Only you

Only you
KTHU ~ 54.



"apa ini, apa dia menjatuhkannya?" kata JB melihat sebuah portable voice recorder.


"apa kamu melihat sebuah portable voice recorder berukuran kecil?" tanya sam dong pada lee.


"Voice recorder? hmm. memangnya ada rekaman penting di dalamnya?" kata lee.


"disana ada suara rekaman panduan komposisi musik. kapan ya hilangnya?" kata sam dong mencari voice recorder itu.


"hai semuanya!" kata JB.


( sial! in lan suara anak itu.) gumam sam dong.


"lihat ini, aku sudah menghabiskan waktu 1 jam dimesin capit boneka di deoan sana." kata JB sambil memeluk boneka yang dia dapat dari permainan capit boneka.


"aku mau pergi dulu, sampai nanti lee." kata samdong sambil meninggalkan JB dan Lee.


"hah? kenapa dia buru - buru!" kata Lee.


dikantin;


"song sam dong, kakab bareng yuk!" kata JB.


"aku baru saja selesai." jawab sam dong.


"hei sam dong! apa kamu mau berlatih vokal denganku?" tanya JB.


"nggak, makasih!" kata sam dong sambil pergi.


di lift;


"oke, ruang meeting di lantai 16? baiklah, aku sudah masuk lift, sebentar lagi aku sampai." kata sam dong yang sedang menelpon.


"ah tunggu! aku mau ikut!" kata JB sambil menghentikan lift yang mau tertutup.


"eh, sam dong!" kata JB sambil masuk lift.


( sial, kenapa dia lagi.) gumam sam dong.


"kita itu susah sekal di jangkau ya?" kata JB.


"kita kan nggak sedekat itu." kata sam dong.


"itu benar juga sih! eh, kamu mau kelantai 16 juga? pak manager juga memanggilmu keruang meeting." tanya JB.


Sam dong diam saja tidak menanggapi JB.


"ada yang bilang pihak manajemen akan segera mengumumkan grup baru untuk per empat tahun ini! menurutmu apakah kita dipanggil karena itu? kuharap ini akan berakhir baik." kata JB.


"yah, aku nggak begitu peduli soal debut sebagai boy band sih." jawab sam dong.


"hah? kalau begitu apa yang kamu inginkan?" tanya JB.


"mengarang lagu!. Saat ini susah untuk sukses di industri musik kalau cuma mengandalkan lagu buatanmu sendiri. kamu harus punya kenalan yang tepat dan terkenal, karena itulah aku mendaftar kemari. tapi aku nggak yakin, apakah ini hal tepat untukku." kata sam dong.


"hmm, benar - benar sayang banget, orang seganteng kamu cuma diam di studio rekaman. jadi menurutku ini adalah pilihan yang tepat! ini adalah bagian dari proses, agar ada lebih banyak orang lagi yang akan mendengarkan musik mu. kurasa ini adalah batu loncatan untuk mencapai yang kamu inginkan! ini juga nggak buruk - buruk amat kok." kata JB.


"aku iri padamu, kamu selalu bisa dengan santai menghadapi semua hal." kata sam dong.


"kamu ini ngomong apa sih? aku juga punya masalah kok!" jawab JB.


"a,apa itu! apa kamu dengar suara BRUAK tadi?" kata JB kaget.


"lift kita berhenti ya?" kata sam dong.


"kita nggak akan terjatuh atau semacanya kan?" kata JB.


"biar kami periksa dulu, mohon tunggu sebentar." kata penjaga lift.


"sekarang ini kita tunggu dulu, mudah - mudahan segera beres." kata sam dong.


"hei, kamu kenapa? kamu nggak apa - apa kan?" tanya sam dong yang melihat JB duduk dipojokan lift.


"sadarlah bagian mana yang sakit?" tanya sam dong sambil mendekati JB


"aku takut, aku fobia sama ruangan yang sempit, saat terhebak di dalamnya." jawab JB.


"bertahanlah! tarik nafas pelan - pelan." kata sam dong.


"hah - hah." JB sesak nafas.


"sini, bersandarlah dibahuku. nggak apa - apa kok, kita akan baik - baik saja. kamu bilang, kami ini seorang vampir! jadi kalau kita lakukan ini, kamu alan mendapatkan energiku dan pasti akan merasa lebih baik. aku akan menggenggam tanganmu!" kata sam dong sambil memegang tangan JB.


"sam dong, maaf. sebenarnya aku ngga punya kalustrofobia kok." kata JB sambil tersenyum.


"sial! jangan betcanda seperti itu. bisa - bisanya kamu bercanda di saat seperti ini." kata sam dong.


"apa tadi kamu benar - benar mengkhawatirkanku? aku memang populer dikalangan wanita dan pria." kata JB.


"diam! aku lagi nggak mood untuk bercanda. aku nggak tahan bergaul dengan anak - anak sepertimu." kata sam dong kesal.


"ada apa kau bertemu dia, mungkin kau ingin membagi cintamu. jika kau telah membagi cintamu, masih pantas kah ku jaga hatimu. ingatkah, semua kata yang kau ucap dulu, kau berjanji untuk setia. kini kutanya kemana, janji itu kau buang!!" JB menyanyikan lagu yang diciptakan sam dong yang dia dengan dari voice recorder sam dong.


"kamu! lagu itu." kata sam dong terkejut mendengar JB menyanyikan nya.


"aku berusaha mengembalikannya padamu, tapi nggak ada kesempatan. maaf, aku sudah lancang mendengarkannya tanpa seizinmu. aku menyukai lagunya, jadi aku berlatih sedikit! walaupun aku menambahkan liryk ciptaanku sendiri kedalam lagunya." kata JB.


"kamu... ayo kita lakukan!" kata sam dong sambil mendorong JB ke dinding lift.


"hah, tunggu! aku memang terlihat cantik, tapu aku kan teman priamu." kata JB terkejut dengan sikap sam dong.


"laguku, teruslah menyanyikannya. suaramu tepat seperti yang ada di dalam bayanganku, bahkan lebih bagus. kalau aku melakukan nya denganmu, kalau kamu tetap bernyanyi untukku, kurasa aku bisa melakukannya. aku nggak peduli kamu ini manusia atau vampir, jadi mari kita lakukan ini bersama - sama." kata sam dong.


"oke! tapi aku juga punya syarat." kata JB.


"syarat?" kata sam dong.


"kamu harus menjadi temanku, maka aku akan terus menyanyikan lagu yang kamu ciptakan. kalau bersamamu kurasa, semuanya akan berjalan dengan baik!" kata JB.


"em, apa ada syarat lain? karena yang kamu minta tadi agak, sepertinya kepribadian kita bertolak belakang." kata sam dong.


"wow, pintunya sudah terbuka! kita keluar yuk! sekarang kita bertemann ya kan!" kata JB.


"baiklah." kata samdong.


JB dan samdong keluar dari lift bersama - sama.


"jadi sebagai temanmu apa yang harus kulakukan?" tanya sam dong.


"menggenggam tanganku saat aku sedang sedih, dan tinggal di sisiku. hal - hal seperti itulah?" jawab JB.


"sepertinya aku merasa mendapatkan bagian yang tidak enak." kata sam dong.


"apa? aku kan sudah bersedia menyanyi untukmu! apa itu kurang?" tanya JB.


"yah, aku rasa." kata sam dong.


( satu - satunya manusia yang mau menerima ku apa adanya, itu membuatku sangat bahagia. tapi pada akhirnya, kamu hanyalah manusia. kenangan masa kecilku, dan orang - orang yang dekat denganku, semua direbut oleh manusia! salahnya karena kamu juga manusia song sam dong! aku nggak mau disakiti oleh manusia lagi. aku, aku nggak suka manusia.)