
"Yank, pipi kamu gemoy banget sih, jadi pen ku gigit!"
"Au.. Hwaaa, yank!" Nadia menampar wajah Rafael pelan. Sedari pulang kuliah dia sudah pasrah menyerahkan tubuhnya ke Rafael.
Sesekali Rafael mencium nya tapi laki-laki itu menggigit pipi gemoy Nadia pelan-pelan.
"Awhh.. sakit tau!"
"Iya maaf sayang!"
"Kiss aja kiss.. "
"Gak mau!"
*cup
Tanpa aba-aba Rafael langsung saja mengecup singkat bibir Nadia.
"Udah ahh mau mandi!"
"Mandi bareng yuk.. "
"Enggak!"
"Yaaah gak seru dong.. "
Jam 7 ini, Rafael mengajak Nadia pergi sebentar dan meninggalkan Nadia di tepi jalan.
"Ini kemana sih suami ku bestie? ngajak jalan tapi orang nya ilang!" Nadia berbicara sendiri saja melihat ke sekitar nya sampai saat dia menoleh kebelakang dan terkejut melihat Rafael yang datang dengan sebuah boneka Stitch!
"Aaaaaa gemoy!"
Nadia langsung mengambil boneka itu dan kesenengan sampai begitu girang membuat Rafael tersenyum.
"Makasih ayank nya akuuu.. "
"Yuk pulang!"
Saat sampai di mobil, Rafael masuk terlebih dahulu dah membuka pintu Nadia dari dalam.
"Masuk!"
Nadia malah terdiam sambil menyembunyikan setengah wajahnya yang bahagia di balik boneka. Membuat Rafael tiba-tiba memotret nya.
cekrek..
***
Jam 20.00
"Ayank makan!" panggil Nadia. Rafael memperhatikan istrinya yang belum mandi tapi sibuk menyiapkan makan malam untuk dirinya.
"Sayank mandi dulu!"
"Bentar yank, ini susu hangat nya.. "
Rafael duduk di meja makan yang sudah tersedia nasi goreng dan tak lama susu coklat nya datang. Nadia ingin mengambil nasi untuk Rafael tapi Rafael menahannya.
"Aku bisa sendiri, kamu mandi!"
"Oke, " Nadia segera berjalan ke kamar untuk ke kamar mandi kamar.
Setelah selesai, Nadia keluar saat dia tau kalau Rafael tidak makan dan malah meletakkan berkas di meja makan membuat Nadia bingung sendiri.
"Kamu gak makan? Aku udah selesai mandi lho, " tanya Nadia.
Rafael yang sibuk sedari tadi membolak-balikan kertas mendengar suara istrinya nya dia menengok.
"Yuk makan!"
Nadia terdiam, Rafael mengambil piring dan sendok lalu mengambil nasi untuk istrinya juga dirinya.
"Kenapa gak makan duluan?" tanya Nadia, Rafael tersenyum.
"Aku kan punya istri mau di jadiin teman hidup, teman yang nemenin aku makan, ngobrol, cerita, ketawa, nangis, bukan di jadiin pembantu kalau aku makan duluan berarti aku laki-laki yang tidak punya sopan santun, masa istri nya masak suami nya makan duluan, istri nya makan belakangan? Gak adil lah! Kayak makan makanan sisa. " jelas Rafael.
"Makan sayang!"
"Iya.. "
Meskipun sudah jatuh cinta berulang kali, tetap saja jantung mereka berdetak tak karuan ketika mendengar kata-kata cinta.
***
Nadia menunggu Rafael yang sedang membeli susu coklat yang habis untuk di stock. Nadia sedang memakai headset untuk mendengar kan lagu di balkon kamar, dia melihat pemandangan dari atas. Terlihat jalanan yang ramai akan orang lewat.
Tak lama, ponselnya berdering. Dia melepaskan headset nya dan mengangkat telpon itu.
*Naila*
"Haloo.. "
Rafael yang baru pulang dari minimarket, segera menyimpan susu itu ke lemari nya dan menyusul Nadia yang ada di kamar.
cklek
"Sayang?"
"Udah ah, aing resek sama lo lama-lama!"
Sudah lama mereka telfonan, sampai-sampai Nadia tak sadar kalau ada Rafael di belakang nya.
"Udah ah capek, mau ke ayank aja"
"Alah ayank ayank ayank, UANG! YANG GUE MAU UANG BUKAN AYANK! SETAN AYANK!"
"Lah kok ngamuk?"
"Sadarlah wahai bestie, gue belum nikah! sudahi bucinmu ketika sedang denganku.. "
Nadia tertawa. "Ya udah. Good night Naila.. Assalamu'alaikum"
"Waalaikumsalam"
tuutt..
"Udah telponan nya?" tanya Rafael membuat Nadia kaget dan hampir melempar ponselnya.
"Astagfirullah! Ih kamu! Bikin kaget aja!"
"Lagian asik banget... siapa tadi?"
"Naila, "
"Oh, gimana kabarnya?"
"Baik, katanya dia jadi mahasiswi teladan di sana.."
"Hah? Gak salah denger nih? perasaan di SMA dia langganan ruang kepala sekolah, "
"Ahaha, gak tau juga sih.. tapi ya syukur lah Naila bisa ceria lagi kayak biasanya.. "
Rafael mengangguk. "Tidur yuk, udah malem, "
"Ayoo, "
***
...ARRRGGGHHH...
...anjer...
...SAYA IRI SAYA BILANG!!! ...
...GAK PUNYA PACAR ADA NIAT BIKIN EPS BUCIN...
...F*CK...
...😠😤...
...*ada yang nanya, Author sehat? ENGGAK!! ...