Only you

Only you
KTHU ~ 66.



Hye mi hanya terdiam saat JB bicara.


"itu benar, aku tau bahwa kamu nggak bisa bersama dengan manusia. Tapi aku tidak mau bicara apa - apa, aku nggak bisa! waktu itu aku takut kamu akan mengingat masalalumu dan terluka lagi! Hye mi, aku ingin kamu pacaran denganku! bukan karena kamu nggak punya pilihan, tapi karena keinginanmu sendiri untuk memilih dan pacaran denganku, karena kamu memang mau. Jadi aku tetap saja menunggu. Tapi sekarang itu nggak masalah, jangan tersesat lagi dan datanglah padaku, jadi kamu nggak akan terluka dan kamu nggak akan menderita. aku akan selalu berada disisimu!" kata JB.


"JB, kamu adalah teman terbaik bagiku! akan selalu begitu. Dekat seperti keluarga dan dengan rasa saling memahami yabg lebih besar dari yang lainnya, selamanya akan seperti itu! perasaanku tidak akan pernah berubah hanya karena aku putus dengan yoo jin. Saat aku menerima perasaanku, apakah yoo jin manusai ataukah vampir, itu tidaklah penting. Aku hanya menyukai yoo jin, karena dia adalah yoo jin. karena itulah dia tidak bisa digantikan oleh orang lain! meskipun aku tidak bertemu dengan yoo jin, kamu tetap akan menjadi teman yang berharga bagiku! seperti selama ini. Terima kasih JB, kamu sudah berada disisiku selama bertahun - tahun. Kuharap kita bisa tersenyum dan tertawa lagi saat kita bertemu di masa yang akan datang." kata hye mi.


"yah, Selamat tinggal hye mi." kata JB sambil tersenyum.


JB kemudian pergi, dan menaiki mobilnya untuk pulang. Didalam mobil JB masih berfikir tentang perasaannya pada hye mi sambil menangis.


( bagaimana mungkin cinta pertama tidak pernah terwujud? semua momen sejak kami pertama kali bertemu, semua kenangan berharga yang kami bagi bersama, senyum ceriamu yang selalu menguatkanku, sekarang hanyalah masalalu! aku bahagia bisa bertemu denganmu, selamat tinggal hye mi.) gumam JB.


"KLANG!!" bunyi pintu yang terbuka dengan keras.


"JB! hei, kamu nggak apa - apa kah? ya ampun, kamu bau alkohol. Kenapa kamu minum banyak sekali sih? kamu nggak apa - apa kan JB, ayolah! apa kamu mau segelas air?" kata Sam dong yang mendekati JB yang sedan duduk di lantai.


"bagaimana mungkin aku selalu ditinggalkan? aku benci manusia, kupikir karena merekalah yang merampas segalanya dariku. Tapi itu tidak benar, ternyata itu hanya karena bukan aku orangnya! aku nggak punya siapa - siapa." kata JB.


"itu nggak masuk akal! kenapa kamu berfikir kalau kamu nggak punya siapa - siapa? hei, aku disini kan." kata Sam dong.


"tapi suatu hari kamu akan meninggalkanku juga! saat aku mulai menganggap sesuatu itu penting, maka itu akan hilang! dan mereka nggak akan peduli tentang apa yang akan kurasakan. Suatu hari kamu pasti juga akan begitu!" kata JB.


"JB, aku mohon. berapa lama lagi kamu akan mengeluh? kuatkan dirimu dan hadapi kenyataan bahwa kamulah yang menyingkirkan orang lain. Kamu selalu menutup pintu hatimu, kamulah yang nggak pernah jujur. Kalau kamu nggak bersungguh - sungguh pada semua orang, nggak akan ada orang yang akan memahamimu. Ayo, akui saja JB!" kata Sam dong.


JB merasa bersalaha dan langsung menangis.


"aku takut! aku takut sekali kalau semua orang akan meninggalkanku, aku ketakutan kalau aku akan ditinggalkan sendirian, dan aku nggak akan mau kembali kemasa - masa aku yang dulu! Bagaimana kalau aku dibuang lagi?" kata JB sambil menangis.


"dasar bodoh! kamu nggak sendirian, ada aku disini. Meskipun seluruh dunia ini mengabaikanmu, aku nggak akan melakukannya. Vampir atau pun manusia, apa bedanya? semua perbedaan itu tidak penting, kita kan teman." kata Sam dong sambil memeluk JB.


Hye mi pergi ke apartemen yoo jin. Tapi dia hanya berdiri didepan pintu rumah yoo jin.


( Yoo Jin, besok aku akan pergi. Maaf kalau aku pergi tanpa sepatag katapun! meskipun aku nggak bisa merasakanmu, meskipun aku nggak bisa melihatmu, aku sungguh ingin mengucapkan selamat tinggal. Yoo Jin, jagalah dirimu baik - baik. Jangan sampai sakit, jangan lupa makan, aku akan pergi bersama semua kenanganmu! semua kenangan kita yang berharga, aku merasa itulah satu - satunya cara aku bisa pergi. Tapi sebenarnya aku berharap bisa bertemu denganmu sekali saja secara kebetulan! kuharap, kamu akan membuka pintu ini dan keluar. kuharap kamu bisa memelukku dengan erat, dan mengatakan jangan pergi! maafkan aku yoo jin karena telah berfikir seperti ini, saat aku tau benar kalau aku nggak seharusnya begini.) Gumam hye mi sambil berdiri didepan pintu rumah yoo jin dan menangis.


( hye mi, sekarang aku mengerti semuanya. dan aku bisa menerimanya! jadi, kumohon kembalilah! ). gumam yoo jin sambil menangis.


"astaga! lihat betapa berantakannya ini. Yoo jin kenapa kamarmu jadi berantakan seperti ini? apakah karena aku tidak berada disini! Yoo jin, aku disini." kata bayangan hye mi.


"hye mi..!" kata yoo jin.


Yoo jin melihat aksesoris hp nya menyala dan dia langsung berlari keluar.


"hye mi! hye mi kamu dimana? keluarlah, ku mohon. Hye mi kamu dengar aku kan? Hye mi, aku menerimanya! walaupun kamu bukan manusia, meskipun kamu seorang vampir, itu tidak masalah bagiku. Karena orang itu harus kamu, aku nggak peduli kalau aku harus mati! jadi kumohon keluarlah, kumohon jangan pergi. Aku membutuhkanmu hye mi, jangan pergi!!" teriak yoo jin ditengah derasnya hujan.


Hye mi yang sedang bersembunyi dari yoo jin menangis setelah mendengar ucapan yoo jin.


( maaf yoo jin, maafkan aku. Aku nggak bisa berada disisimu! ini adalah satu - satunya cara agar aku bisa melindungimu. selamat tinggal.) gumam hye mi.


Dirumah Shiwan;


"hujan musim dingin, romantis sekali! kalau dipikir - pikir, hari itu juga hujan. saat hujan yang sangat dingin, ibuku telah dibunuh! akhirnya besok, pastinya akan menarik!" kata Shiwan.


Diapartemen O'RNIJ.


"hei pemalas bangun, matahari sudah bersinar cerah nih." kata samdong.


"egrhm, jam berapa sih!" kata JB sambil malas - malasan di tempat tidur.


"bukankah kamu bilang hye mi berangkat hari ini? apa kamu nggak mau melihatnya pergi?" kata samdong.


"apa gunanya? dia bahkan nggak akan senang kalau bertemu denganku. kepalanya benar - benar dipenuhi oleh seseorang yang bukan diriku! hah, sekarang aku akan berkencan dengan orang yang benar - benar menyukaiku. " kata JB.


"apa? wah, sepertinya kamu sudah sedikit dewasa." kata samdong.


"iya! jadi aku cuma akan menyukai sam dong sekarang. Kamu menyukaiku kan?" kata JB yang iseng sambil memeluk samdong