Only you

Only you
KTHU ~ 65.



"aku dengar kamu akan pergi ke Italia untuk pemotretan? semua berjalan lebih cepat dari yang kuduga. Kamu pergi minggu depan ya! apa kamu melarikan diri?" kata Shiwan.


"apa maksudmu?" kata hye mi.


"aku berpapasan dengan yoo jin dan mendengarkan ceritanya. Katanya kamu bahkan mengaku kalau dirimu adalah vampir! Tentu saja dia sepertinya nggak percaya, aku merasa agak kecewa. Padahal aku ingin melihat bagaimana kalian menyelesaikannya, bukankan kalian memimpikan cinta yang abadi antara seorang vampir dan manusia?" kata Shiwan.


"yah, sebenarnya cinta itu hal yang lucu! awalnya aku ingin berada disisinya karena aku mencintainya. Tapi aku menyesal sudah mencintainya, karena aku mencintainya malah aku sendiri yang lari darinya. Aku takut kalau nantinya kelemahanku akan melukainya, lalu membuatnya lelah dan kehabisan energi! Dulu aku lupa akan hal itu saat bersama nya. Aku nggak peduli karena dulu alu sangat bahagia! tapi sekarang, sejak menghadapi kenyataan bahwa aku adalah seorang vampir, aku baru sadar kalau aku tidak bisa memberinya satu pun bentuk kebahagiaan! inilah sebabnya semua orang bilang itu tidak akan berhasil, aku baru menyadarinya belakangan." kata Hye mi.


"hmm, sayang sekali! padahal melihat kalian berdua itu sungguh menyenangkan. Kapan tepatnya kamu pergi minggu depan?" kata Shiwan.


"Jumat, penerbangan sore." jawab hye mi.


"kalau dipikir - pikir, sebentar lagi aku juga punya urusan di Italia. Mungkin aku akan bertemu denganmu lagi!" kata Shiwan.


"Di Italia?" kata hye mi.


"itu pun kalau jadi. Mari kita berteman dan melupakan tentang permusuhan kita disini, karena kita kan sati spesies. Dan, semoga berhasil untuk kesempatanmu yang baru." kata Shiwan.


Shiwan lalu pergi meninggalkan hye mi yang masih duduk di kafe.


Diperjalanan Shiwan mendapat pesan dari Yoo Jin.


"apa kamu sudah mendapat kabar dari hye mi?" pesan dari yoo jin.


"maaf, belum ada kabar." balasan Shiwan.


Dirumah Yoo jin mencoba mencari jawaban atas pertanyaan dihatinya. Yoo jin mencari tau tentang vampir lewat google.


( aku nggak tau apa pun tentang hye mi, kupikir itu cuma alasan untuk menyingkirkanku. Aku masih nggak bisa menerima kalau itu adalah penyebab kami putus! tapi sejak awal orang yang tidak mengerti adalah aku. Kalau yang hye mi katalan itu benar, kalau ada spesies lain di planet ini selain manusia. melalui kontak fisik bisa menyerap energi! ) gumam yoo jin.


Setelah melihat di internet, yoo jin mengingat semua perkataan hye mi yang ingin menyentuhnya, menyembuhkan OCD nya, dan juga memburunya.


( beberapa tingkah hye mi yang nggak bisa kumengerti saat itu, sekarang mulai tersusun seperti potongan puzzle. Kalau mereka benar - benar ada? kalau hye mi benar - benar seorang vampir? dan kalau itulah alasan dia meninggalkanku? hye mi aku nggak tau, tapi aku mengerti sekarang! hye mi sebenarnya kamu meninggalkanku karena kamu ingin melindungiku.) gumam yoo jin.


Yoo Jin menyadari kalau hye mi hanya ingin melindunginya agar nyawa nya tidak teracam.


Hye mi sudah berkemas untuk berangkat ke Italia.


"apa kamu sidah selesai berkemas?" tanya ibu hye mi.


"aku hanya memasukkan barang yang aku perlukan saja. Aku akan menghubungi kalian kalau aku butuh apa - apa. Aku berfikir untuk bekerja sementara waktu di Italia, kalau aku merasa nyaman, mungkin aku akan lebih lama berada disana!" kata hye mi.


"aku nggak bisa ketemu kamu lagi dong kak?" kata Shiwon.


"hye mi, kamu nggak apa - apa pergi sendirian? apa perlu ayah temani?" kata ayah hye mi.


"tidak apa - apa, aku kan bukan anak kecil lagi. jangan khawatir, aku baik - baik saja kok. aku sudah cukup dewasa untuk menerima semua ini! dari pada tinggal disini, aku ingin memulai lagi ditempat yang baru." jawab hye mi.


"siapa itu? apakah baek hee? biar kulihat." kata Shiwon berlari untuk membuka pintu.


"eh, abang! ibu, ayah, hye mi. abangku datang!" teriak Shiwon melihat JB yang datang.


"hai, apa kabar semuanya." kata JB.


"ah, Jinwu. ada apa tiba - tiba kesini?" kata ayah hye mi.


"maaf, seharusnya aku datang lebih sering untuk mengunjungimu paman." kata JB.


"tidak apa - apa, kamu kan sedang sibuk dengan debutmu." kata ibu hye mi.


"Bang, kamu jadi keren sekali sekarang. teman - teman kuliahku banyak lho yang ngefans sama kamu!" kata Shiwon.


"Shiwon, kamulah yang keren. aku sampai nggak mengenalimu tadi, kamu tambah keren sekarang!" kata JB.


"Bang, aku mau tanda tanganmu dong sebelum kamu pergi!" kata Shiwon.


JB melihat hye mi yang baru keluar dari kamarnya.


"hai, lama tak jumpa." kata JB.


Hye mi mengisyaratkan JB untuk berbicara diteras.


"Aku agak kaget, kupikir kamu nggak akan pernah mau ketemu m dan bicara denganku lagi." kata Hye mi.


"kamu mau pergi ke Italia ya? kenapa kamu tid3ak memberitauku." kata JB.


"aku nggak punya waktu untuk mengatakannya padamu, tapi sepertinya kamu sudah tau, dan sekarang kamu kesini. Aku ada pemotretan disana, dan mungkin setelah itu aku alan tinggal beberapa tahun di Italia. itu adalah impian ku sejak dulu! aku senang akhirnya aku punya kesempatan untuk mengatakan selamat tinggal padamu, kupikir aku nggak akan pernah bertemu denganmu lagi!." kata hye mi.


"hye mi, apa kita bisa.." kata JB.


"kenapa kamu tidak mengatakannya, kamu tau kan kalau aku ini berbeda dari vampir yang lain! tentang masalaluku, bukankah kamu juga ikut menyaksikannya? kenyataan bahwa perasaanku pada manusia bisa membuat seseorang terluka. Itulah sebabnya hubunganku dengan yoo jin tidak akan pernah berhasil! JB, kamu pasti sudah tau itu sejak awal, bahwa inilah yang akan terjadi. Yah, kukira nggak akan ada yang berubah meskipun kamu tidak mengatakan apa - apa, selama aku mencintainya!" kata hye mi.


"kenapa harus dia, apa artinya dia untukmu? dia tidak tau apa - apa soal dirimu! dia hanya manusia bodoh yang cuma bisa menyusahkanmu! kenapa kamu harus melalui semua ini hanya demi manusia yang lemah! selama bertahun - tahun aku berjanji akan satu hal pada diriku sendiri saat melihatmu menangis waktu itu, bahwa aku nggak akan membiarkanmu terluka seperti itu lagi. Tapi aoa yang terjadi, kamu yang biasanya bahagia dan penuh keceriaan, kenapa kamu harus jadi begini karena seorang manusia? Hye mi, sekarang kamu sudah tau semuanya. Pada akhirnya kamu nggak akan pernah bisa bersama dengan seorang manusia! itu tidak akan berhasil dengan seorang yang hukan vampir aku nggak mau melihatmu terluka lagi, jadi datanglah padaku." kata JB sambil mendekati Hyemi.