
( apa sebagai cewek aku kurang menarik ya? aku pikir kami sepaham. apa kami nggak bakalan bisa lebih dekat lagi satu sama lain?? ) gumam hye mi.
"ah, aku nggak tau lah. oh iya, JB mengirimiku sms. kayaknya dia bilang mau ngomong sesuatu!" hye mi kemudian mencoba menghubungi JB.
( nomor yang anda tuju sedang tidak aktig atau sedang berada diluar jangkauan. silahkan tinggalkan pesan setelah nada berikut.)
"hah, kenapa dia tidak mengangkat telpon nya? apa dia sedang sibuk ya!!. yah sudahlah, aku rasa dia akan menelfon balik setelah melihat panggilan tak terjawab dariku" kata hye mi.
"bukankah itu dari hye mi, kenapa kamu tidak angkat?." tanya samdong.
"nggak..!!" jawab JB mencoba menyembunyikan sakit hatinya dari samdong.
"si pengarang novel yang berpacaran dengan hyemi, bukan kah namanya jin yoo jin?" tanya JB sinis.
"oh iya, kurasa begitu." jawab samdong heran.
"aku akan segera kembali." JB langsung pergi keluar.
"kamu mau kemana? kita nanti ada rekaman."kata samdong.
"aku butuh udara segar. kurasa, aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi." jawab JB dan menutup pintunya.
"selamat datang." kata baek hee.
"maaf ya, aku tiba tiba datang seperti ini." kata yoo jin yang mendatangi klinik baek hee.
"nggak apa apa. kamu bileh datang kapanpun kamu mau. jadi, ceritakan apa yang membuatmu kemari.!!" tanya baek hee.
"ummm.. yah, sepertinya aku punya sedikit masalah dengan hye mi." kata yoo jin.
"masalah apa maksudmu?" tanya baek hee.
"aku nggak yakin, apa aku boleh membicarakan hal seperti ini dengan anggota keluarga hye mi. tapi, aku nggak sanggup melakukan apa pun yang berhubungan dengan kontak fisik dengan nya.!! jelas jelas aku ingin lebih dekat dengan nya, bahkan aku sudah memiliki beberapa kesempatan, tapi pada suatu titik tertentu aku ragu. seakan akan hye mi memiliki tembok penghalang disekelilingnya.!! sulit sekali bagiku untuk mendekatinya. kupikir, aku sudah mulai sembuh dari trauma dan mysophobiaku. aku juga mulai terbiasa berhubungan dengan orang lain.!! tapi bersama hye mi..." yoo jin menceritakan kepada baek hee.
"sepertinya perasaanmu terhadap hye mi, lebih dalam dari yang aku kira." kata baek hee sambil memandang yoo jin.
"maaf, apa maksudmu?" tanya yoo jin.
"alasan kenapa kamu ragu adalah, karena kamu merasa hye mi lebih berharga dari siapa pun. itulah kenapa susah sekali bagimu, terutama untuk mendekati hye mi." jawab baek hee yang mulai menjelaskan dengan detail.
"kamu pernah diabaikan oleh seseorang yang sangat berharga bagimu, dan sekarang hadir lagi orang yang seperti itu untukmu. aku merasa bahwa ada kemungkinan, kamu akan terluka lagi. egomu yang terluka, mencoba mencegah secara insting.!! semakin dalam perasaanmu padanya, ketakutanmu pun akan meningkat di waktu yang sama. semuanya terserah padamu, apa kamu bisa mengatasi rasa takut itu dan bisa lebih dekat padanya.!! cobalah lebih fokus pada betapa besar rasa sukamu padanya. lebih dari rasa khawatir bahwa dia akan meninggalkanmu." kata hye mi menjelaskan pada yoo jin. kemudian yoo jin pamit pulang.
( apa nggak apa apa aku membiarkanmu seperti ini?. aku cuma ingin kamu bahagia.!! )gumam baek hee memandang foto kecil hye mi.
"halo, hyemi. kamu baik baik saja kan?" tanya samdong menelpon hye mi.
"apa maksudmu, aku baik baik saja kok. emang nya ada sesuatu yang bisa bikin aku nggak baik?" jawab hyemi.
"nggak, bukan begitu maksudku. aku cuma penasaran apa kamu sudah bertemu JB?." tanya samdong.
"JB..??" kata hye mi.
"kenapa?? apa ada yang nggak beres?" tanya hye mi.
"lupakan saja. kalau memang tidak terjadi apa apa. nggak apa apa kok, dia tadi pergi keluar dan aku kehilangan kontak dengan nya, makanya aku menelponmu." jawab samdong.
"oh, begitu..!" kata hye mi.
" baiklah, sampai nanti ya.." samdong mematikan telpon nya.
( merepotkan sekali.!!) gumam samdong.
"hei!" aku kaget, bakal ketemu seseorang dengan ras yang sama.! kita ngobrol sebentar yuk?!" JB menemui shiwan.
"ada apa? kurasa, aku nggak punya sesuatu yang mau dibicarakan dengan anak kecil sepertimu.!! cepat katakan jangan buang buang waktu." kata shiwan.
"kita pernah bertemu sebelumnya bukan?" tanya JB.
"em.. aku tidak tertarik sama vampir cowok." jawab shiwan.
"jadi kamu kemari karena pernah melihatku sekali?. kenapa, apa kamu jatuh cinta pada pandangan pertama..!!" kata shiwan.
"maaf, aku lebih suka orang muda dan energik, bukan yang tua sepertimu." jawab JB.
"itu membuatku semakin penasaran, kenapa selebriti yang super sibuk sepertimu, datang jauh jauh untuk menemuiku?" kata shiwan.
"kamu mengejar cowok yang bernama jin yoo jin kan?" tanya JB.
"hem, yah." jawab shiwan tersenyum.
"menurutku mungkin kita bisa saling membantu. bagaimana menurutmu?" tanya JB mengajak shiwan bekerja sama untuk memisahkan yoo jin dan hye mi.
"jadi maksudmu, kamu ingin bekerja sama denganku untuk mendapatkan yang kita ingin kan..?? aku benar kan." tanya shiwan.
"cewek yang bernama go hye mi itu untukmu, dan jin yoo jin untuk ku.?" kata shiwan
"itu bukan ide buruk bukan? kalau sesuatu yang aku inginkan menjadi halangan buat yang lain nya. ini situasi yang sama sama menguntungkan bagi kita. bukan kan bagus untuk saling membantu..!!" kata JB.
ini bahkan bukan masalah yang sulit untuk dihadapi dengan manusia yang satu itu. tapi, kenapa kamu mencoba untuk meminta bantuanku?" kata shiwan.
"kenapa kamu tidak melakukan nya sendiri?." tanya shiwan.
"karena aku nggak mau dia membenciku.!!" jawab JB.
"kamu tidak mau dibenci!! kamu ini benar benar masih bocah.!! maaf ya, tapi anggap saja kita tidak oernah membicarakan hal ini. ini benar benar nggak menarik bagiku.!! aku tidak tertarik, terlibat dalam hubungan kasih kalian. aku lebih menikmati mendapatkan yang aku mau dengan usahaku sendiri!! ak8u nggak butuh bantuan anak anak untuk menyingkirkan seorang manusia." kata shiwan dan berjalan pergi.
"tunggu..!!" teriak JB.
"lagipula kalau aku jadi kamu, aku akan tetao mendapatkan nya, meskipun dia tidak mau.!! kayaknya kamu bakal kehilangan dia untuk selamanya, kalau kamu masih saja takut untuk dibenci dan tidak melakukan apa apa." kata shiwan dengan senyuman sinis.
( kenapa aku masih ingat dengan kata kata cowok itu? apa yang harus aku lakukan? sebenarnya apa yang dia maksud. apaka aku harus bertindak seperti yang dia katakan?. tapi, kalau aku melakukan nya, hye mi oasti tidak mau kenal aku lagi dan akan sangat membenciku.aku bingung!! ) gumam JB di dalam mobiln nya.