Only you

Only you
KTHU ~ 19.



"pacarnya hyemi kelihatannya mabuk sekali..!! jadi aku mengantar kerumah hyemi. hyemi bilang, dia minta maaf sudah oulang duluan, karna dia tidak bisa mengontakmu." kata samdong yang sedang menyetir.


( aku suka kamu... aku suka kamu yoojin..!!) JB mengingat hyemi yang sedang memeluk yoojin dan mengutarakan perasaan nya.


"sialan!! lepaskan, apa apaan sih..??" kata JB kesal karna samdong memegang kepalanya.


"ini hukumanmu karna sudah membuatku menjadi supir." kata samdong sambil merusak tataan rambut JB.


"dan ini. karna sudah nakal. ini untuk hyemi." kata samdong lagi sambil menjitak dahi JB.


"aduh..!!" kata JB kesakitan.


"untung saja dia cepat menemukan nya sebelum terjadi sesuatu. berhentilah melakukan ini, sulit bagiku melihatmu bertindak seperti itu..!!" kata samdong.


"biarkan saja mereka, gak ada yang bisa kamu..." kata kata samdong di potong oleh JB.


"lalu, bagaimana denganku?. apa yang harus kulakukan?. apa aku cuma boleh mengawasinya dari dekat??." kata JB dengan wajah sedih.


"hah, kalian itu terlalu rumit." jawab samdong sambil melajukan mobilnya.


"aduh kepalaku, apa yang aku lakukan semalam?." yoojin yang baru terbangun dari tidurnya.


"seingatku, aku oergi ke klub malam mencari hyemi. apa itu cuma mimpi??." yoojin melihat hyemi yang tidur di samping tempat tidurnya.


dan mengingat hyemi mengutarakan perasaan nya sambil memeluknya.


( ternyata, itu bukan mimpi..) gumam yoojin sambil mengelus kepala hyemi yang masih tertidur.


"eh, sejak kapan aku tertidur?. aduh, jari jariku kebas. eh, kemana yoojin??." hyemi terbangun dan melihat yoojin sudah tidak ada di tempat tidurnya.


"apa dia pergi? seharusnya dia membangunkanku dulu sebelum pergi.!!" gumam hyemi sambil mencari yoojin.


mata hyemi terpapar dengan yoojin yang sedang membereskan rumahnya dan membuang boneka bonekanya.


"ahhhh... tidak.!!! ini boneka kesayanganku, ini hadiah ulang tahun yang aku dapatkan waktu aku kelas dua SD." teriak hyemi menahan yoojin yang ingin membuang bonek kesayangan nya.


"kalau begitu, seharusnya kamu rawat dengan baik. apa kamu tau betapa bahayanya ini untuk organ pernafasanmu kalau berjamur..!!" jawab yoojin sambil memegang boneka dengan kaos tangan.


"ini juga..! terus ini juga, kapan terakhir kali kamu bersihkan rumahmu..!!" kata yoojin.


"aaahh...!! tidak. yoojiiiiiinnnn....!!!" teriak hyemi.


"maaf ya, tanpa sadar aku membersihkan rumahmu. begitu melihatnya aku tidak bisa tinggal diam..!!" kata yoojin yangsudah selesai membersihkan rumah.


"nggak, nggak apa apa kok, makasih ya sudah membersihkan rumahku!!" kata hyemi yang sedang memeluk boneka kesayangan nya, yang di izinkan untuk menyimpan nya dengan syarat harus mencucinya.


"ternyata kalau dipikir pikir, ini pertama kalinya aku kerumahmu.." kata yoojin.


"iya." ( aku tau ini akan terjadi makanya aku tidak mau membawamu kerumahku..!!) gumam hyemi.


"hyemi, um.. ngomong ngomong, tentang kejadian semalam, apa kamu..."


"ah..!!! aku tidak berbuat apa apa kok padamu. aku cuma membiarkanmu tidur dirumahku..!! karna kamu mabuk berat." kata hyemi gugup.


"tentu saja aku mengintip sedikit dibalik bajumu, tapi.. aku masih bisa menahan diri kok, tenang saja..!!" lanjut hyemi yang wajahnya mulai memerah.


"apa??. maksudku semalam, apa, apa kamu mengatakan yang sesungguhnya??" tanya yoojin dengan ragu.


"eh, iya. aku jujur kok.". jawab hyemi dengan wajah merahnya.


"syukurlah, aku kepikiran tentang itu. aku takut kamu berubah pikiran!!." kata yoojib dengan perasaan lega mendengar jawaban hyemi.


( apa apaan ini, aduh.. dia imut banget kalau seperti ituu. tenang lah hyemi, tenang!!) gumam hyemi sambil memegang dadanya.


"tempat yang berbahaya??." tanya yoojin heran.


"eh, maksudku disana ada banyak bakteri!! dan juga ramai sekali.!! kamu kan benci tempat seperti itu.." ucap hyemi.


"apa aku boleh tau kenapa kamu bertingkah seperti itu?? apa kamu bisa menceritakan nya padaku??." tanya yoojin.


( soalnya aku terlalu memikirkanmu, gak lah mana boleh aku ngomong begitu!! ) gumam hyemi.


"hah, eh, anu, itu... sebenarnya aku cuma pura pura jual mahal. aku, aku ingin tau itu. kadang kadang kan orang pacaran suka begitu." kata hyemi sambil menggaruk kepalanya.


"kita tidak perlu begitu, aku sudah sangat menyukaimu apa adanya.!!" kata yoojin dengan wajah serius.


( eh.. kok aku bisa mengingkari perasaan ini sampai sekarang sih?. aku benar benar menyukainya...!! ) gumam hyemi.


"ya, makasih ya.." jawab hyemi.


( hanya dengan mendengar perkataan nya, aku merasa sangat bahagia. jadi seperti ini ya rasanya jatuh cinta??. aku merasa lega setelah jujur pada diriku sendiri. aku merasa lega setelah aku kembali bersamanya. dan jantungku berdebar debar. aku bisa merasakan hatiku menjadi lebih hangat. ) gumam hyemi dan tanpa sadar memeluk yoojin.


"astaga!! yoojin ini cuma pelukan perdamaian, kamu tau??" kata hyemi yang salah tingkah.


"ah, baiklah." kata yoojin.


( apa yang harus aku lakukan terhadap gejala gejala ini?? ) gumam hyemi.


"terim kasih untuk hari ini, istirahatlah." kata yoojin dan kembali kerumahnya.


"iya, terima kasih juga sudah membersihkan rumahku. sampai jumpa..!!" kata hyemi.


"oh iya hyemi, kamu masih ingat janji kita kan?" tanya yoojin.


"hah,," hyemi yang bingung karna sudah lupa.


"janji kita untuk pergi jalan jalan. kamu setuju dengan jadwal yang ku berikan? kita berangkat hari senin ya.." kata yoojin.


"oh, tentu saja..!!" jawab hyemi.


"lain kali kita bicarakan lebib lanjut. met malam." kata yoojin sambil masuk rumahnya.


( oh iya, aku benar benar lupa soal janji itu, cuma ada kami berdua. artinya... aku harus menahan hasratku sepanjang hari. gak apa apa nih? ) gumam hyemi dan kemudian masuk rumahnya.


"baiklah, ini pemotretan yang terakhir. kerja yang bagus semuanya..!!" kata produser itu.


"hyemi apa kamu punya rencana liburan musim panas??." tanya pil suk.


"ah, aku sudah punya rencana dengan cowok ku besok." kata hyemi.


"wow, perjalanan berdua saja nih? seru banget. cek cuacanya, karna minggu depan cuacanya berubah ubah lhoo." kata pil suk.


"cuma sehari doang kok, gak usahlah." jawab hyemi.


"wah... kalian berdua akan tinggal berdua diruangan sempit sepanjang hari?. jadi siapa yang peduli dengan cuacanya. benarkan..!! nanti ceritakan semuanya padaku kalau sudah balik yaa..!!" kata pil suk yang kepo.


"gak, bukan seperti itu.." jawab hyemi.


( sejujurnya bagian itulah yang aku khawatirkan. apa semuanya akan baik baik saja? kami bakal bersama terus sepanjang hari. ) gumam hyemi.


"sejujurnya aku memang ingin bersamanya, aku mau lebih dekat dengan nya dan menyentuhnya. ini berbeda dengab keinginan menyerap energinya.!! aku ingin merasakan nya, lebih lagi.." kata hyemi yang gelisah.


( bagaimana kalau nanti aku melakukan hal yang konyol, dan dia membenciku dan memutuskan hubungan denganku?. aku bahkan tidak bisa memikirkan nya. )