Only you

Only you
KTHU ~ 72.



"hah, dia mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan seorang manusia bodoh?" kata Shiwan.


"kamu tidak akan mengerti! yabg begitu itu adalah kekuatan cinta sejati. Sebesar inilah kekuatan cinta mereka!" kata JB.


"dan kamu, kamu tidak merasakan apa - apa melihat mereka bersama? perasaanmu kan sungguhan kepada Go Hye Mi. Kamu bertingkah seakan tidak ada lagi yang bisa memisahkan mereka!." kata Shiwan.


"hehe, sudah cukup bagiku melihat hye mi bahagia! waktu itu kupikir kalau aku menvintai seseorang, maka mereka harus membalas cintaku. Tapi sekarang aku tau, bahwa sudah cukup dengan berada disisinya dan melihat mereka bahagia! hye mi hidup, dia disini, dan dia bahagia, itu sudah cukup bagiku! itu adalah cinta sejati. Oh, benar juga, ada yang ingin kukatakan padamu! kamu, kamu pasti akan segera mendapatkan karma, orang yang menyakiti orang lain pasti akan disakiti juga!" kata JB.


Kemudia JB oergi dan Shiwan pun melanjutkan pekerjaannya.


"nona kami tidak sering keluar, tapi dia mampir karena ada rapat. Kamu kan manager barunya, jadi kuperkenalkan kamu padanya selagi kamu disini! nona momoko, ini Shiwan manager bafu anda mulai sekarang." kata sekretaris itu.


"senang bertemu anda, saya Shiwan Choi." kata Shiwan.


"eh, manager baru ya!" kata momoko.


( hah, anak - anak! ) gumam Shiwan.


"dia mungkin kelihatan seperti anak - anak. Tapi nona sebenarnya sudah 30 tahun lho!" kata sekretaris itu.


"wah, dia tinggi dan tampan sekali! keren, ganteng ya manager baruku! kalai begitu tuan manager, semoga kita bisa bekerja sama dengan baik ya!" kata momoko.


Saat momoko memegang tangan Shiwan, Shiwan pun merasakan perasaan yang aneh. Jantungnya berdetak dengan kencang.


( apa yang terjadi, jantungku berdetak kencang barusan. Dia kan cuma manusia!.) gumam Shiwan.


"nona momoko, kami memesan puding. Apa anda mau?" kata sekretaris itu.


"iya, aku mau, aku mau." kata momoko.


( mungkinkah ini karma? ) gumam Shiwan sambil melihat momoko berjalan menjauh darinya.


"baek hee, berhentilah menangis!" kata Shiwon.


"tapi, adik perempuanku, kalau dia sekarang pergi, bagaimana aku akan hidup? hiks" kata baek hee.


"baek hee! aku kan belum pergi kemana -mana, ini cuma pemotretan." kata hye mi.


"tidak hye mi!! aku tidak akan melepaskanmu!! bawa aku juga hye mi!!" teriak JB.


"kenapa kamu memakai tuxedo? memangnya kamu pengantin pria?" kata Hye mi.


"aku akan mengurusnya, fokus saja pada pemotretanmu!" kata sam dong menahan JB.


"anakku! aku selalu disisimu, meskipun langit terbelah dua." kata ayah hye mi.


"sayang kamu tidak perlu khawatir begitu." kata ibu hye mi.


"semuanya memang benar - benar sudah gila!" kata hye mi.


"rasanya aku punya terlalu banyak musuh!" kata yoo jin.


"haha, tenang saja! kan aku ada dipihakmu." kata Hye mi.


"hye mi! aku akan membuatmu bahagia, aku jamin bahw kamu tidak akan menyesal karena telah memilihku! meskipun cuma satu detik, terima kasih sudah membimbingku! aku mencintaimu!" kata yoo jin.


"aku juga mencintaimu! dan aku percaya sama kamu yoo jin." kata hye mi.


Hye mi dan yoo jin berciuman, dan mealnjutkan pemotrerannya.


Sekian dari kisah ini, terima kasih sudah bersedia meluangkan waktu untuk membacanya. Sampai Jumpa!!!