Only you

Only you
KTHU ~ 58.



"kebanyakan vampir bisa menguasai diri mereka saat mereka berburu manusia, mereka melakukan kontal fisik seperlunya saja. dan menyerap energi yang telah banyak hilang! tapi pada hari itu, kami menyadari bahwa kamu itu berbeda! malam itu kamu nggak menyadarinya. dengan segenap kemampuanmu, kamu menyerap semua energinya." kata baek hee.


"karena dengan segenap kekuatanku, aku ingin menyelamatkannya, itulah yang ingin kamu katakan!" kata Hye mi.


"ayah selalu bilang kamu nggak boleh dekat - dekat dengan manusia, karena mereka itu hanya sekedar buruan. itulah yang harus kami ajarkan kepadamu, agar kamu tidak memiliki perasaan apa pun terhadap manusia. karena pada saat kamu memiliki perasaan terhadap mereka, kamu tidak bisa menguasai dirimu sendiri! alasan gadis itu hampir kehilangan nyawanya, adalah karena kamu sangat peduli padanya! dan semakin kamu merasa sayang, kamu akan semakin merasa putus asa! semakin banyak energi yang kamu serap." kata baek hee.


"semakin, aku peduli pada mereka?" kata baek hee.


"benar, saat kamu mulai merasakan perasaan khusus, orang itu akan berada dalam bahaya. semakin kamh suka padanya, semakin kamu mencintainya! mungkin suatu saat hanya dengan sentuhan jarimu saja, orang itu akan kehilangan nyawanya. karena itulah, kami ingin memisahkanmu dengan yoo jin." kata baek hee.


"aku akan mencoba menahan perasaan itu, aku akan menghentikan diriku sendiri walaupun aku ingin menyentuhnya. aku akan berhati - hati, aku hanya akan memandangnya saja!" kata hye mi sambil menangis.


"hye mi..!" kata bek hee.


"walau cuma sekedar berada disampingya, apa aku juga nggak boleh melakukan itu?!" kata hye mi.


"hye mi, kalau kamu benar - benar ingin melindunginya. kamu nggak boleh mencintainya!" kata baek hee.


"aku sudah sampai dirumah dengan selamat, aku akan segera tidur." hye mi mengirim pesan pada Yoo Jin.


"eh, dia akan segera tidur? padahal aku mau menemuinya! mungkin sebaiknya aku nggak usah mampir ya! dia bilang ada sesuatu yang ingin dia katakan padaku setelah dia menemukannya. aku jadi penasaran, apa sih itu? yah, aku masih bisa menemuinya besok kan." kata Yoo jin.


"kamu pasti capek kan, sampai jumpa besok. selamat malam hye mi." yoo jin membalas pesan hye mi.


( mungkin sejak awal, kita tidak seharusnya bertemu. saat tangan kita bersentuhan untuk pertama kalinya, seharusnya aku terus berjalan. kami sebaiknya nggak pernah bertemu lagi! bagaimana bisa aku nggak merasa suka padanya. perasaanku sudah melayang bebas, dan sudah mendarat pada yoo jin! karena dia begitu penting, hanya dengan mengingat saat - saat kebersamaan kami saja sudah membuat hatiku hancur! aku sudah jatuh cinta pada Yoo Jin begitu dalam! ) gumam Hye Mi sambil menangis didepan pintu rumahnya.


"halo, apa ini Jin Yoo Jin? barang yang kamu pesan sudah tiba ditoko kami, silahkan anda ambil kalau sudah ada waktu." kata pemilik toko.


"baiklah, aku akan segera kesana.!" Yoo Jin berjalan menuju lift.


"hore! aku akan menjadi yang pertama masuk." kata anak kecil itu sambil berlari memasuki lift.


"aduh! hyeuk hati - hati. kalau kamu lari - larian seperti itu, nanti kamu bisa terluka." kata ibu anak kecil itu.


"huaa!! kakiku, kakiku sakit." kata hyeuk sambil menangis karena jatih tersandung.


"tuh kan, apa ibu bilang. jangan cengeng! ayo berdiri." kata ibu hyeuk.


"kalau mau lari - larian begitu, harusnya ditaman bermain saja. kalau kamu terluka disini, kamu nggak akan bisa bermain sama teman - temanmu." kata Yoo Jin sambil mengangkat anak itu dan mengelus kepalanya.


"huuu, iya!" jawab hyeuk.


"maafkan aku, dia memang agak ceroboh." kata ibu hyeuk.


"nggak apa - apa." kata Yoo Jin.


Yoo Jin merasa senang karena bisa mnyentuh siapa pun sekarang, karena OCD nua sudah lebih baik dan hampir sembuh.


"jadi ada vampir lain yang kuat seperti Hye Mi. apa dia juga bisa menyerap energi tanpa batas? tapi ada yabg berbeda darinya dibandingkan Hye Mi. sepertinya dia tau mengendalikan kekuatan itu! apakah dia membunuh orang sambil berburu?" kata JB sambil merenung mengingat ucapan shiwan waktu di bar.


JB dikagetkan dengan sms dari baek hee.


"apa? hye mi..." kata JB.


keesokan harinya di studio pemotreran Hye Mi.


"oh, sayangku! apa yang terjadi kenapa matamu bengkak semua? apa kamu habis nangis semalam?. kamu harus lebih menjaga dirimu, karena kita akan mengadakan pemotretan ulang untuk profilmu." kata pil suk.


"maaf!" jawab hye mi.


"tidak apa - apa. make up pasti bisa menutup sebagian bengkaknya. tapi apakah kamu baik - baik saja. apa yang terjadi? apa kamu bertengkar dengan pacarmu? " tanya pil suk.


"bukan seperti itu," jawab hye mi.


"oh, aku tau, karena pemotreran ux mu kan? minggu depan ada rapat dengan tim strateginya." kata pil suk.


"ah, ok." jawab hye mi.


"hye mi apa kamu sekarang ada ditempat kerja? malam ini makan malam bareng yuk! aku akan menjemputmu setelah pulang nanti." pesan dari Yoo Jin.


( wajah seperti apa yang akan aku perlihatkan pada Yoo Jin nanti? rasanya seluruh hidupku telah berubah, tapi seluruh dunia tetap sama.) gumam hye mi.


Setelah selesai pemotretan , yoo jin menjemput hye mi di studio.


"hei hye mi, di sini! apa kamu bafu selesai?" tanya yoo jin.


"yoo jin..!" kata hye mi.


"bagaimana perasaanmu? kamu bilang tadi malam kamu capek, dan tidur lebih awal." tanya Yoo Jin.


"ya, aku baik - baik saja. tapi ada apa? apa yang membuatmu datang kesini." kata hye mi.


"aku datang karena aku ingin bertemu denganmu. ini baru beberapa hari! tapi rasanya sudah lama sekali aku nggak bertemu denganmu, aku rindu kamu hye mi." jawab yoo jin.


"i, iya." kata hye mi.


"nih, pakailah ini. kupikir mungkin kamu nggak akan pakai pakaian tebal, jadi aku membelinya dijalan. cuaca tiba - tiba sangat dingin, tampaknya musim dingin sudah hampir tiba. coba kulihat, apakah wajahmu sudah cukup hangat." kata yoo jin sambil mengenakan jaket pada hye mi.


Yoo Jin ingin menyentuh wajah Hye Mi, tapi Hye Mi menghindarinya.


"oh, terima kasih! aku dari tadi ada didalam ruangan, jadi aku nggak terlalu dingin." kata hye mi menghindari tangan yoo jin.


"ah, baiklah." kata yoo jin


( apa yang terjadi padanya? biasanya dia sangat senang aku menyentuh wajahnya.) gumam yoo jin heran


"hye mi, apa kamu lapar? beli makan malam yuk!" kata yoo jin.


"em, ok." kata hye mi.


Yoo jin mengajak hye mi mengunjungi kafe yang dulu pernah dia datangi saat kencan yang gagal.