Only you

Only you
KTHU ~ 18.



( perasaan apa ini, kenapa aku menjadi kesal. memang wajar bagi vampir punya fikiran begitu. aku juga awalnya memperlakukan yoojin sebagai mangsa, aku tidak peduli hal lain nya selain menyerap energinya.) gumam hyemi sambil berjalan keluar ruangan.


"kamu ini vampir hyemi... sadarlah.. aku ini vampir". kata hyemi sambil menggelengkan kepalanya.


"aku butuh udara segar." kata hyemi sambil berjalan.


"hah, bukan kah itu. yoo, yoojin?" kata hyemi melihat yoojin duduk di bar.


( bodohnya aku, gak,, gak mungkin yoojin ada disini. mungkin karna aku terlalu memikirkan nya. aku jadi terbayang bayang. ) gumam hyemi sambil membalikan badan nya.


"kamu mau minum apa?". tanya pelayan bar itu.


"air saja.!!" jawab yoojin.


( apa yang kulakukan?. aku bahkan tidak bisa menemuinya. aku kesini tanpa pikir panjang. apa benar kalau hyemi sudah berubah pikiran?.) gumam yoojin yang tidak sengaja meminum minuman yang beralkohol.


"eh, pak. maaf alu memberikan gelas yang salah." kata pelayan itu.


"ah, ini sih minuman keras". kata yoojin dan penglihatan nya mulai buram dan tidak sadarkan diri.


tiba tiba cewek vampir yang dipegang tangan nya oleh yoojin tadi mendekatinya saat dia tidak sadarkan diri.


"hmm. nah ini dia, jadi dia benar benar manusia yaaa?" kata cewek itu sambil membelai wajah yoojin.


"ngapain JB bawa mobil kalau dia mau minum minum?. ampun deh, tadibdia bilang ada dilantai dua, sebelah mana ya.?" samdong yang sedang mencari keberadaan JB tidak sengaja melihat yoojin yang sedang dibopong oleh cewek vampir itu.


"bukan kah itu..." kata samdong.


( kenapa kamu tidak bisa memutuskan nya? dia itu cowokmu atau mangsamu.?) gumam hyemi yang sedang berada di kamar mandi.


( ya aku ini vampir. kalau haris mengambil keputusan, aku harus menganggapnya mangsa.) kata hyemi yang terus bergumam dalam hati.


"manusia itu mangsa, hanya mangsa." kata hyemi.


"hah, apa?! " tiba2 samdong memotong pembicaraan hyemi.


"ah, samdong. pekerjaanmu sudah selesai? pasti berat ya menjaga JB." tanya hyemi.


"apa yang kamu lakukan disini hyemi,?" tanya samdong.


"hah, apa maksudmu? JB gak bilang kalau aku datang?" kata hyemi heran.


"maksudku, bukan nya kamu kesini bersama pacarmu. tadi aku melihatnya disini" tanya samdong lagi.


"ah, rupanya kalian disini. sudah kubilang kamu tunggu aku didalam saja hyemi." kata JB. tapi hyemi yang kaget mendengar cerita samdong, langsung berlari pergi tanpa menghiraukan kata kata JB.


"hyemi, kamu mau kemana.!!" teriak JB.


"maaf ya, nanti ku jelaskan..!!" jawab hyemi sambil berlari menuju kamar yang di ceritakan samdong.


( jadi tadi aku gak salah lihat,? tadi yang aku lihat memang dia..!!) gumam hyemi sambil berlari.


"tidak bisa dipercaya ada manusia di sini aneh sekali. yah, ini memang hari keberuntunganku..!!" kata vampir cewek itu sembari membuka kancing baju yoojin yang tidak sadarkan diri.


"dia cukup lezat, bolehkah aku menciumnya??" cewek vampir itu mulai menggerayangi wajah yoojin.


"go hye mi.." kata yoojin dengan samar samar.


"tidurlah lagi, aku akan membuatmu senang." ucap vampir itu. belum sempat tangan cewek itu menyentuh dada yoojin, hyemi sudah mendobrak pintu kamar itu.


"a,,apa apaan ini..!!" kata vampir itu.


"hah, apa maksudmu? kamu sendiri yang tiba2 masuk kesini. dia kan cuma buruan.!! kalau mau kita bisa menyantapnya bersama." kata vampir itu.


"sudah kuperingatkan, jangan sentuh dia..!! cuma aku yang boleh menyentuhnya..!!" kata hyemi menarik tangan vampir itu dengan sangat marah.


"hah, kamu ini kenapa sih?. kamu kan juga vampir. dasar aneh..!!" cwek itu keluar dengan kesal.


"kamu tidak apa apa kan yoojin??." tanya hyemi membangunkan yoojin.


"..ah," yoojin sedikit sadar.


"apa yang terjadi, kamu kan gak kuat minum. ayo sadarlah.!! apa yang kamu lakukan disini??." kata hyemi.


"mencarimu hyemi..." jawab yoojin sambil memegang kepalanya yang masih pusing.


tiba tiba jangtung hyemi berdetak kencang saat melihat yoojin dengan kancing bajunya yang terbuka.


( te, tenang lah hyemi. ini bukan waktu yang tepat untuk panas.) gumam hyemi.


"yoo, yoojin. kita pulang dulu yuk, dan kancingkan kemejamu." kata hyemi sambil menutup kancing kemeja yoojin dengan wajah yang memerah.


"ini bukan tempat yang tepat untukmu..!!" kata hyemi.


"kenapa kamu menghindariku,?" tanya yoojin sambil memegang tangan hyemi.


"sepertinya kamu gak suka melihatku. kamu bahkan gak mau menatap wajahku, atau mengangkat telponku.!! apa aku punya salah padamu?? apa kamu sudah bosan denganku.??." tanya yoojin dengan wajahnya yang sedih.


"ng, nggak bukan begitu." jawab hyemi.


( dia ngomong apa sih? ) gumam hyemi.


"apa aku tidak berarti lagi untukmu??." tanya yoojin sambil menatap mata hyemi.


( aku ini bodoh sekali, sebenarnya aku tau sekeras apa pun aku mengingkari kenyataan ini, hatiku mengatakan ...) kemudian hyemi memeluk yoojin.


"maaf ya, aku sudah membuatmu datang ketempat seperti ini. dan membuatmu khawatir. bukan nya aku gak suka lagi padamu, aku suka padamu... aku suka kamu yoojin.." kata hyemi dengan memeluk erat yoojin.


"hyemi, aku .." yoojin kembali pingsan.


"yoo, yoojin." kata hyemi panik.


"kamu gak apa apa kan yoojin?? bertahanlah..!!" kata hyemi.


dari luar pintu JB melihat hyemi yang begitu perhatian pada yoojin, dan hanya terdiam lalu pergi.


"makasih sudah mengantar kami samdong, aku gak tau harus bagaimana.!!" kata hyemi..


"tidak apa apa, dia hanya mabuk saja kok. jaga dia baik baik..!!" kata samdong kemudian pergi.


"baiklah, kalau begitu sampaikan maaf ku pada JB. sudah ya, dah samdong." hyemi sambil mengantarkan yoojin ke dalam kamarnya.


"fiuh, kenapa kamu minum kalau kamu tidak tahan sama alkohol?."


"dan kamu menyusulku ke sana, padahal dia tidak suka tempat ramai. semua demi aku.??" hyemi bicara pada yoojin yang sedang tidur.


"ngomong ngomong, bagaimana dia tau kalau aku ada disana??. apa aku biarlan saja dia tidur di sini malam ini??." kemudian tangan hyemi hampir tidak bisa dikendalikan saat melihat yoojin di depan nya.


"aduh... aduh..!! jangan lakukan ini hyemi. kamu bertingkah seperti cewek yang tadi.!!" kemudian hyemi melihat yoojin yang sedang tertidur pulas.


"dia benar benar tidak berdaya. yah, aku bisa melakukan apa pun yang aku mau sih..!! tapi, aku gak mau melakukan hal yang gak kamu suka..!! jadi, aku akan mencoba menahan diri. karna.. aku ingin melindungimu." gumam hyemi yang kemudian tertidur di dekat yoojin.