My Cool Ketos My Husband 2

My Cool Ketos My Husband 2
Akhir Cerita Bukanlah Akhir Kisah



Minggu pagi ini, sekitar jam delapan pagi. Di Cafetaria yang menjadi favorit semua orang di hari Minggu. Kumpulan ibu-ibu komplek salah satu nya untuk mengenang masa-masa muda.


"Mana makanannya? gue udah nunggu nih dari tadi" ucap Cindy.


"Sabar napa neng, ya ampun! perasaan baru datang deh udah minta mana makanannya, " ujar Syaila yang sedang menyusui bayinya.


"Enak ya kalo punya badan bagus, udah ngelahirin anak kembar aja badan tetep bagus, " kata Diana.


"BIASALAH!" sahut Cindy.


Mereka tengah berkumpul di salah satu Cafetaria.


"Bundaaa, liat Sandra nyaaaa, " adu seorang anak laki-laki yang bernama (Samuel Grozadian Ryan).


"Kenapa sayang?" tanya sang ibu--Nadia.


"Sandra kenapa?" tanya Nadia.


"Sandra, ambil boneka baby, " jawab Samuel.


"Aduh, maaf ya kak, Sandra pinjem boleh kan?" kata Diana.


"Main sama-sama ya, " kata Nadia mengelus rambut putra nya.


"Tapi Bun..."


"Kakak.." kata Nadia lembut.


Samuel menghembus nafasnya kasar. "Ya udah deh, tapi harus main bareng sama baby, " kata Samuel sedangkan Sandra masih ketakutan karena Kak Samuel tiba-tiba mengadu kepada ibunya.


"Sandra.." panggil Diana pada anaknya (Cassandra Triyansya Ferdiansyah)


"Iya kak, maaf ya tadi, " kata Sandra sedikit takut.


"Iya, ayoo main lagi sama baby, " kata Samuel menghampiri Sandra dan menggenggam tangan nya.


Samuel dan Sandra pergi dari tempat mereka. Mereka berdua segera bergabung kembali dengan teman-teman mereka yang tengah bermain di taman bermain bersama ayah mereka.


"Masih di panggil baby aja nih adiknya?" tanya Syaila pada Nadia.


"Yaaa mau gimana lagi, udah berapa kali di kasih tau jangan panggil baby, eh, dia nya gak mau nurut, " jelas Nadia.


Yang di maksud oleh Nadia, adalah anak keduanya yaitu (Jeslyna Sea Ryan) yang baru berumur 2 tahun. Sedangkan Samuel berumur 7 tahun.


"So sweet banget sih El, jadi pengen punya anak lagi deh, " kata Cindy.


"Ya udah sana bikin satu lagi, " kata Syaila tertawa.


"Sembarangan Lo! anak gue aja baru 3 tahun, main bikin lagi aja, santuy lah jangan buru-buru, " kata Cindy menolak.


"Oh... mumpung body masih bagus ya..." ejek Diana.


"Aaaa bacot lo!" kata Cindy malu.


"Ahahaha.." mereka berempat tertawa.


Di saat mereka semua tengah tertawa. "GUYS! SORRY GUE TELAT! BIASALAH ARTIS DATANG SUKA PALING LAMBAT..." teriak seseorang dari pintu masuk cafe.


Mereka semua segera menengok ke arahnya. Ternyata itu Naila, Jeremy dan.... anaknya (Algrafi Dinayaksa) yang baru berumur 2 tahun.


"Kemana aja lo? lama amat dah..." tanya Syaila.


"Hmm, emang beda ya kalo artis mah, " sungut Cindy.


"Biasalah! tadi gue harus ke Dokter dulu di suruh sama Mamah Mertua buat meriksa kandungan..." kata Naila langsung duduk. Sedangkan Jeremy membawa putranya untuk bermain bersama teman-teman yang lain.


"Anj*y udah ngisi lagi aja Lo, perasaan anak pertama baru 2 tahun, udah main isi aja, " kata Syaila.


"Yee, gue gak mau kalah kali sama Cindy, turun menurun kembar terosss..." kata Naila tertawa.


"Yee namanya juga bawaan Gen dari bapak..." kata Cindy.


"Tapi untung sekarang kedua anak Lo perempuan, biasanya juga cowok, " kata Nadia.


"Gue mah emang beda ya mon maaf, " kata Cindy sombong.


"Udah kumpul semua nih?" tanya Rafael dibelakang Nadia.


"Belum! Fauzan sama Tina belum dateng, " jawan Diana.


"Beuh, lama... ngaret! kebiasaan dah dua anak itu... " kata Fauzi.


"Sabar ngab!" kata Nadia.


"BUNDA! AYAH!" teriak Samuel. Sontak semua orang yang sedang berkumpul di meja segera menoleh ke arah Samuel yang berteriak.


"Liat! Baby bisa jalan!" teriak Samuel senang.


"Emang lo pikir pertumbuhan anak perempuan gue telat? enak aja! emak nya nih! jangan sembarangan ngomong!" kata Nadia menepuk dadanya sendiri.


"Iya deh, buat Nadia... yang suka ngajarin anak-anak nya, empat sehat lima sempurna.. " kata Diana. Alvin datang dan mengambil alih anak nya yang masih bayi. (Aurora Calista).


Nadia hanya mengangguk. Rafael menggendong Sea, sedangkan Alvin seperti biasa menempel pada Nadia.


Mereka bersepuluh plus anak mereka yang author sendiri lupa ada berapa. tengah berkumpul di satu meja panjang. Sambil menikmati makanan dan minuman yang mereka pesan.


drrtt drrtt drrtt..


Tiba-tiba ponsel Fauzi berbunyi. Di saat seperti itu istri nya Diana, dia mengangkat telpon tersebut karena Fauzi sedang makan bersama anak nya.


"Halo"


"Halo zii, sorry gue gak bisa dateng, gue lagi di Bali sama bini sama anak gue... biasalah bini gue ngidam nya ekstrim, "


"Anjir lu! kita semua udah nungguin kalian berdua.."


"Eh? ini Diana? owalah sorry Din, tapi gue gak bisa... maaf banget!"


"Iya-in, semoga ngidamnya semakin banyak dan Lo kecapean"


"Ucapan adalah doa"


"Amin"


"****** malah di Aminin"


"Bodo! bye!"


"Sekali lagi maaf ke semuanya..."


tuutt tuutt tuutt..


"Siapa sayang?" tanya Fauzi.


"Kakak kamu, katanya dia gak bisa datang, Tina ngidam pengen ke Bali, " jawab Diana sambil meletakkan ponsel ke atas meja.


"Hem, ngidam lagi, perasaan kandungan baru sebulan deh, " kata Syaila.


"Tau, perasaan gue duluan deh yang hamil, " kata Naila mengelus perut nya.


"Eh, gue lupa, udah berapa bulan?" tanya Nadia lupa.


"lima bulan sayang, " jawan Naila lembut.


"Ooh, sehat-sehat!" kata Nadia sambil mengelus perut Naila.


"Iya Nadiaaa..." kata Naila tak bisa berkata tidak.


"Hmmm" Nadia mengangguk.


****


Samuel Grozadian Ryan (Nadia-Rafael)



Jeslyna Sea Ryan (Nadia-Rafael)



Cassandra Triyansya Ferdiansyah (Diana-Fauzi)



Algrafi Dinayaksa (Naila-Jeremy)



Aurora Calista (Syaila-Alvin)



Enjelyna Alexander Athelenia & Anjel Alexander Athelenia (Cindy-Nathan)



Raden Ryuna Meisya Ferdiansyah (Fauzan-Tina)



...TAMAT...