini dia sedang tidak sadarkan diri. Yamato mulai bertanya-tanya mengapa pria itu bisa menjadi ganas seperti ini. Kemudian ryuu bagun dan menjelaskan kenapa ini bisa terjadi.
"Dia sudah terinfeksi! Maksud ku dia sudah darahnya sudah bercampur dengan darah iblis, katakan saja dia kini adalah seorang iblis. Sepertinya ada yang sengaja melakukan ini" jelas ryuu lalu menyipitkan kedua matanya.
Saat sedang membahas hal ini, pria itu kembali sadar dan melompat menyerang tadeo tapi ia berhasil menghalangi gigitan itu mengunakan lengan kanannya. Yamato dan ryuu terlihat terkejut karenanya sementara tadeo terlihat biasa aja.
Meski darahnya terus menetes tapi tadeo tidak merintih kesakitan bahkan wajahnya tidak ada perubahan sama seperti biasa wajah polos dan lugu.
"Astaga. Dia benar-benar tidak normal" gumam Yamato saat melihat hal seperti ini.
Tidak ingin membuang waktu lagi, Yamato langsung membantu tadeo untuk melepaskan gigitan pria itu dari lengannya, sekeras apapun mencoba tapi ia masih belum berhasil melepaskannya.
"Penggal saja dia" usul ryuu merasa kalau usaha Yamato akan percuma.
"Tapi bagai kana jika keluarganya mencari, aku takut di tuduh pembunuh" tolak Yamato yang tidak setuju dengan ide dari ryuu.
"Lalu apa kau punya ide yang lebih baik?" tanya ryuu.
karena tidak ada pilihan lain Yamato pun menuruti ide yang di berikan ryuu, sebelum melakukannya terlebih dulu mereka memeriksa keadaan sekitar setelah dirasa sepi bergegas Yamato langsung menghunuskan pedangnya.
Dan ide ini berhasil melepaskan lengan tadeo dari gigita itu, terlihat tubuh pria itu mulai menghilang layaknya iblis yang sudah di murni kan, sedangkan luka gigitan di lengan tadeo langsung sembuh dalam waktu singkat.
"Jangan dendam yah" ucap Yamato sambil melakukan penghormatan terakhir pada pria yang ia penggal.
"Ada yang datang" ujar tadeo, mendengarnya Yamato dan ryuu pun berbalik mereka melihat orang-orang tadi dan anak kecil yang mereka tolong berjalan sempoyongan kearah mereka.
"Mereka terlihat aneh. Apa jangan-jangan mereka juga" ujar Yamato dan apa yang di pikirannya benar.
Mereka semua telah menjadi iblis sama seperti pria sebelumnya, Yamato langsung memasukkan pedangnya kembali kedalam sarungnya, takut melukai mereka semua.
"Lakukan saja! Mereka bukan lagi manusia!" teriak ryuu yang meminta mereka berdua untuk tidak ragu-ragu.
Tidak ada jalan lagi, Yamato dan tadeo mulai melawan dengan kekerasan. Beberapa menit kemudian akhirnya dalang dari semua ini muncul juga, dia adalah pria yang tadi meragukan kemampuan Yamato dan tadeo.
Wujudnya kini telah menjadi setengah iblis.
"Ternyata kau yang ada di balik semua ini" ujar Yamato yang terlihat kedal dengan pria itu.
"Kenapa? Apa ada yang salah?" tanya pria itu.
"Sudah tentu salah, kau pikir nyawa manusia itu apa? Mainan?" jawab Yamato lalu berbalik bertanya.
"Aku hanya membebaskan mereka dari penderitaan dan ketidak adilan dunia ini, hidup miskin sudah membuat kami menderita. Bahkan kami seperti tidak dianggap seperti manusia lagi" jelasnya.
"Apa kau tidak berpikir bagai mana perasaan mereka yang kau jadikan iblis? Semenderita apapun mereka pasti tidak mau menjadi iblis seprti mu" sahut ryuu saat dirinya merubah wujudnya menjadi manusia.
"Kau juga tau apa imbalannya membuat kontrak dengan iblis?" lanjut ryuu setelah menjadi manusia.
"Aku tau dan aku tidak memperdulikan itu" jawabnya kemudian kembali mengendalikan mereka-mereka yang sudah menjadi iblis.
"Kalian berdua urus dia aku yang akan menangani ini semua" ujar ryuu pada Yamato dan tadeo.
"Baiklah kami percayakan ini pada mu" jawab Yamato lalu bersama tadeo berlari untuk melakukan serangan.
Tiba-tiba saja sepasang sayap kelelawar besar muncul membuatnya dapat terbang, cara ini berhasil membuatnya mudah untuk menghindari semua serangan yang datang.
Tapi tidak selamanya takdir akan berpihak padanya, hanya denga tangan kosong tadeo berhasil membuat pria itu tepar di tanah setelah terkena pukulan telak.
Ketika akan menyerang untuk yang kedua kalinya, tiba-tiba saja pria itu bangun kemudian menusukkan tangannya tepat di perut tadeo, berpikir bahwa iya berhasil membunuh tadeo membuatnya senyum-senyum sendiri.
Sesaat kemudian iya malah dibuat terkejut melihat tadeo yang menggenggam lengannya kemudan meremasnya sampai putus. Iya pun berteriak kesakitan dan bertanya bagai mana itu bisa terjadi.
"Apa sebenarnya kau ini?" perlahan lengannya yang puruh kembali tumbuh.
"Dia teman ku! Dan kau adalah orang bodoh yang salah pilih lawan" sahut Yamato yang menyerang secara terus menerus.
Sejumlah luka parah berhasil di berika Yamato namun ketika akan mengakhiri semua ini tiba-tiba saja pria itu menghisap semua jiwa orang-orang yang telah ia jadika iblis.
Melihat itu Yamato berhenti menyerang dan langsung mengambil jarak akan dengannya, pelahan bentuk pria itu benar-benar telah menjadi iblis sepenuhnya dengan ikutan tubuh yang menjadi besar.
"Kalian bocah ingusan akan ku cincang-cincang kalian berdua..." belum juga habis bicara tanpa ada aba-aba tadeo melemparkan lengan yang tadi di putuskan olehnya kembali pada pemilik aslinya.
Mungkin karena terlalu kencang, lengan yang di lemparkan tadeo berhasil melukai kata kiri iblis itu, apa yang di lakukan tadeo berhasil membuat iblis itu menjadi sangat marah.
Sebaliknya Yamato menertawakannya karena meski tubuh besar tapi masih mudah dilukai dengan hal sepele seperti itu, ketika sedang tertawa tanpa di sadari iblis itu mulai menyerang syukur tadeo menarik Yamato untuk menghindar.
"Dasar licik! Kenapa kau tidak beri peringatan dulu" protes Yamato yang tidak terima dengan seragam mendadak seperti tadi.