Only you

Only you
KTHU ~ 48.



hye mi terbangundari tidurnya saat dia sedang bermimpi tentang dirinya yang masih kecil dan bermain dengan anak perempuan.


"sudah pagi ya!" kata hye mi sambil bangundari tempat tidurnya.


"sepertinya aku tadi memimpikan sesuatu." kata hye mi.


kemudia hye mi mandi dan bergegas berangkat pemotretan


"bagus!! pertahan kan. pelan - pelan pakai lipsticknya." kata photografer itu.


"oke sekali lagi, lalu kita akan berganti kostum. berpose yang wajar saja, ya seperti itu!!" kata photografer.


"kali ini kita akan merekam video jadi siap - siap ya!"


"ah, baiklah!" kata hye mi.


"hye mi, karena kita mau merekam video, jadi tampillah lebih cantik. oke." kata pil suk.


"karena aku sudah cantik, jadi akku nggak perlu melakukan hal yang diluar kebiasaanku kan?" kata hye mi sambil tersenyum.


"hahaha, kamu konyol sekali." kata pil suk.


tiba - tiba ad seorang pria datang dan menyambung pembicaraan kim pil suk dan go hye mi.


"kamu sangat cantuk. bersyukurlah pada gen yang telah kamu miliki, itu bukan karenamu!" kata shiwan.


"suara pria yang menyebalkan ini pasti.." kemudian hye mi menoleh ke belakang.


"daripada menyombongkan diri, lebih baik kamu berterima kasih pada orang tuamu." kta shiwan.


( dia kembali!! ) gumam hye mi saat melihat shiwan.


"tolong lebih diperhatikan, karena video ini akan tampil di website untuk mempromosikan produk itu sebelum kami meluncurkan nya. kuharap kamu bisa membuktikan bahwa aku melakukan hal yang benar dengan memilihmu sebagai model sampul yang pertama." kata shiwan.


"tadinya aku mau bekerja keras, tapi setelah mendengar suaramu yang cerewet itu, aku jadi males." jawab hye mi.


"ini adalah kesempatan yang bagus, kami juga mengantongi banyak sponsor. video promosinya juga akan disebarkan ke berbagai situs dan media, jadi itu akan jadi ajang promosi yang bagus untukmu. ditambah akhir - akhir ini aku juga mulai jadi pusat perhatian orang. kamu nggak akan melakukan tindakan bodoh seperti membuang sebuah kesempatan bagus, hanya karena dendam oribadi kan!." kata shiwan.


"jangan nasehati aku, aku sudah paham dengan hal yang seperti itu." bentak hye mi.


"kenapa sih, editornya belum juga kembali! aku nggak mau bekerja sama denganmu!" kata hye mi.


"sayang nya kami masih belum bisa menemukan dia. kami sudah membuat laporan hilang pada polisi, mereka mencari keterangan dari orang yang mengenalnya dan menyebar luaskan berita. jadi menyerah sajalah, dan fokus padaku." kata shiwan.


"ngomong - ngomong, kamu belum berhasil tidur dengan jin yoo jin?" ejek shiwan.


"a, apa? ini pelecehan seksual tau. sudah atau belum itu, apa pedulimu!!" kata hye mi wajahnya merah menahan malu.


"aku tau. berapa lama kamu mau menundanya? kayak kamu nggak punya kesempatan saja. atau perasaan itu sudah memudar, jadi nggak ada kemajuan lagi." kata shiwan.


"di, diam kamu!! nggak begitu kok! hal yang penting kan bukan cuma hubungan fisik! kami nggak butuh melakukan itu untuk mengerti kalau kami saling menyukai, dan yoo jin berusaha untuk lebih menghargaiku!" kata hye mi.


"jangan ngomong seakan yoo jin itu persediaan makananmu yang kamu simpan di kulkas." kata hye mi kesal.


"apa kamu pikir aku bercanda? aku sudah memberikanmu kesempatan pertama. meskipun aku bisa langsung mendapatkan apa yang ku inginkan dalam sekejap kalau aku benar - benar mengingin kan nya. tapi aku nggak bisa menunggu terlalu lama.!" kata shiwan kemudian dia pergi.


"mari kita mulai pengambilan gambarnya, tolong sesuaikan cahay yang ada diatas dong" kata photografer itu.


di saat mulai pemotreran, hye mi melamun.


( kamu nggak tau apa - apa! bukan seperti itu! yoo jin berbeda dari pria lainnya. dia bilang, dengan aku berada disampingnya saja sudah cukup. semuanya baik - baik saja seperti saat ini! tapi, gimana kalau perasaan nya benar - benar memudar? kalau ternyata hari itu, dia cuma mencari alasan untuk menolak ku, karena sebenarnya dia nggak menginginkanku. nggak, aku nggak akan membiarkan kata - kata shiwan mempengaruhiku!! tapi sekarang aku sudah merasa sangat bimbang.!! ) gumam hye mi.


( ini semua salahnya! dia mengatakan hal - hal bodoh itu. aku benar - benar benci padanya!! apa pedulinya kami mellakukan nya atau nggak!! tau apa dia? ) gumam hye mi sambil melihat shiwan yang mengawasinya dari jauh.


saat hye mi sedang melamun dan melihat ke arah shiwan, tiba - tiba lampu yang berada diatas hye mi jatuh.


"hye mi, hye mi awas diatasmu!!" teriak shiwan.


kemudian hye mi jatuh karena shiwan mendorongnya, dan akhirnya kepala shiwan yang kena lampu itu. darah shiwan menetes dari kepalanya. hye mi sangat kaget melihat shiwan menolongnya.


"hye mi, ketua tim, kalian nggak apa - apa kan? apa kalian terluka? astaga! apa sebaiknya kamu kerumah sakit saja." kata pil suk yang melihat shiwan terluka.


"nggak apa - apa. aku cuma tergores saat lampunya jatuh. hye mi kamu nggak apa - apa kan?" kata shiwan.


"ah, iya aku baik - baik saja nggak terluka kok." kata hye mi dan kemudian mencoba bangun.


"aaww .." hye mi merasa kakinya sakit saat mau berdiri.


"ah, kakimu sakit ya? mungkin terkilir saat kamu jatih tadi." kata shiwan.


"apa kamu bisa berdiri?" tanya pil suk dengan mencoba membantu hye mi berdiri.


"ya, cuma sedikit nyeri kok." jawab hye mi.


"tapi, siapa yang mengira pemotretan hari ini akan terjadi seperti ini." kata shiwan.


"nggak apa - apa tinggal sedikit kok, ayo kita selesaikan saja." kata hyemi.


"iya, mari kita lanjutkan. lagi pula sisanya tinggal pemotretan dengan pose duduk saja." kata shiwan sambil memegangi tisu menghentikan darah nya yang menetes.


"tapi pak." kata pil suk.


"bagi seorang profesional, hal seperti ini bukan masalah besar kan?" kata shiwan.


kemudian hye mi melanjutkan pemotretan nya.


( apa - apaan, padahal dia tadi sangat memusuhiku. jadi kenapa dia menolongku? aneh banget!! tapi aku harus bilang terima kasih kan sama dia?! uh, tapi aku masih nggak rela mengatakan itu padanya. tapi, yang tadi itu benar - benar berbahaya. ) gumam hye mi sambil melihat shiwan mengobati kepalanya.


"bagus sekali kerja hari ini, kamu pasti kaget sekali, banyak - banyaklah beristirahat. kalau terlalu memaksakan diri, nanti keseleonya tambah parah." kata pil suk.


"jangan khawatir setelah istirahat sehari atau dua hari pasti sudah sembuh kok." kata hyemi.