Only you

Only you
KTHU ~ 30.



"um, tunggu samdong. maafkan aku, tapi saat ini, aku benar benar nggak mengerti apa yang kamu bicarakan. JB yang kukenal, bukan orang yang seperti itu. dia sudah mengatasi semua masa lalunya yang menyakitkan dan sekarang selalu ceria dan nakal. begitulah JB." kata hye mi.


"sebenarnya, aku sudah mengamati kalian lima tahun terakhir ini, dan aku menyadari bahwa JB selalu bersinar sempurna saat dia sedang bersamamu. dia selalu menyembunyikan dirinya dan nggak menampakkan sisi gelapnya sedikitpun padamu." kata samdong.


"apa, apa maksudmu? kedengeran nya seperti, selama ini dia berpura - pura saat berada didekatku." kata hye mi.


"mungkin dia takut kamu akan meninggalkan nya kalau sampai kamu tau sisi gelapnya." kata samdong.


"ini nggak masuk akal, itu nggak mungkin!! kami kan teman. untuk apa aku melakukan itu." kata hye mi.


"hari itu, apa nggak ada sesuatu yang terjadi antara kamu dan JB.?" tanya samdong.


hye mi mengingat kejadian malam itu dengan JB.


"apa kamu bisa terima kalau itu adalah JB yang sebenarnya?!" tanya samdong lagi.


( JB yang sebenarnya? lalu bagaimana dengan JB yang kukenal saat ini? ) gumam hye mi.


"aku akan menjaganya, jangan khawatir. dan saat ini biarkanlah dia sendiri dulu untuk sementara. seiring berjalan nya waktu dia akan kembali padamu seperti sebelumnya, seakan nggak pernah terjadi seauatu. kamu kan tau, dia selalu seperti itu." kata samdong.


( aku tau, JB akan kembali dengan senyum lebar diwajahnya. dan dengan tampang nakalnya, aku yakin dia akan kembali seperti sedia kala. ) gumam hye mi.


"kalau begitu, nggak akan ada yang berubah. seiring berjalan nya waktu, dia akan menyembunyikan nya lagi. dan hanya menunjukan senyuman padaku. lalu, selamanya aku nggak akan pernah tau apa pun tentang dia. aku ingin menemuinya, aku ingin bicara langsung dengan nya." kata hye mi.


"aku nggak yakin apakah tepat membiarkan kalian bertemu saat ini. aku cuma nggak mau siapa pun diantara kalian ada yang terluka. aki akan membawanya kemari, kamj tunggu ya!!". kata samdong.


"tentu." hye mi menunggu di dekat mobil samdong.


( walaupun aku pernah menjadi sahabatnya, aku sama sekali nggak tau. kupikir aku mengenalnya lebih dari orang lain. jadi apa yang selama ini kulihat..? ) gumam hye mi.


"JB.." kata hye mi.


"ada angin apa kamu kemari? cepat katakan apa yang ingin kamu katakan, dan pergilah. aku nggak mau bicara denganmu sekarang!!." kata JB dengan sikap yang dingin.


( entah mengapa dia terasa asing. ) gumam hye mi.


"oh, aku cuma ingin tau keadaanmu. aku baca diberita katanya kamu sakit. tapi tetap saja, bukan kah sikapmu itu keterlaluan? aku bahkan nggak bisa menghubungimu. apa kamu marah karena aku tinggalkan waktu itu?. aku tau kamu mengkhawatirkan aku, dan karena itulah kamj melarangku menemui yoo jin. tapi jangan khawatir, aku tau apa yang aku lakukan. tapi tetap saja bercandamu waktu itu keterlaluan.!! jadi, ayolah. aku sudah bilang padamu kan?" kata hye mi.


mendengar ucapan hye mi JB menggigit bibirnya karena kesal.


"aku nggak bercanda.!! apakah situasi seperti ini kelihatan seperti bercanda untukmu?" kata JB menatap hye mi dengan sangat tajam.


"lalu apa dong? kenapa tiba tiba kamu bertingkah seperti ini?. aku dengar dari samdong. selama ini kamu menyembunyikan sesuatu dariku. bahwa kamu nggak jujur pada dirimu sendiri. itu nggak benar kan?! selama bertahun - tahun kita berteman." kata hye mi sedih.


"apa, apa maksudmu?." tanya hye mi.


"taukah kamu, berapa lama aku memendamnya dalam hatiku sendiri?. aku selalu menyembunyikan nya darimu. yah, terpaksa karena aku takut kehilangan kamu kalau aku menyatakan nya. aku ingin selalu didekatmu, setidaknya sebagai teman. jadi aku selalu tersenyum dan bersikap nakal, karena seperti itulah yang kamu suka dariku. aku tersenyum dan terus tersenyum.!! tapi nggak apa apa, karena aku bisa selalu didekatmu. kupikir suatu hari nanti kamu akan datang padaku, aku pikir kamu akan datang padaku kalau aku menjadi cowok yang baik.!! dengan harapan seperti itu aku menunggumu, padahal kamu ada tepat di samping ku. tetapi kenapa kamu lebih memilih manusia..!!!" teriak JB dengan sangat kesal terhadap hye mi.


"kalau saja aku tau kamu akan memilih manusia, aku akan melakukan apa pun untuk membuatmu menjadi milik ku." JB masih memegang bahu hye mi yang hanya mematung melihat emosi JB.


"JB.!!" kata hye mi.


"aku menyukaimu, aku menyukaimu go hye mi. jadi mulai saat ini, kita bukan teman lagi.!!" JB masum ke apartemen nya meninggalkan hye mi yang sangat sedih mendengar ucapan nya.


( itu bohong, bohong!!. kita berteman, kita teman baik hingga beberapa hari yang lalu.) gumam hye mi yang duduk di sebelah mobil samdong sambil menangis.


"kita berjanji, akan menjadi teman untuk selamanya." hye mi menangis tersedu sedu.


"ayo kita pergi. biar ku antar kamu pulang." kata samdong mendekati hye mi yang sedang menangis.


"ah, hye mi." yoo jin yang melihat aksesoris hp nya menyala langsung berlari keluar.


"hye mi, kamu sudah pulang? apa kamu lihat telpon nya? telpon nya bersinar waktu kamu datang, jadi aku langsung tau..." yoo jin berhenti bicara saat melihat hye mi menangis.


"hye mi." kata yoo jin.


"yoo jin." hye mi masih menangis sampai didepan rumahnya.


"hye mi, kenapa kamu menangis? apa yang terjadi?." tanya yoo jin, tapi hye mi tidak menjawab dia hanya terus menangis.


"jangan menangis. sudahlah nggak apa apa semuanya akan baik baik saja." yoo jin langsung memeluk hye mi yang terus menangis.


( hye mi apa kamu tau kenapa JB selalu memakai nama itu dari pada nama aslinya JINWOO.? dia bilang karena nama itu pemberian darimu. nama konyol yang kamu berikan padanya sebagai lelucon saat kalian sedang makan es krim waktu SMP. itu sangat berharga baginya. bagi JB kamu itu benar benar special, tapi yang nggak aku ketahui hanyalah, itu cinta atau obsesi. aku nggak tau itu. ) hye mi mengingat ucapan samdong saat mengantarnya pulang. dan hye mi terus menangis sampai terasa air matanya kering.


yoo jin yang prihatin melihat hye mi menangis, mengajak hye mi masuk rumahnya agar bisa menenangkan dirinya.


"nih, minumlah teh hangat ini." kata yoo jin.


"terima kasih. hiks" hye mi masih menangis.


"apa kamu merasa lebih baik sekarang?." tanya yoo jin.


hye mi tidak menjawab dia hanya menunduk.