
"wow, benar benar menyala, ini menakjubkan. cantik sekali.!!" kata hyemi. tanpa sadar yoo jin melihatnya tersenyum dan langsung mencium bibinya.
"aku akan selalu bersamamu dan membuatnya bersinar." kata yoo jin dan kembali mencium hye mi. hya mi hanya terdiam menikmati ciuman itu.
( ah, begitu ya.!! ternyata nggak perlu menunggu lama untuk ciuman kedua.) gumam hye mi.
"kita pulang saja sebelum udara semakin dingin." kata yoo jin dan merangkul bahu hye mi.
"iya." kata hye mi dan mereka langsung berjalan pulang.
"aku janji, kencan berikutnya akan lebih baik." kata yoo jin.
"hahaha.. aku akan menunggunya.!!" kata hye mi.
"apa benar?" maksudmu JB!!" kata anak anak remaja yang sedang melihat berita di hape mereka.
"dia membatalkan semua jadwalnya karena masalah kesehatan. mereka bahkan membatalkan acara jumpa fansnya. dia baik baik saja kan!!" kedua anak remaja itu berbicara tentang JB. dan hye mi yang mendengarnya langsung menoleh ke arah mereka.
"kita awasi dia beberapa hari ini."
"karena kita sudah selesai rekaman, kemungkinan yang terburuk adalah melanjutlan goup comeback tanpa JB."
"nggak ada artinya melnjutkan comeback kalau nggak ada vokalisnya" ucap samdong.
"fiuh, kalian latihan terus aja sesuai jadwal."
"kenapa sih JB bersikap seperti itu.?" tanya shinwoo. mereka berempat berdiskusi tentang kelanjutan o'rjin dengan keadaan JB seperti sekarang.
"halo," samdong mengangkat telpon dari hye mi
"ah, samdong. ini aku hye mi. aku bisa bicara sebentar nggak?" tanya hye mi.
"iya, aku baru masuk kamarku." kata samdong.
"umh, aku sedikit khawatir tentang JB. aku kebetulan mendengar kalau dia sakit, beritanya ada di internet. apa dia baik baik saja.?" tanya hye mi.
"maaf ya, tapi aku tidak bisa bilang dia baik baik saja, meskipun cuma untuk basa basi." jawab samdong.
"apa maksudmu?" tanya hye mi.
"sudah beberapa hari ini dia mengunci diri dikamarnya, aku khawatir akan terjadi sesuatu." kata samdong.
( aku bahkan tidak bisa menghubunginya sejak hari itu. kenapa sih, dia tiba tiba bersikao begini?. kalau dipikir pikir, sepertinya ada yang menjadi beban pikiran nya saat itu. apa terjadi sesuatu?! ) gumam hye mi.
"hye mi, apa kamu baim baim saja? kamu sedang memikirkan apa sih? tanya yoo jin.
"oh, maafkan aku, aku cuma.."
"seperti yang kuduga, museum boneka beruangnya membosankan ya?. maafkan aku memilih ini, seleraku memang jelek." kata yoo jin.
"eh, nggak sama sekali kok!! bukan begitu, tapi ada sesuatu yang mengganggu pikiranku." jawab hye mi.
"mengganggu pikiranmu? apa, karena JB?." tanya yoo jin. hye mi kaget saat mendengar pertanyaan yoo jin.
"aku lihat beritanya pagi ini, kubaca katanya dia akan beristirahat dulu karena merasa kurang sehat.!!" kata yoo jin.
"kamu juga membacanya?" kata hye mi.
bukankah dia sehat sehat saja saat kalian pergi jalan jalan bersama?" tanya yoo jin.
"iya memang, aku juga nggak tau alasan nya. hp nya dimatikan, dua belum pernah seperti ini sebelumnya. aku khawatir kalau terjadi sesuatu padanya." kata hye mi tanpa menyadari yoo jin memperhatikan dia sedih saat membicarakan JB.
"hah, tapi nanti kalau kulakukan itu kamu akan marah lagi.!! kamu kan marah besar waktu itu." kata hye mi.
"nggak, aku nggal bakal marah lagi!!" jawab yoo jin.
"sejujurnya aku merasa agak cemburu. dia mungkin cuma teman lama bagimu, tapi bagiku dia sama seperti pria lainnya. kurasa waktu itu aku khawatir kalau kamu akan direbutnya." kata yoo jin.
"nggak mungkin, nggak ada hal yang seoerti itu. aku benar bemar menganggapnya hanya sebatas teman." kata hye mi meyakinkan yoo jin.
"aku tau, dan aku percaya padamu. jadi, kamu boleh menemuinya." kata yoo jin.
"tapi, karena kamu cuma menjenguknya. jangan lama lama ya, pakai pakaian yang rapi, dan hubungi aku setiap sepuluh menit." kata yoo jin.
"um... kamu yakin menyuruhku pergi!!" tanya hye mi. mendengarkan ucapan yoo jin.
"JB, hye mi mau datang menjengukmu. kamu nggak keberatan kan?. ayolah, jangan buat aku susah bro!!." samdong yang mencoba membujuk JB.
"samdong, kenapa kamu kemari? aku kan bisa pergi sendiri.!" kata hye mi menghampiri samdong yang menemuinya.
"nggak apa apa, dekat kok." jawab samdong.
"maaf ya, aku memaksa datang, aku cuma khawatir padanya. bagaimana keadaan JB, apakah masih sama saja.?" kata hye mi.
"hye mi, kita perlu bicara.!" kata samdong dengan wajah serius.
"nih, minumlah" samdong memberikan minuman pada hye mi yang sedang duduk.
"ah, makasih. bagaimana denganmu?" tanya hye mi.
"aku harus menyetir." jawab samdong.
( kenapa tiba tiba ngasih bir? ) gumam hye mi.
"bagaiman kabarmu dengan cowok itu akhir akhir ini?." tanya samdong yang mulai duduk disebelah hye mi.
"yoo jin?. ah, iya kami baik baik saja kok." jawab hye mi.
"terakhir kali kamu mengeluh tentang kasmaran, apa sudah terpecahkan?" tanya samdong.
"ten, tentu saja. sekarang sudah lebih baik, aku mulai terbiasa untuk bersabar." jawab hye mi.
"aku sudah bisa lebih sering menyentuhnya." kata hye mi.
"syukurlah.!!" kata samdong.
"hye mi, kita sudah saling mengenal selama lima tahun kan?. JB yang mengenalkanmu padaku, ingat.?." tanya samdong.
"ah, iya. saat kita baru masuk sekolah." kata hye mi.
"kupikir, bisa dibilang itu waktu yang cukup lama untuk memahami kalian." samdong mulai mengingat saat dia bertemu JB.
( "oh, kamu samdong kan? aku JB. panggil saja aku JB ok."
"wow, kamu sangat tinggi dan ganteng untuk ukuran manusia. mari kita berteman!!") kata JB yang baru berkenalan dengan samdong.
"aku masih dalam masa percobaan saat pertama kali bertemu JB. dia bercahaya dengan penampilan yang berkilau. terlebih dengan wajah tampan nya, dia menyanyi dengan suara yang merdu, sampai membuatku merinding. saat itu kupikir, ah, ternyata ada juga manusia yang sempurna didunia ini. dia selalu dikelilingi aura yang hangat, aku tau kenapa? karena dia selalu tersenyum." kata samdong bercerita pada hye mi.
"tampaknya dia tidak sadar akan hal itu, bahkan saat dia mengatakan padaku dirinya adalah vampir. aku benar benar mengira dia sudah gila.!! kurasa itulah kenapa aku merasa dia selalu ceria dab positif. kupikir dia tumbuh dengan cinta, tanpa tau rasanya sakit dan menderita. tapi kemudian aku mengetahui, bahwa dulu dia terbiasa menderita dan kesepian. dia mencoba selalu ceria untuk menutupi penderitaannya.!! kurasa didalam hati dia punya sisi gelap yang sangat dalam. kamu tau kan ketika sinar cahaya kuat, kegelapan selalu ada disana." kata samdong.