My Cool Ketos My Husband 2

My Cool Ketos My Husband 2
Orang gila



Setelah sampai rumah. Ada anak titisan orang gila yang sedang main gitar sambil menggoda gadis-gadis yang lewat di depan nya.


"Sok ganteng banget dah tuh bocah, " gumam Nadia.


"Gantengan gua, " sambung Rafael.


Nadia menunjukkan ekspresi aneh nya ke Rafael, bukannya mikir, Rafael malah kesenengan. Sebenarnya Nadia malas kalau bertemu dengan orang gila itu, tapi yasudahlah orang dia juga bagian dari keluarga.


"Assalamu'alaikum, " ucap Nadia berjalan masuk ke dalam rumah.


"Eeehh KAKAK!" teriak orang gila.


"Iyaaa ada apaaa?" tanya Nadia lembut (sebenarnya nahan amarah)


"Ntar dulu, main masuk aje.. mana ponakan ku yang super duper lucu kaya mochi.. " kata orang gila yang berjalan ke depan kereta kecil yang di bawa Nadia.


"Omg ganteng banget ponakan nya om.. mirip persis ganteng nya, putih nya, rambut nya pula bule, bibir nyaaa... beuuhh ganteng lah pokonya.. " kata orang gila banyak drama.


"Emang lu ganteng?" tanya Nadia.


"Yaiyalah ganteng ya kali gak ganteng, kalo gue gak ganteng terus dari mana gen nya berasal?" tanya balik orang gila itu.


"Mon maaf buaya darat ini anak nya Om Firza bukan anak mu.. " jelas Nadia.


Orang gila itu hanya diam, melihat kedua pasangan suami istri itu masuk ke dalam.


***


Di dalam rumah.


Saat ini rumah itu sedang di penuhi para makhluk astral yang entah dari mana muncul nya. Padahal setelah Nadia menikah hanya ada tiga makhluk tapi sekarang ada banyak, di tambah ada dua tuyul.


Keluarga Nadia saat ini sedang makan malam bersama di luar sambil menikmati angin malam yang sangat dingin, sampai-sampai Tante Frizzy, nenek Patmi, Nadia, dan Mama Nanda masuk kembali ke dalam rumah saking dingin nya. Mereka berempat melanjutkan makan di dalam rumah saja.


Sedangkan bapak-bapak yang gak bisa milih tempat, makan dengan santai nya, tanpa dosa.


Setelah selesai makan. Kini mereka ada di ruang keluarga, menonton TV, ngobrol, main HP, main sama si kembar dan lain-lain.


Saat ini Nadia dan Maikel sedang bermain dengan si kembar. Setelah Tante Frizzy menyusui mereka berdua.


"Ciiluuukkk.... baaa... "


"Ciiluuukkk baaaa... "


Leo dan Leona tertawa bersamaan melihat wajah lucu yang di buat oleh Maikel.


"Oh iya mah, Tante Betly di mana? dia tau kan kalo ada Om Firza sama Tante Frizzy datang?" tanya Rafael.


"Oh iyaaa... Mama lupa kalo Mama punya adik satu lagi, " kata Mama kelupaan.


"Astagfirullahalazim, gini ni ya kalo punya anak pertama perempuan, lupa nya tuh persis banget kayak bapak nya, " kata Nenek Patmi.


"Idiihh, Mama nya juga lupa kan kalo Betly gak ada, Sama-sama pelupa tapi gak mau ngaku, " kata Mama Nanda berdiri dari duduk nya hendak mengambil ponsel yang di pegang oleh suami nya itu.


"Eehh ngelunjak, " kata Nenek Patmi kesal sambil melihat langkah Nadia yang pergi dari samping nya.


"Gak anak gak emak nya sama-sama gak mau kalah, " kata Nadia.


Seketika ekspresi Ayah Marcell, Rafael dan Kakek Endi saling melihat satu sama lain. Entah karena duduk di sofa yang sama atau karena perkataan Nadia barusan.


Gak anak gak emak katanya? - batin Kakek Endi.


Sama-sama gak mau kalah katanya? - batin Ayah Marcell.


..... padahal dia sendiri mirip sama mereka berdua.. - batin Rafael.


Begitulah kira-kira perkataan mereka tentang Nadia, Mama Nanda dan juga Nenek Patmi.


Setelah hampir 10 menit. Ada yang mengetuk pintu rumah mereka dengan tidak sabaran nya.


"Iyaaa sebentar, " kata Mama Nanda membukakan pintu.


"HALLOOO EVERYWHERE... " satu lagi orang gila datang ke rumah.


"Jangan teriak! berisik! malu di denger sama tetangga, " kata Mama Nanda mengucap wajah orang itu.


Mereka berdua pun masuk ke dalam. Orang itu adalah Betly Nusyrandi yang belum nikah, masih ngejomblo, jarang pulang ke rumah, gak mau kerja, suka keluyuran tengah malem... (BOHONG GUYS BOHONG)


*Betly: Astagfirullahalazim🙁*


*Author: AHAHA 😈*


"Lu datang-datang udah ngajak ribut, " kata Om Firza.


"Eh mon maaf bapak, gak ada yaa, saya capek.. " kata Tante Betly duduk di sofa sambil meminum minuman orang tanpa izin pula tuh.


"Eh Nadia... lu mau kapan ngasih bayi ke dua orang tua ini? kasian katanya pen cucu, " tanya Tante Betly.


Tak...


"Aduh sakit woy, " kata Betly yang kaget tiba-tiba kening nya di sentil oleh Kakaknya sendiri Nanda.


"La lu la lu... aku kamu ngapa, gak liat itu ada Leo sama Leona... mikir dikit napa sih lu, " kata Nanda.


"Yaelah, elo sendiri juga sering kali ngomong lo gue, " kata Betly.


"Iya emang sering, tapi engga di depan anak kecil, daaannn pertanyaan lu itu kebalik, Nadia sama Rafael masih sekolah, harusnya kita semua yang nanyaa... "


"Nanya apaan?" tanya Betly.


"KAPAN LO NGASIH ANAK?" tanya seluruh orang ke Betly.


"KAPAN LU NIKAH?"


"MANA CALON SUAMI LU?"


Bahkan orang tua mereka pun ikut-ikutan ngomong Lo Gue ke Betly karena saking kesal nya. Betly hanya diam saja. Lalu dia langsung pindak topik pembicaraan.


"Kak Marcell, gimana kabarnya Fauzan?" tanya Betly ke Ayah Marcell.


Yah guys kita di kacangin - batin semua orang kecuali Marcell.


"Fauzan? siapa ya?" tanya Marcell.


"Setdah punya kakak ipar gini amat, itu adik muu bapaaaakkk.. " kata Betly nahan marah.


"Sayang, emang aku punya adik yang namanya Fauzan?" tanya Ayah Marcell ke istri nya.


"Anj*r sayang... aduh aahh sayankk.. " kata Betly iri.


"Kasian gak punya ayank.. " kata Nadia.


"Emang lu ada?" tanya Betly.


"Ya adalah... " kata Nadia menghampiri Rafael kemudian memeluk nya bagai suami istri sesungguhnya.


"Eh iyaa, gue lupa kalo tuh bocah dah nikah, " gumam Betly.


"Ayank mau makan anggur nggak?" tanya Mama Nanda manja.


"Astagfirullahalazim, jujur nih rumah udah kemasukan apaa.. " kaya Betly melihat ke sekeliling ruang keluarga.


"Mangkanya jangan terlalu jual mahal dong ke cowok, waktu itu udah ada yang serius, lu nya yang nggak mau, " kata Tante Frizzy.


"Zy lu jangan ikut-ikutan dong... mentang-mentang dah punya suami terus udah punya anak kembar jugaa.. " kata Betly.


"Ups, sorry.. "


"Iihh nyebelin banget deh.. "


Betly melihat ke sekeliling nya, banyak yang sudah ada pasangan hidup kecuali dirinya sendiri yang masih single parent. Saat dia melihat di samping Nadia dan Rafael yang sedang saling gemesh itu ada dua orang tua yang berumur 60 tahunan yang sok romantis.


"Setdah nih orang tua... inget umuuurr emaakk bapaaakkk... " kata Betly ke orang tua nya.


"Cari jodoh sana, Mama sama Ayah emang setiap hari kayak gini kok... yah sayang, " kata Nenek Patmi yang tak mau kalah romantis nya.


"Iyaaa.. " kata Kakek Endi menyuapi istri nya buah anggur.


"Ya ampun... Kak Nanda sama Kak Marcell masih mending umur mereka 40 tahunan... masih bisa di maklumi, karna masih ada anak satu yang belum nikah... lah kaliaaann... ckck.. " kata Betly.


"Lebih ke menjijikkan... " lanjut nya. Dan tanpa aba-aba...


Plakk..


Prang..


Wajah Betly di lempar teplon dari atas meja oleh Mama Patmi dan juga Ayah Endi.


piiiippp... piiippp.. piiippp.. - batin Betly.


note : di sensor demi kenyamanan pembaca.