The Exorcist

The Exorcist
Mencari hadiah terindah



"Sedang apa kalian dsini?" tanya si nelayan yang sedang memancing diatas kapalnya bersama Lucifer dan belial.


"Levi, jadi ..... " tapi saat belial akan melanjutkan perkataannya, tiba-tiba saja lucifer tertawa ngakak sendiri.


"Wahahahahahah ......... ! Levi? Hahahahah ....... Nama yang kuno, aduh!" lucifer pun berhenti tertawa setelah belial memukul kepalanya.


"Kau pikir aku mau buang-buang energi menyebutkan nama lengkapnya, leviethan namamu itu sudah membuang energi ku sebanyak 0,1%" jelas belial setelah memukul kepala lucifer.


"Aku sudah tidak tertarik lagi dengan permainan kalian, aku hanya ingin hidup normal! Rasanya nyaman sekali ketika mendengar gemuruh ombak di pagi hari" cakap nelayan yang bernama leviethan itu.


"Wey-wey! Tolong! Tolong!" teriak lucifer yang terlihat berusaha menahana tarikan dari ikan yang memakan umpannya.


Bergegas belial dan leviethan membantu, mereka bertiga terlihat kesulitan saat menarik ikan yang memakan umpan tersebut karena kesal, lucifer pun mengambil jalan pintas.


"Ikan sialan" ucapnya kemudian nyemplung kedalam air.


Dari dalam air, mereka berdua melihat sinar yang begitu gelap dan aura hitam mulai keluar dari dalam air, satu persatu ikan-ikan kecil terlihat mati dan mengembang ke permukaan.


"Apa-apaan dia? Woi, kau sudah gila apa, yah? Mode angel mu akan membunuh hewan!" teriak leviethan yang tidak ingin lautan rusak karan ulah lucifer.


"Levi! Kau haru melihat ini" jawab lucifer setelah kembali nongol dalam bentuk manusianya.


Karena penasaran, leviethan pun ikut menyelam dan ia terkejut saat melihat banyak sampah plastik, perabotan elektronik, dan limbah yang dibuang begitu saja kelaut.


Melihat kondisi tersebut, leviethan mulai menyadari bahwa lautan yang terlihat indah diluar menyimpan banyak sampah didalamnya, dan itu semua adalah ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.


Mereka membuang sampah kelaut, tanpa berpikir dampak yang akan terjadi pada kehidupan hewan-hewan didalamnya, bahkan saat membuang sampah manusia tidak pernah merasa berdosa sudah merusak ciptaan tuhan yang sangat luar biasa indahnya.


Leviethan dibuat semkain sakit hatinya, ketika melihat seekor penyu belimbing dengan beberapa kantung plastik yang menyangkut pada tubuhnya.


Bergegas, leviethan membawa penyu itu keatas kapan kemudian iya mulai melepaskan kantung plastik yang melilit tubuh dari penyu malang tersebut.


"Ini benar-benar di luar pemikiran ku, padahal lautan tidak pernah menimbulkan masalah. Tapi kenapa manusia malah menyiksa lautan hingga seperti ini?" ujar leviethan kemudian melepaskan penyu itu kembali ke lautan.


"Apa ini akan cukup untuk merubah pemikiran mu?" tanya lucifer lalu menjulurkan tangannya.


"Baiklah! Aku akan ambil bagian dala permainan ini" jawab leviethan.


"Baiklah, karena ini akan sangat menarik!"


.


.


"P!" ucap kapten tadaoki yang berdiri didepan pintu kamar yuzuru dan marika.


"?" mereka berdua terlihat bingung kenapa kapten tadaoki tiba-tiba datang tanpa memberikan kabar lebih dulu.


"Kemari sebentar! Aku ingin kalian membantuku mencari hadia ulangtahun untuk hanae, dia adik perempuanku. Aku tidak tau apa yang disukai perempuan" jelas kapten tadaoki.


"Hmmm, hadiah yang bagus adalah! Sertifikat rumah, rumah mewah, dan uang jajan bulanan " jawab yuzuru.


"Otak mu benar-benar matre yah" sahur Marika setelah mendengar jawaban dari temannya itu.


"Matrealistis adalah sifat asli manusia dan itu adalah sebuah keharusan, zaman sekarang makan cinta gak bakalan kenyang zayang" jelas yuzuru.


"Sudah-sudah mari lebih baik kalian ikut dengan ku" ajak kapten tadeoki yang berjalan pergi lebih dulu.


Dalam mobil yang melaju, yuzuru dan mari beritanya-tanya kemana mereka akan pergi dan ternyata mereka mendatangi sebuah mall


Hal itu membuat mereka berdua kegirangan.


"Jadi adikmu kepribadiannya seperti apa?" tanya Marika.


Dan kapten tadaoki pun menjelaskan bahwa, hanae adalah gadis berumur sekita 15 tahun iya suka dengan hal yang berbau kucing, dia anak yang aktif dalam beberapa olahraga seperti panahan berkuda.


Setelah menjelaskan sedikit tentang adiknya itu, mereka berdua langsung beraksi masuk kedalam msll, karena tidak tau apa-apa kapten tadaoki hanya bisa melihat saja sampai akhirnya.


Dari arah belakang, seseorang melompat dan memukul kepalanya dan berkata.


"Dasar. Aku cari kemana-mana ternyata ada disini. Ngomong-ngomong sedang apa disini?" tanya kapten fukushima.


"Diamlah, aku sedang mencari hadiah ulang tahun untuk hanae. Kau tau kan beberapa hari lagi dia ulang tahun, aku minta yuzuri dan Marika untuk membantu mencari hadiah" jawab kapten tadaoki.


"Mereka terlihat bersemangat"


Beberapa menit kemudian, mereka berdua kembali dengan membawa sebuah kalung, kertas berwarna dan, merah jambu.


Melihat itu kapten tadaoki bingung, mengapa mereka berdua malah memilih kedua barang tersebut dan tidak mengambil barang lain seperti baju, tas, sepatu, ataupun yang lain.


"Kenapa cuman ini?" tanya kapten tadaoki.


"Hadiah terbaik bukan barang mahal atau bagus, meski barang itu murah atau jelek. Asalkan tulus dari hati dan diberikan dengan penuh cinta, itu akan menjadi hadiah terindah yang takkan tergantikan" jelas yuzuru


"Secuil kata-kata manis yang berasal dari ketulusan hati seorang kakak untuk adik perempuannya, sudah cukup membuatnya bahagia" sambung marika.


"Astaga! Aku mulai terharu mendengarnya" ujar kapten fukushima.


"kalian benar-benar pintar, terima kasih sudah membantuku mencari hadiah untuk hanae, sebagai imbalan kalian boleh memberi apapun di mall ini" .


"Benarkah?"


"Bagus! Ini yang aku tunggu-tunggu" sahut kapten fukushima kemudian mereka bertiga berlari untuk mencari barang yang diinginkan.


"Kau tidak termasuk, hei. Bodoh kembali!" teriak kapten tadaoki yang mengejar sahabatnya itu. Karena iya akan rugi besar jika membiarkan kapten fukushima belanja.


.


.


"Nah, jadi begitu rencananya. Bagai mana pintarkan" ujar lucifer yang saat ini bersama belial dan leviethan.


"Bolehlah-bolehlah, tidak seburuk yang ku pikirkan" jawab leviethan setelah mendengar rencana yang telah disusun lucifer.


"Ah, rencana apaan? Paling ujung-ujungnya gagal lagi, rencana parade hyakki yagyo sebesar itu saja gagal apa lagi ini" sahut belial yang merasa ragu dengan rencana Lucifer kali ini.


"Lalu apa kau punya ide yang lebih baik?" tanya lucifer yang terlihat agak emosi.


"Tidak!" ucap belial.


"Kita harus segera mengambil azir, sebelum dia melakukan ritual penobatannya. Bisa berabe kalau dia sudah melakukan ritual penobatan" jelas lucifer.


"Tapi sepertinya azir akan melakukan perlawanan jika kita berani mendekatinya" sahut leviethan.


"Hohoho, mahkluk tua bangka itu tidak akan dapat mengendalikan tubuh wadahnya, karena ada kontrak yang terjadi setelah azir berada didalam wadah barunya. Aku tidak tau apa isi dari kontrak itu karena hanya azir yang mengetahuinya" jelas lucifer.


"Coba kita hitung, bidak ku tinggal lima lagi. Itu artinya kita akan menarget satu kapten utama mereka" lanjut lucifer.


"aku berani bertaruh, rencanamu ini pasti akanp pada akhirnya pasti akan gagal lagi" sahut belial yang terlihat tidak bersemangat.


"Biar waktu yang menjawabnya"