
"aku sudah memikirkan soal itu, lalu bagaiman dengan skenario ini? vampir sudah berevolusi, dan masih tinggal di dunia ini bersama manusia. Sambil menyerap energi manusia, bukan menghisap darah manusia lagi. Terlebih lagi, mereka melakukan itu melalui kontal fisik dengan manusia! dan diantara vampir - vampir itu, ada vampir yang sangat kuat, yang bahkan bisa membunuh manusia!" kata Shiwan sambil memegang tangan Yoo Jin.
"apa yang kamu katakan? lepaskan aku, aku harus pergi!" kata yoo jin menghempaskan tangan Shiwan.
"apa kamu nggak mengerti ucapanku? aku bilang, mulai saat ini dan seterusnya, aku akan memburumu! kamu nggak tau kan, sudah berapa lama aku menunggumu? hingga tiba hari si penghalang itu menyingkir!" kata Shiwan sambil mencekik leher yoo jin.
Di jalan;
"pak tolong lebih cepat sedikit!" kata Hye mi.
"wah, anda buru - buru rupanya? baiklah!" kata supir taksi itu.
( yoo jin, kumohon! jangan sampai terjadi sesuatu yang buruk padamu. Aku mohon yoo jin, alasanku meninggalkanmu hanya demi satu hal, dan hal itu adalah untuk melindungimu! tapi kalau kamu dalam bahaya karena aku nggak ada disana? lalu kenapa aku harus pergi! yoo jin, semoga kamu baik - baik saja. ) gumam hye mi sambil menangis.
Hye mi kemudian berusaha menghubungi yoo jin, tapi tidak ada jawaban darinya.
"Yoo Jin, apa kamu didalam? yoo jin!" teriak hye mi didepan pintu rumah yoo jin.
Karena khawatir hye mi langsung membuka pintu rumah yoo jin yang tidak dikunci.
"yoo, jin?" hye mi kaget karena mendapati Shiwan yang sedang menyerap energi yoo jin.
"Yoo Jin..! yoo jin, kamu nggak apa - apa kan? apa kamu bisa mendengarku? yoo jin bangun!!" kata hye mi mendekati yoo jin yang sudah tidak sadarkan diri.
"nggak akan ada gunanya, aku menyerap energinya terlalu banyak sampai dia pingsan!tapi ngomong - ngomong, bagaimana kamu bisa kembali kesini? aku pikir kamu sudah pergi ke Italia!" kata Shiwan.
"apa yang sudah kamu lakukan padanya?!" teriak hye mi.
"kamu tanya apa yang sedang aku lakukan? bukankah sudah jelas kalau aku sedang berburu. Apakah seorang vampir perlu alasan untuk memburu seorang manusia? kamu tau kan dari dulu aku sudah mengincar Jin yoo jin. Ah, mungkin kamu belum tau kalau aku juga bisa membunuh manusia!" kata Shiwan.
Hye mi langsung berdiri dan mencengkeram kerah baju Shiwan.
"kamu itu siapa sih! kenapa kamu lakukan hal ini? inikah alasanmu memdekatinya sejak awal? kenapa?! kamu nggak perlu sejauh ini, sampai seperti ini!!" kata Hye mi.
"kenapa nggak boleh? memangnya aku harus melindungi manusia? asal kamu tau, aku sangat tidak menyukai manusia! lebih tepatnya aku membenci manusia." kata Shiwan.
Kemudian Shiwan menceritakan masalalunya.
"Dulu ibuku terlalu dekat dengan manusia, seperti kamu. Laki - laki itu dikenalnya sudah cukup lama, mereka saling mencintai. Tapi laki - laki itu berubah setelah ibuku mengatakan padanya kalau dia sebenarnya adalah vampir! Laki - laki itu takut kalau ada makhluk asing yang akan mengancam kehidupannya. Kemudian dia membunuh ibuku, didepan mataku! Jadi kenapa vampir nggak boleh membunuh manusia?" kata Shiwan.
"kenapa? kenapa harus dia, kenapa! apa salah yoo jin padamu, dia tidak tau apa - apa!" kata hye mi.
"Dia sudah mengganggu usahaku untuk memilikimu Go Hye Mi.
"apa maksudmu?" kata hye mi.
"masih belum sadar ya! yang terbaik yang ingin kumiliki itu adalah kamu hye mi." kata Shiwan.
"apa?" kata hye mi.
"sudah kubilang padamu kalau aku benci manusia, jadi sudah lama sekali aku mencari seorang vampir yang memiliki kekuatan menyerap energi tanpa batas, yang bisa membunuh manusia, seperti kamu hye mi. Saat aku menyadari kalau kamu itu spesial, aku terus mengawasimu! sepertinya kamu nggak sadar akan kemampuanmu? jadi kuputuskan untuk menunggu dan melihat sebentar! karena aku pengen lihat kamu membunuh yoo jin tanpa sengaja." kata Shiwan.
"apa?!" kata hye mi.
"aku hanya ingin mencoba kemampuanmu. Tadinya aku berharap kalian akan saling jatuh cinta lebih cepat dan lebih dalam lagi!" kata Shiwan.
( jadi, selama ini dia sudah tau.) gumam hye mi.
"yah, sayangnya itu tidak berhasil. Tapi tidak masalah, karena tujuanku adalah memilikimu! coba pikirkan hye mi, kita adalah vampir yang sangat kuat, jadi kenapa kita haris hidup ditengah - tengah manusia dan bersembunyi? lihatlah! betapa menyedihkan dan betapa lemahnya manusia itu. Jika kita bekerja sama, vampir bisa berevolusi menjadi makhluk yang lebih hebat lagi! dan kita bisa menguasai manusia." kata Shiwan.
"kamu brengsek! kamu fikir vampir itu sangat spesial? memangnya apa yang membuat kita begitu hebat! menguasai manusia? hah, jangan bercanda. Pada awalnya aku sungguh berfikir kalau manusia itu hanyalah buruan! tapi setelah aku bertemu yoo jin, aku berubah pikiran. Vampir dan manusia itu sama, kita semua merasakan sakit, kita semua merasakan kebahagiaan dan kesedihan. Dan kita semua hanya berusaha untuk bertahan hidup! yang namanya menguasai orang lain itu tidak ada!!" kata Hye mi.
"Tapi pada akhirnya, kitalah yang merampas dan merekalah yang terampas. Bukankah masuk akal kalau makhluk yang lebih kuatlah yang menjadi pemimpin? manusia hanyalah makhluk bodoh yang hanya peduli dengan diri mereka sendiri!" kata Shiwan.
"apa kamu sebegitu takutnya pada mereka?" kata hye mi.
"apa?" kata Shiwan.
"apa kamu takut, kalau kamu akan mati ditangan manusia? kamu ingin menguasai mereka karena kamu takut pada mereka. Bukankah itu membuktikan kalau kamulah yang lemah dan menyedihkan!" kata hye mi.
"Diam! kamu tidak tau apa - apa." bentak Shiwan.
"aku nggak berminat untuk bekerja sama dengan kebodohan dan kekuatanmu itu. kuat? kamu itu cuma seorang pengecut! kamu merasa terancam, jadi kamu ingin menguasai mereka. Itu membuatmu lebih bodoh dan lemah dari yang lainnya! persis seperti manusia yang membunuh ibumu." kata hyemi.
"hmm, baiklah! aku memang bodoh karena ingin bekerja sama dengan orang yang belum dewasa. Kalau kamu begitu menyukai manusia, maka terserah! lagipula, Yoo jin sudah tidak bisa diselamatkan. Semakin cepat kamu mendekatinya, semakin cepat juga dia akan menghilang dari dunia ini! jadi semoga beruntung." Shiwan kemudian pergi.