The Exorcist

The Exorcist
Desa kyomei



"Bagai mana, apa kau mendapatkannya?" tanya lucifer pada merikh yang baru saja sampai didekatnya.


"Hah, tentu saja. Tidak sia-sia kau rencanamu mengadudombakan akito dengan gereja, aku bisa masuk dengan leluasa"


"Tapi aku tidak pernah berpikir kalau kau akan mengunakan akito, dan jika Azri membongkar semua rencanamu didepan akito entah apa yang akan terjadi" lanjut merikh.


"Kau benar, mahkluk tau itu hampir tidak bisa menjaga mulutnya. Yah sudah kau lakukan saja duluan, nanti aku akan menyusul" jawab lucifer kemudian berjalan meninggal merikh.


Kemudian dalam sekejap mata, merikh berpindah ke suatu tempat didalam hutan, tidak jauh dari sebuah desa. Ia mulai mengucapkan beberapa patah kata yaitu.


"Dia yang mencari kegelapan akan terjerumus dalam kegelapan! Wajah kalian mahkluk alam baka turun dan bawa bencana"


Lalu permata kecil yang ada di telapak tangan merikh bercahaya, perlahan melayang kelangit dan bom.. Hacur berkeping-keping menjadi butira debu.


Sesaat kemudian, jiwa penasaran dari orang-orang yang mati tidak wajah mulai bermunculan dari dalam tanah, mereka langsung pergi kesana Kemari untuk mencari mangsa.


Merikh pun pergi setelah tugasnya selesai.


.


.


"Batu groct sudah dicuri! sepertinya kekacauan kemarin sengaja dilakukan lucifer" ujar jenderal morisawa yang sedang bersama dengan yang lain.


"Bagai mana jika dia mengunakan batu itu untuk membawa jiwa orang mati?! Ini akan menjadi masalah besar!" sahut jenderal akaza.


"Bukan hanya itu bagai mana jika istarot kembali? Kan jadi berabe urusannya" tambah jenderal kitsuki.


Beberapa menit kemudian, seorang polisi exorcist datang dengan wajah yang begitu panik dan ia langsung memberikan kabar buruk.


"Desa kyomei! Diserang jiwa orang mati!"


Mendengar kabar tersebut, semua jenderal langsung sesaat terdiam dengan waja yang amat terkejut dan ketar-ketir, karena yang mereka semua takut ka akhirnya terjadi.


Bergegas mereka berlima pergi ke ruang kontrol untuk melihat situasi di desa kyomei, dari beberapa pesawat pengintai yang di kirimkan kesana, terlihat desa itu sudah menjadi desa mati.


Banyak orang yang sudah kehilangan jiawa mereka karena makan oleh jiwa orang mati, karena mereka berharap dapat kembali hidup didunia. Sayang sekali baru saja beberapa saat melihat situasi semua pesawat pengintai langsung kehilangan koneksi.


"Segera lakukan pengusiran! Panggilkan pakten divisi 4 dan 5" ujar jenderal morisawa yang langsung memberikan perintahnya.


.


.


Diruangannya, kapten divisi 4 dan 5 yaitu kapten fukushima dan kapten tadaoki dengan berdiskusi dengan jenderal morisawa tentang misi yang akan mereka berdua kerjakan.


Selama itu, kapten tadaoki terlihat sedang memikirkan hal lain saat ditanya ia hanya tersenyum dan mengatakan "tidak apa-apa". setelah selesai mereka bergegas kembali kekantor masing-masing untuk bersiap-siap.


Sebuah kotak kecil berwarna merah jambu terlihat dimeja kapten tadaoki, yah benar itu adalah kado ulang tahun untuk adik perempuannya yaitu hanae. Iya pun menitipkan kado tersebut pada pawahannya untuk dikirim alamat rumahnya.


Kemudian, kapten tadaoki mulai mempersiapkan dirinya untuk menghadapi misi yang besar.


"Tunggu apa itu?" tanya kapten fukushima pada orang yang diminta untuk mengirimkan hadiah untuk hanae.


"Pak tadaoki meminta ku mengirimkan ini ke alamat rumahnya" jelas petugas itu kemudian pergi.


.


.


Benar saja, desa itu telah diselimuti gabut hitam untuk mencegah dampak semakin meluas kubah pun dipasang untuk menutupi semua wilayah disekitar desa.


Setelah menyusun rencana beberapa menit, mereka semua mulai menyebar untuk mencari pusat retakan dan berjaga-jaga bila jantung istarot kembali.


Banyak warga desa yang sudah tidak sadarkan diri karena kehilangan jiwa mereka, saat kapten tadaoki menyusuri desa sambil memurkija jiwa yang datang menyerang.


Terdengar suara benda jatuh dari dalam sebuah rumah, karena penasaran iya pun membuka pintu secara perlahan, awalnya tidak ada yang aneh sampai akhirnya kapten tadaoki melihat.


"Anak kecil?! Syukurlah dia cuman pingsan" yah benar ada anak kecil yang tidak sadarkan diri, bergegas kapten tadaoki kembali untuk membawa si anak ke tempat yang aman.


Ketika akan kembali, kedua tangan anak itu menggenggam jadi telunjuk kapten tadaoki dengan erat meski iya sedang tidak sadarkan diri. Perlahan kapten tadaoki melepaskan genggaman anak itu dan kembali masuk ke dalam desa.


Seiring berjalannya waktu, situasi dapat dikendalikan namun sesuatu terjadi tiba-tiba saja semua roh itu berterbangan kesatu titik.


"Apa yang terjadi?" tanya kapten fukushima yang melihat kejadian itu tepat didepan matanya.


"Tunggu dulu itu! Jantung istarot!" ujar kapten tadaoki yang terkejut setelah melihat sebuah jantung yang terus berdetak dengan normal.


Satu persatu roh itu masuk ke dalam jantung istarot, melihat hal itu mereka berdua langsung bertindak mencoba menghancurkan jantung tersebut sebelum terlambat.


Akan tetapi, merikh muncul menghalangi mereka berdua.


"Tidak. Jangan melangkah terlalu jauh atau kalian akan mati" ujar merikh.


"Cepat menyingkirkan!" bentak kapten fukushima.


"Jangan naif, kalian berdua belum tentu dapat melewati diriku, ouw! Dan apa kau ingat dengan anak ini?"


"Ka-kau! Dasar mahkluk kejam" jawab kapten tadaoki setelah melihat kepala anak yang iya selamatkan berada di tangan merikh.


"Sudahlah itu tidak penting".


Tanpa pikir panjang lagi, mereka berdua langsung menyerang merikh, meski di serang dari dua arah sekaligus tapi meriks tetap dapat mengimbangi mereka berdua.


Tidak lama kemudian, anggota divisi 4 dan 5 datang dan kapten tadaoki bergegas menyuruh mereka semua untuk menghancurkan jantung istarot sebelum terlambat.


Ketika mereka mencoba mendekati jantung istarot, merik langsung memukul mundur kapten tadaoki dan fukushima lalu bergegas menghalangi mereka semua.


Meski berhasil di pukul mundur, kedua kapten itu kembali menyerang untuk membuat merikh sibuk dengan mereka. Ketika ada kesempatan yang lain langsung bergerak.


Namun tiba-tiba saja, merikh masuk kedalam mode angelnya dengan bentuk tinggi badan 7-8 meter, 3 sayap putih kiri dan kanan, dua pedang lancip, dan sebuah jubah sayap dari pinggang sampai mata kaki.


Pedang merikh melesat cepat, kearah mereka yang berniat menghancurkan jantung istarot. Tapi tepat pada waktunya kapten fukushima datang dan langsung membelokkan serangan tersebut.


Sayangnya, perut sebelah kirinya harus tergores cukup lebar, dari arah atas kapten tadaoki datang lalu memotong kedua tangan merikh.


Dan dom.. Jantung istarot meledak melemparkan semua orang didekatnya termasuk merikh, terlihat jantung itu masih berdetak.


"Gawat!" ucap kapten fukushima yang kembali bangkit setelah terlempar cukup jauh.


Merikh turun dari langit setelah ia terbang untuk menghindari ledakan tadi, kedua tangannya kembali tumbuh begitu juga dengan pedang lancipnya.


"Sekarang bangai mana kalian menghancurkannya? Semua anggota kalian sudah tidak sadarkan diri, bergantung pada kalian juga akan mustahil" ujar mrikh.