
Tim basket mulai latihan, banyak nya anak kelas 10 mereka harus kerja ekstra untuk melatih mereka semua. Anak kelas 11 sudah mulai bebas mau main, diem aja atau membantu senior melatih junior nya.
Nadia, Cindy dan Femmy sedang duduk santai memainkan bola basket di tangan nya. Melihat laki-laki terus bermain ke sana ke sini. Nadia melirik ke samping kirinya.
Ada OSIS.... merepotkan...
"Haah bosen, " kata Femmy membuat Nadia sedikit tersentak kaget.
"Cabut yuk, " kata Femmy.
"Yakin lu? gak akan izin dulu gitu?" tanya Cindy.
"Ck, kayak yang gak pernah bolos aja lu, sebentar doang, " kata femmy.
"Hemm, gue mah ikut aja sih, menurut lu gimana nad?" tanya Cindy.
"Gue mah ngikut, " kata Nadia kembali memainkan bola.
"Oke kalo gitu bentar ya, " kata Femmy sambil berdiri pergi.
"Mau kemana tuh?" tanya Nadia.
"Ngajak yang lain mungkin, " kata Cindy.
"Lah lah... cuy, dia ngomong dong sama salah satu cowok, " kata Nadia kaget.
Cindy yang tak kalah kaget nya dengan Nadia hanya melotot dan melihat ke arah Nadia berkali-kali.
Tak lama, Femmy kembali. "Ya odah ayoo.. ngapain juga kalian masih diem-diem baee, " kata Femmy.
"Lo ngomong apaan tadi?" tanya Cindy.
"Bilang kalo kita mau tour ekskul buat nyari inspirasi, siapa tau adaa, " jawab Femmy.
"Nyari inspirasi, emang ku pikir kita ini ngegambar?" tanya Nadia.
"Ya enggak... tapi adalah, " kata femmy malas menjelaskan.
"Oke kalo tour ekskul, kita mau kemana dulu?" tanya Cindy tiba-tiba semangat.
"Ke tabog dulu yuk, laper gue, " kata Nadia.
"Nah kebetulan gue juga laper, " kata Cindy.
"Gue ikut, " kata Femmy.
***
Ekskul Tabog (tataboga)
Di sana Nadia dkk hanya makan, makan, makan dan makan.
"Mmm.. Delicious.. "
"Ngeunahh, "
"Bikinin popcorn dong, "
"Caramel, "
"Gue mau asin aja... "
"Aku juga samaa... mau duaa, "
"Aku gak usah banyak-banyak mau empat baskom aja, "
Di sisi lain. Para senior tabog.
"Siapa yang ngizinin mereka masuk?"
"Para OSIS kak, "
"Kenapa gak dibilangin jangan di suruh masuk, "
"Tadi udah, tapi kata Kak Putra masuk aja, "
"Oh, "
.
.
.
.
.
Ekskul Animal lovers
"Anjayy ada jangkrik, "
"Wiihh olaarrr... Ssssssssss... "
"WEH WEH WEH TOLONGIN WEH!!! GUE DI ISAP SAMA GURITAAAAA.... "
"Hah? siapa?"
"Weh nad, bukannya diam aee bantuin napa.. kasian nih si femmy walau gua juga gak mau nolongin tapi gue gak tegaa!!"
"TARIK TARIK TARIKKKKK!!!"
"1... 2...3....TARIIIKKKK..."
"Mmm... Guaa di sedot mmmmm... "
Pluk (bebas)
Gdubrakk (rak jatuh)
"Aaahhh MUKA GUE ITEEMMM... "
"AHAHAHAHAHAHA... "
"GUYS, TOLONGIN AENG, AI NYANGKUT!!"
"Weh tolongin Nadia weh, "
Senior Animal lovers sedang berdiskusi.
"Kapan mereka masuk?"
"Mm 3 menit yang lalu, "
"Siapa yang izinin?"
"Gak ada, mereka langsung main masuk aja, "
(Para senior tarik napas panjang)
"Meresahkan, "
.
.
.
.
.
Ekskul Futsal
"AYOOO AYANK AAAYOOOO SEMANGAT AAAYANNGGGG"
"Ngasih semangat ke siapa sih dia?"
"Gak tau, "
"Pacar nya kan lagi duduk di bangku, nyemangatin siapa coba?"
"Gak tau, udah makan aja, mumpung di traktir sama cowok Futsal, "
"Wokeh, "
.
.
.
.
.
Ekskul musik. (Anggap aja suara nya)
(Suara drum)
Jeng jeng jeng jeng jeng... jrengg... (Suara gitar tapi gak ada melodi)
"Kcak kcak kcak kcak kcak... " (ceritanya Cindy main kecapi tapi gak tau caranya jadi asal aja)
"Na na na na na na na, " (Ceritanya Femmy lagi nari tarian bali kecak)
"Ngapain mereka di sini?"
"Ngerusak peralatan musik, kebetulan kita kurang dana, "
"Oh, "
"Btwe kapan mereka datang?"
"..... 30 detik yang lalu, mungkin, "
"Mm, "
"Kak Bintang di panggil sama Pak Yohendra, "
"Okee... "
"Apa katanya?"
"Katanya usir mereka... tapi aku orang nya gak tegaaannn... "
"OH BINTANG BINTANG... BINTANG DILANGIT DI TAJONG NGAJURALIT... " (Nadia main piano sambil nyanyi)
Kak Bintang merasa terpukul. "Usir mereka, "
"Oke, " (Bawa pistol beneran)
"Heh, bawa apaan tuh?"
"Pistol, katanya usir, "
"Jangan... Pake sneper punya gua, "
"Napa gak dari tadi, "
"Lupa, "
1...2...3...
Dorr
Dorr
Dorr
Dorr
"KABOOOORRRRRR"
"Misi selesai, "
Penghuni ekskul musik tos sudah mengusir hama.
.
.
.
.
.
Ekskul Renang.
Byurrr (suara air di masuki syaiton)
"Waahh lontong lontong... Gua kelelep... " kata Nadia meminta pertolongan.
"Bacot lu! air gak sampe dada lu, kelelep dari mana cerita nya coba, " kata Cindy dengan ekspresi anehnya.
"Iihh kamu megang dada akuuh... " kata Nadia menutupi dadanya dengan kedua tangan.
"Engga astajim.. " kata Cindy sedikit menaikan suaranya.
"Oh engga, "
"Nggak! Enak aja lu! gua juga punya, "
"Bh kamu nomor berapa?" tanya Femmy tiba-tiba datang dan menarik ujung kain milik Cindy.
"G*bl*k malah nanyain Bh.. " kata Cindy menekan-nekan wajah Femmy masuk ke dalam air.
"Puaahh.. masuk mulut... " kata Femmy.
"Sya, anduk sya " kata Nadia mengulurkan tangan nya.
"Ini... " kata Syaila.
"Din.. Anduk woy andukkk... " kata Femmy untuk mengelap wajah nya.
"Kalem ngapa, ini juga lagi di ambilin, " kata Diana terpaksa jadi pembantu mereka bertiga.
"Pacar lu meresahkan bro, " kata Rizky bisik-bisik.
"Maklumi, " kata Rafael.
Setelah beberapa menit bermain di kolam. Nadia dkk pergi ke ruang ganti wanita untuk kembali memakai baju ekskul mereka dan pergi.
"Bye bye, para penghuni... " kata Nadia dkk melambaikan tangan.
"Dadah ayankk.. " kata Nadia ke Rafael sambil melambaikan tangan.
Rafael yang melihat pun ikut melambaikan tangan namun agak lambat, antara bingung dan harus bagaimana dengan sikap istri nya yang seperti orang kerasukan syaiton yang sedang mau meresahkan masyarakat sekolah.
***
Kembali ke ekskul basket. Lapangan.
"Assalamu'alaikum guy, "
"Wih asik... yang nyari inspirasi gerakan baru dateng juga, " kata Cesta teman Nadia dkk di ekskul.
"Hah?" gumam Nadia bingung.
Nadia dan Cindy saling melihat. Jadi ini adalah maksud dari inspirasi yang di maksud Femmy? Kurang ajar, gak ngasih tau! Au ah ngambek hmph.
"Oh iya dung, " kata Femmy.
"Oke, karena kalian bertiga udah balek, tunjukin skill kalian ke junior-junior kalian... " kata Andri.
"Hahahhah... Eh?.. "
"Tunjukkin sana, "
"........... "
"Kok diem? ayoo ke lapangan, "
"Lagi ngomongin apaan sih Femmy sama Andri?" tanya Nadia berbisik ke Cindy.
Cindy melihat Femmy dan Andri tepat di belakang Cindy dan Nadia.
"...... gak tau, " jawab Cindy simpel.
Saat Nadia dan Cindy duduk di bangku yang ada. Tiba-tiba Cesta datang.
"Weh, ngapain kalian duduk... sana ke lapangan, tunjukkin skill kalian ke adek-adek kelas, " kata Cesta.
"Maksud lu apa sih?" tanya Cindy.
"Tau nih... sok asik banget si naget piesta, " kata Nadia.
".... nama gue Cesta bukan piesta,, mana di tambahin naget lagi, " kata Cesta.
"Bodo, " kata Nadia.
"IYA IYAAA OKEE... EEUHHG NYEBELIN BANGET SIH LU!" teriak Femmy.
Femmy tiba-tiba saja sudah ada di hadapan Cindy, Nadia dan Cesta dengan wajah di tekuk dan bergumam aneh (padahal dia sedang mengutuk Andre yang memaksa nya menunjukkan skill)
"Kenapa lu?" tanya Cindy.
"Ada apa?" tanya Nadia.
"Kita bertiga di suruh sama si cowok aneh buat main basket di lapangan, sekarang!" kata Femmy.
"Cowok aneh?" gumam Cindy.
"Panas.. " kata Nadia.
"Gue juga tauu, tapi di paksa tuh, " kata Femmy.
"Haahh.. Oke.. Ayoo Cin, kita main basket bertiga, " kata Nadia.
"Oke, " kata Cindy.
Mereka bertiga ke lapangan. Anak-anak kelas 10 dan 11 yang mengobrol langsung melihat ke arah lapangan.
Nadia, Cindy dan Femmy yang sedang malas mengubar-ubar kelincahan mereka soal basket, memulai permainan dengan dasar-dasar dan juga agak lambat.
Setelah 1 jam bermain. Mereka akhirnya selesai. Dan penonton bertepuk tangan melihat mereka bertiga.
Mereka kembali ke bangku untuk istirahat. Andre dan Cesta datang.
"Wih asik juga kayaknya tuh, kaloo aja gue jadi lawan kalian, makin asik kayaknya, " kata Andre.
"Brisik lu!" kata Femmy melanjutkan minum nya.
"Haus banget ya neng, " kata Andre.
"Bisa diem gak sih lu! gue mau minum aja di kritik, males gue lama-lama, " kata Femmy memutar bola mata malas nya.
"Ih ya santai dong, " kata Andre terkekeh.
"Cin, Nad, gue ke sana dulu ya... " kata Femmy menunjuk ke sembarangan tempat untuk menjauh dari Andre.
"Oke, " kata Cindy.
"Oghey, " kata Nadia mengacungkan jempol.
Cindy menyenggol tangan Nadia. "Apa?" tanya Nadia melihat Cindy.
"Liat tuh si manusia bucin, selama tiga tahun penuh ngebucinin orang yang sama, tapi sayang kena friendzone, hihihi, " kata Cindy terkekeh pelan.
Jlebb
Andre masih it's ok dengan omongan itu. Tapi....
"Yang lebih parah yah cin... Femmy nya udah punya pacar, " lanjut Nadia terus menganga sampai Andre melirik Nadia singkat.
"Ahahaha, mana gak bisa di lawan lagi... kan OSIS, " lanjut Cesta.
"Bener banget cess... " kata Nadia tertawa bersama Cesta dan Cindy.
Gue punya temen kok nggak ngedukung banget ya, yang satu ngomongin sampe mental, satu lagi sampe batin.... punya temen curhat tapi kelakukan kayak gitu jadi pengen di masukin ke sumur, - batin Andre.