Only you

Only you
KTHU ~ 63.



JB langsung melepaskan tangannya dari dada sam dong dan langsung menuju kamar mandi. JB merenung sambil mencuci kedua tangannya.


( JB, hye mi sekarang sudah ingat semuanya yang terjadi dihari itu. )


"bodoh! pada akhirnya kamu akan seperti dulu lagi, sedih dan terluka, dan mencoba mengatasi semuanya sendirian. aku nggak pernah ingin melihat kamu seperti itu lagi! dab kenapa itu disebabkan oleh seorang manusia lagi. karena itulah aku menyuruhmu berhenti, aku bahkan nggak bisa berada disana untuk melindungimu lagi.) gumam JB.


JB kemudian keluar dari kamar mandi, Lee langsung mendatangi JB.


"JB, aku baru saja mencarimu." kala Lee


"aku, ada apa?" tanya JB.


"ada permintaan untuk wawancara. kamu tau majalah yang mau segera diluncurkan itu kan? managernya menghubungiku secara pribadi. mereka bilang kalau ada penulis yang minta wawancara. tapi nggak sepenting itu sih! aku mengatakan kalau kamu mungkin agak sibuk, tapi dia bersikeras. setidaknya aku tanya dulu padamu." kata Lee.


"siapa nama penulis itu?" tanya JB.


"dia bilang kamu kenal, namanya Jin Yoo Jin." kata Lee.


JB terkejut saat mendengar nama yoo jin.


"lama tak jumpa ya! aku penasaran siapa sih penulis itu. aku tidak mengira kalau kamu akan minta tolong pada seseorang dengan cara seperti ini. memangnya ada yang perlu kita bicarakan sampai harus bertemu?" tanya JB.


di dalam studio sam dong mencari JB.


"hei, dimana JB?" tanya sam dong.


"ah, dia pergi duluan. kayaknya dia tadi pergi ke atap sendirian?" jawab min ho.


di atap;


"jadi apa maumu? nggak mungkin kan wawancara beneran! aku heran, dari semua orang kenapa kamu yang datang mencariku! kamu kan tau betul kalau aku nggak suka padamu." kata JB.


"maaf, aku tiba - tiba memanggilmu. sekarang ini aku agak putus asa, hye mi menghilang! sudah beberapa hari sejaka aku menghubunginya, dia nggak pulang. apa kamu tau dia dimana? kira - kira dia dimana, atau dimana tempat tinggal orang tuanya." tanya yoo jin.


"kenapa kamu bertanya padaku? sudah lama aku nggak bertemu dengannya, kami sudah nggak berhubungan lagi. dan seharusnya kamulah yang paling tau dia dimana! kamu sangat mencintainya, tapi kamu bahkan nggak tau dia ada dimana?" jawab JB sinis.


"kamu benar, seharusnya akulah yang paling tau. tapi saat ini aku lagi nggak di posisi itu! kamu adalah teman baiknya, kalau kamu tau sesuatu apa pun itu tolong beritau aku." kata yoo jin.


"hahaha, teman baik? itu dulu, hye mi dan aku memang teman baik, sampai kamu muncul. selama ini dia berada disisiku, dan kupikir memang begitulah sewajarnya. tapi semua itu sudah berakhir, kamu nggak tau kan apa artinya Go Hye Mi untukku? kamu datang dan mengacaukan semuanya. aku sudah bilang padamu sebelumnya kan? aku sama sekali nggak suka sama kamu. kalau pun aku tau, apa kamu pikir aku akan begitu mudah mengatakannya padamu? bawalah permainan cinta bodohmu itu ke tempat yang lain, masih banyak orang yang bisa kamu ajak main!" kata JB.


"jangan asal bicara tentang hal yang nggak kamu mengerti. kamu nggak tau betapa berartinya hye mi untukku! permainan cinta? benar, mungkin seperti itulah bagimu, tapi tidak untukku! aku nggak tau bagaimana perasaanmu padanya, tapi hye mi, dia adalah hidupku! orang lain pun tidak akan bisa menggantikan posisinya. aku tau kamu nggak menyukaiku, aku pun juga begitu. aku lebih memilih untuk tidak menanyakan hal seperti ini padamu, tapi sekarang aku sedang putus asa! aku harus bertemu dengannya, aku ingin melindunginya!" bentak yoo jin sambil mencengkeram baju JB.


"kamu ini benar - benar nggak mengerti ya? lalu apa yang akan kamu lakukan kalau kamu bertemu dengannya? kamu pikir kamu bisa mengembalikan semuanya menjadi normal lagi? sadaralah, kalian berdua nggak akan pernah bisa bersama. kecuali kalau kamu dilahirkan lagi didunia yang berbeda." kata JB sambil menghempaskan tangan yoo jin.


"di dunia ini ada hal yang nggak bisa disatukan, contohnya seperti minyak dan air. batas yang nggak akan bisa ditaklukan oleh perasaan. manusia dan kami nggak bisa bersatu! jadi kalau kamu benar - benar ingin melindungi hye mi, pergi saja pelan - pelan dari kehidupannya." kata JB.


"kami? apa sih maksudmu? kenapa kamu bicara seakan kamu itu bukan manusia?" kata yoo jin.


"karena memang bukan! kamu nggak tau apa - apa tentang hye mi ataupun soal kami." kata JB.


JB kemudian pergi meninggalkan yoo jin, saat berjalan JB kaget melihat sam dong ada di depannya.


"maaf, aku nggak sengaja mendengar ucapanmu dan yoo jin." kata Sam dong


JB tidak menghiraukan ucapan sam dong, dia berjalan melewati sam dong.


( hye mi, kupikir kalau kita bisa bertemu, kita bisa membuka lembaran baru. kalau kita masih menyimpan perasaan satu sama lain, kita pasti bisa mulai lagi dari awal. tapi sekarang aku tersesat! aku nggak mengerti apa yang semua orang katakan padaku, semuanya sangat membingungkan. aku cuma ingin tinggal disisi mu! cuma ingin bersama mu seperti biasanya.) gumam yoo jin.


Dirumah hye mi;


"apa hye mi masih dikamarnya?" tanya ayah hye mi.


"iya, dia belum keluar dari kamarnya sejak pulang kerumah. aku sangat khawatir kalau terjadi sesuatu lagi padanya." kata ibu hye mi.


"hmm, mari kita tunggu dan lihat saja nanti nya bagaimana." kata ayah hye mi.


Hye mi hanya menangis dan terus menangis di dalam kamarnya.


"sayang, ibu masuk ya!" kata ibu hye mi memasuki kamar hye mi.


"mau sampai kapan kamu begini? sini, biar ibu lihat wajah cantikmu itu. kata baek hee kamu diam terus dirumah, bahkan saat bersamanya juga. ayolah bangun dong hye mi, kami semua menghkhawatirkanmu." kata ibu hye mi.


"maaf ibu, kalau aku membuat kalian khawatir." kata hye mi.


"biar kulihat putri ibu yang cantik yang sudah digantikan oleh si itik buruk rupa ini. jangan didalam kamar terus, keluarlah atau lakukan sesuatu. kamu akan merasa lebih baik setelah kamu menghirup udara segar!." kata ibu hye mi.


"baiklah ibu." kata hyemi.


ibu hye mi keluar dari kamar hye mi, dan hye mi pun pergi jalan - jalan diluar.


"hye mi sedang mengalami masa yang benar - benar sulit. mungkin seharusnya kita memberitaunya lebih awal kalau dia nggak bisa bersama - sama dengan manusia. dengan begitu hye mi bisa lebih melindungi hatinya." kata ibu hyemi.


"meskipun dia sudah tau, hye mi mungkin akan tetap menyukai laki-laki itu." kata ayah hyemi.