The Exorcist

The Exorcist
Misteri sebuah pembunuhan



Hari ini, Yamato, tadeo, dan kapten Hideaki sedang pergi menuju tempat ditemukan nya mayat perempuan, atas permintaan seorang detektif.


Setelah sampai, mereka langsung didatangi oleh detektif yang meminta mereka datang.


"Syukurlah kalian datang, mari akan ku antar melihat kondisi korban" sambut si detektif kemudian berjalan menunjukkan tempat otopsi.


Ketika melihat kondisi korban, kapten Hideaki memasang awah terkejut, Yamato malah memalingkan wajahnya saat melihat korban, sementara wajah tadeo tidak menunjukkan sedikit pun perubahan, Hanya ada wajah polos tak berdosa.


"Kau tidak seperti manusia" bisik Yamato saat melihat wajah tadeo yang tak menunjukkan ekspresi apapun ketika melihat kondisi korban.


"Hah?"


"Bukan apa-apa suah lupakan" jawab Yamato.


"Menurut anda bagai mana?" tanya si detektif pada kapten Hideaki.


"Astaga, pelakunya benar-benar hebat" jawab kapten Hideaki.


Tenggorokannya digorok hampir putus, perutnya dibelah organ dalamnya hilang. Bukan hanya itu korban juga kehilangan rahim, kandung kemih, dan vaginanya.


"Dan lihat, lidah korban menjulur keluar" ujar si detektif.


"Kau benar! Itu berarti korban tewas karena kehabisan nafas" tambah kapten Hideaki.


Tidak lama kemudian seorang dokter datang dan menambahkan penjelasan tentang kondisi si korban


"Dinilai dari dinginnya tubuh korban, dia tewas jam 4:30 tapi ini bertentangan dengan kesaksian para saksi. Karena tidak ada yang melihat dan mendengar apapun pada saat itu"


"Mereka mendengarnya saat jam 5:30, setengah jam sebelum seorang pria menemukan korban. Melihat dari cara pelaku mengambil rahim dengan cepat dan sangat rapih kemungkinan dia memiliki kemampuan medis" jelas di dokter.


perlahan,kapten Hideaki berjalan perlahan mengelilingi korban untuk menemukan sesuatu yang aneh dan janggal, "ketemu" ucap kapten Hideaki yang menemukan sesuatu di kaki kiri korban.


Semua orang langsung ikut melihat kecuali Yamato yang tidak kuat untuk ikut melihat,sebuah simbol aneh terukir jelas. Dokter dan si detektif terkejut melihat hal tersebut padahal dari tadi tidak ditemukan hal semacam itu.


Tidak lama kemudian, seorang polisi datang dengan tergesa-gesa dan langsung memberitahukan sesuatu yang sangat mengejutkan.


"Pa-pak! Ada laporan pembunuhan lagi" Mendengar itu semua orang terdiam dan bergegas pergi ke lokasi kejadian.


Sesampainya di tempat kejadian, mereka bergegas menanyakan tentang hal ini dan pengakuan seorang saksi.


Saksi pertama mengaku melihat korban dilempar ke jalan cukup kencang oleh pria bermantel hitam,


Sayangnya iya tidak begitu memperhatikan karena sedang sibuk.


"Tapi jika, benar dia dilempar ke jalan lebih dulu setidaknya ada luka lecet ditanya aku kaki korban tapi ini tidak ada" ujar kapten Hideaki setelag mendengar penjelasan tersebut.


"Dia mungkin salah orang" bisik si detektif.


Korban ditemukan dalm posisi tertidur, seperti korban pertama yang ini juga memiliki kondisi yang sama namun anehnya tidak ada cipratan darah disekitar lokasi,seharusnya leher yang digorok itu darahnya nyiprat tapi ini tidak.


Menunjukkan kalau korban terbunuh salam posisi berdiri, seolah-olah sebelum digorok korban di tidur kan secara lembut ditanah.


"Tubuhnya masih terasa sedikit hangat,darahnya juga belum mengental,dan lukanya masih belum kering! Itu berarti korban tewas sekitar jam 8:5 tapi korban ditemukan pada " jelas si dokter.


"Coba lihat! Simbol ini ada lagi" ujar kapten Hideaki yang menunjukkan kearah kaki korban.


"Ba-bagai mana? Tadi tidak ada?" tanya si dokter yang memeriksa tubuh korban.


Mereka bertiga terus berdebat tentang dua kasus yang saling berhubungan dan memiliki banyak kesamaan, dalam kondisi dan cara pelaku melakukan aksinya,ini terlalu sempurna.


Mendengar hal tersebut semua orang semakin dibuat terkejut, bergegas mereka pergi kesana,kondisi korban masih sama dengan yang sebelum-sebelumnya.


Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan bawah waktu terbunuhnya adalah


"Korban tewas pada jam 8:5, itu berarti pelakunya tidak hanya satu orang tapi ada lebih dari satu" jelas si dokter.


"Dan simbol aneh itu juga ada pada korban kali ini" tambah si dokter.


"Baiklah! Biar kami yang mengurus kasus ini dan sepertinya aku sedikit familiar dengan pemilik simbol ini" sahut kapten Hideaki,kemudian bergegas kembali ke markas pusat tanpa berkata apapun lagi.


Dalam perjalanan kembali, Yamato bertanya tentang kasus ini dan kapten Hideaki menjelaskan bahwa ada dalang yang dengan sengaja melakukan ini untuk semua kemaksiatan.


"Aku menyadari hal ini dari cara mereka melakukan aksinya,dan sebuah simbol aneh yang ditinggalkan pada korban,kupikir mereka sudah benar-benar dibubarkan" jelas kapten Hideaki.


"Nanti malam kita akan menangkap mereka semua" lanjut kapten Hideaki yang terlihat sudah memiliki rencananya sendiri.


Sesampai di markas pusat, kapten Hideaki langsung mengadakan rapat dengan semua anggota divisi 1,untuk membahas rencana nanti malam.


Yamato dan tadeo kembali ke asrama, mereka


.


.


Gerhana bulan yang bersinar terang, sekelompok orang berjubah hitam berdiri mengelilingi kobaran api yang besar dan menjulang tinggi keatas.


Mereka seperti sedang melakukan sebuah gerakan aneh dengan terus memegang sebuah lilin yang menyala, tidak lama kemudian seorang berjubah putih datang dengan membawa sebuah nampan.


Diatas nampan itu terdapat sejumlah organ dalam manusia, satu persatu organ dalam tersebut dimasukkan kedalam api disusul dengan disiram sedikit darah segar.


Kemudian mereka semua terus mengucapkan mantra aneh yang sulit untuk diikuti, beberapa menit kemudian sebuah keanehan terjadi.


Dari dalam kobaran api yang begitu besar seseorang berjalan keluar dan itu adalah.


"Yahhhh..... Malam semua!!" sapa lucifer kepada semua orang yang ada di sana.


"Lain kali coba jangan pake media api, panas tau keluar dari sana" lanjut lucifer sambil membersihkan bajunya yang terkena abu pembakaran.


Melihat kemunculan lucifer, mereka semua langsung bersujud didepannya,pria berjubah putih mulai berjalan mendekati lucifer dan berkata.


"Tuan kami memerlukan bantuan,sepertinya para exorcist sudah mengetahui tentang kami dan mereka sepertinya akan segera bertindak".


"Hmmmmmm. Mari kita lihat,oke"jawab lucifer kemudian menjentikkan jarinya,dan dalam sekejap mata beberapa iblis.


Dan dengan cepat para iblis itu langsung masuk,mengendalikan tubuh beberapa orang yang ada disana


"Nah, semua aku pergi dulu" kemudian lucifer kembali masuk kedalam kobaran api dan menghilang.


.


.


Ia kembali muncul dari dalam sebuah toilet umum dan berjalan keluar dari sana "yaampun, kenapa aku harus keluar dari tempat ini?" keluhnya setelah keluar.


Lucifer pun di datangi oleh leader yang memberitahukan sesuatu, terlihat dari ekspresi wajahnya ia begitu senang setelah mendengar informasi yang dibawakan leader.


"Kalau begitu aku serahkan yang disini pada kalian, besok pagi aku akan pergi liburan"