Only you

Only you
KTHU ~ 60.



"maafkan aku!" hye mi pun berlari pergi meninggalkan yoojin.


"hye mi! teriak Yoo jin.


( kenapa hye mi! ) gumam Yoo Jin sambil mengambil cincin yang jatuh.


( nggak, aku nggak bisa terus begini! cuma berada disampinnya?! itu cuma keegoisanku. sudah jelas bahwa orang yang kusayangi akan terluka seperti sebelumnya! karena yoo jin sangat berarti bagiku, karena aku sangat menyayanginya, aku nggak bisa tetap bersamanya!! ) gumam hye mi berlari sambil menangis.


"hye mi! hye mi tunggu. ayo kita bicara!" kata yoo jin sambil memegang tangan hye mi.


"lepaskan! jangan sentuh aku! jangan mendekat padaku!" kata hye mi yang menghempaskan tangan yoo jin.


"hye mi, kenapa kamu bersikap seperti ini? apakah aku membuat kesalahan? maafkan aku kalau yang aku katakan tadi terlalu berlebihan. aku cuma ingin mengatakan bagaimana perasaanku yang sesungguhnya." kata yoo jin.


"hentikan! aku nggak bisa lagi. Yoo jin mari kita hentikan semua ini, aku sudah nggak sanggup lagi." kata hye mi.


"apa yang kamu katakan? kenapa tiba - tiba kamu begini?" kata yoo jin.


"hentikan saja! aku mau kita putus." kata hye mi.


"hye mi, kamu ini ngomong apa sih?kita kan selama ini baik - baik saja. kenapa kamu tiba - tiba ngajak putus? kamu bercanda kan, kenapa kita harus putus!" kata yoo jin.


"aku sudah nggak suka padamu lagi yoo jin. apa kamu nggak ngerti apa yang kukatakan? aku sudah nggak cinta kamu lagi!! sejak awal aku memang nggak pernah menyukaimu. aku benci sekali penyakit OCD mu yang bodoh itu! kamu nggak pernah pacaran sebelumnya, jadi kamu bodoh dan lamban sekali. aku sudah capek mengimbangi langkahmu!" kata hye mi.


"hye mi!" kata yoo jin terkejut mendengar ucapan hye mi.


"akan kukatakan padamu sejujurnya, apa yang baek hee katakan itu memang benar! aku nggak pernah serius. benar, aku memang cuma ingin mencari kesempatan! karena aku memang cewek seperti itu!!" kata hye mi.


"hye mi, hentikan!!" teriak yoo jin.


"tapi, sekarang aku sudah muak padamu yoo jin. mala dari itu menjauhlah dariku!" kata hye mi.


"cukup! sudah cukup hye mi. tolong jangan bohong padaku. lihat aku, dengan ekspresi seperti itu, dengan tatapan seperti itu, kamu bilang kamu sudah nggak suka padaku lagi?" bentak yoo jin.


Hye mi hanya terdiam dan menangis. air mata hye mi tidak bisa berhenti, air mata itu terus mengalir di pipi hye mi.


"tenanglah! katakan padaku sejujurnya, kenapa kamu melakukan ini. hye mi kamu nggak benar - benar bermaksud seperti itu! meskipun yang kamu ucapkan itu benar, aku nggak akan rela melepaskanmu! butuh perjalanan panjang untuk menemukan wanita seperti dirimu hye mi. apa kamu nggak tau betapa pentingnya kamu bagiku? hye mi, kamu lah yang sudah membuatku seperti ini. dulu aku tidak punya harapan, tapi kamu membawaku ke dunia nyata! kamu menunjukan padaku bagaimana rasanya menantikan kehadiran seseorang. kamu menunjukkan padaku bahwa terkadang hatimu bisa bergetar hanya dengan menatap seseorang, kamu menunjukkan padaku bagaimana rasanya bahagia untuk dicintai dan mencintai. kamu telah mencairkan hatilu yang dulu beku! jadi katakan sejujurnya padaku, kalau memang ada masalah mari kita pecahkan bersama! selama ini kan kita baik - baik saja." kata yoo jin.


Hye mi yang terdiam menjadi kaget saat yoo jin mulai menyentuh tangannya.


"jangan sentuh aku! tolong yoo jin, jangan menyentuhku sedikitpun!" kata hye mi.


"maafkan aku yoo jin, tapi kita memang sudah nggak bisa bersama lagi. dan maafkan aku kalau aku baru memberitaumu sekarang, sebenarnya aku, aku ini seorang vampir. aku bukan manusia, aku seorang vampir!" kata hye mi.


"a, apa?" yoo jin terkejut dengan pengakuan hye mi.


"benar, aku bisa menyerap energi manusia melalui kontak fisik, awalnya itulah alasanku mendekatimu. aku cuma ingin memburumu! tapi semakin lama aku berada disampingmu, perasaanku semakin nyata padamu. aku jadi semakin menyukaimu! " kata hye mi.


" apa sih yang kamu katakan?" kata yoo jin.


"aku tau kamu itu manusia, tapi aku tetap menyukaimu. sekarang aku sudah nggak sanggup lagi, kalau aku ada didekatmu, aku akan membahayakan keselamatanmu! suatu hari, aku bisa saja membunuhmu!!" kata hye mi.


"hye mi, sekarang ini aku nggak tau apa yang kamu bicarakan. seorang vampir, itukah alasan kita nggak bisa bersama?" kata yoo jin.


"maafkan aku yoo jin, kita sebaiknya tidak bertemu lagi. " kata hye mi.


Hye mi berlari pergi meninggalkan yoo jin. hye mi terus berlari dan menangis tanpa menghiraukan teriakan yoo jin, hye mi pun menyegat taksi.


"tunggu hye mi! hye mi! jangan hye mi!!! jangan pergi." kata yoo jin dengan sangat sedih.


( maafkan aku yoo jin, karena sudah menyakiti hatimu. aku benar - benar minta maaf! saat kita bersama, aku benar - benar sangat bahagia! setiap hari, setiap menit yang kulewati bersamu. karena semua kenangan yang indah itu, karena kamu sungguh berarti bagiku, karena itulah aku nggak bisa berada di sisimu! tapi yoo jin, kamu tau kalau aku sangat mencintaimu, aku mencintaimu yoo jin!! ) gumam hye mi didalam taksi.


Air mata hye mi terus menetes, sudah tidak bisa dibendung oleh apa pun. hye mi merasa sedih meninggalkan yoo jin. tapi dia terpaksa melakukannya demi keselamatan yoo jin.


"hye mi, bicaralah padaku. aku nggak mengerti situasi seperti ini! kenapa kita harus putus? aku nggak mengerti dengan semua yang kamu katakan! tolong hye mi pikirkan lagi, bagaiman kita bisa nggak saling bertemu lagi! hye mi, apa kamu didalam? aku mohon buka pintunya!" kata yoo jin.


Yoo jin terus mengetuk pintu rumah hye mi, yoo jin mengira hye mi berada didalam rumahnya.


Tapi yoo jin tidak menyerah begitu saja, dia mencoba menelpon hye mi terus menerus. tapi hye mi tidak mengangkat telpon darinya.


hye mi yang berada dirumah baek hee juga tidak berhenti menangis. baek hee melihat 3 panggilan gidak terjawab dari yoo jin di hp hye mi.


"hye mi, berhentilah menangis. kamu bisa pingsan nanti kalau kamu begini terus!" kata baek hee.


"baek hee... hiks. aku, aku mengatakannya pada yoo jin. aku, hiks, aku putus dengannya! aku bilang akhiri saja semuanya." kata hye mi yang masih menangis.


"hye mi...!" baek hee menatap hye mi dengan sedih.


"dia bilang, dia mencintaiku. baek hee, dia bilang dia mncintaiku!" kata hye mi.


"hye mi tenangkan dirimu, oke! aku nggak bisa melihatmu menangis sepeti ini." kata bael hee.