Meet You Again

Meet You Again
Jodoh



...***Aku tak bertugas mencari dirimu....


...Aku hanya perlu terus memperbaiki diriku sebelum bertemu dengan mu....


...Mendoakan setiap langkahmu dalam menjemputku....


...Untukmu,...


...Nama yang tertulis di lauhul mahfuz untuk diriku...***...


...🍁🍁🍁...


Fatur on the way menuju kediaman Mey malam itu. Mereka berencana akan menghabiskan waktu menghadiri pameran di pinggir jembatan.


Tak perlu waktu lama sebuah, mobil Bmw milik Fatur kini telah terparkir di halaman rumah Mey. Tentu saja Wulan menyambut kedatangan Fatur dengan suka cita. Tergopoh-gopoh wanita itu maju ke teras dan melempar senyum lebar kepada calon mantu.


"Mau ngajakin Ibu jalan-jalan ya??" tanya Wulan menggoda Fatur.


"Eh---" Fatur serba salah. Ini nggak ada dalam rencananya bersama Mey.


"Nggak udah di hiraukan Nak Fatur. Biasalah, Ibu mu ini sedang mengidap penyakit cabe-cabean" sahut Ayah yang ikut ke beranda menyambut kedatangan Fatur.


"Iya, biar Ayah jejeritan Ibu kasih cabe beneran!!" gertak Wulan.


Ayah pun mendadak mingkem.


Senyum lega mengembang di wajah Fatur. Ternyata hanya gurauan. Dia nyaris mati gaya dan akan segera mengajak si Ibu jalan-jalan bersamanya.


"Hehehe, kirain beneran mau ikut jalan bu" celetuknya senyum-senyum.


"Si Ibu biar Bapak yang ngurusin. Kamu jinakin anak gadis Bapak aja ya." Ucapan Ayah menggelitik lidah Mey untuk ikut bicara.


"Ehem!!!nggak sabaran banget pengen dapat mantu."


Wanita itu kini hadir di hadapan Fatur.belakangan dia lebih sering menurunkan poni khasnya.membuat Fatur semakin menyukainya.entah mengapa poni itu sangat mengingatkan Fatur pada Mey yang kalem dan ceria.berbeda dengan tatanan rambut ketika Mey baru balik dari Jepang.dia nampak seperti orang yang berbeda di mata Fatur.


"Kamu kelamaan mikir.Ayah udah nggak bisa menyembunyikan ketertarikan Ayah sana Nak Fatur.huh!!Kamu nggak pengertian banget sama Ayah."Celoteh Ayah sambil menepuk pundah Fatur.


"Ya udah.Ayah aja yang buru buru nikah sama Fatur.Mey rela kok πŸ˜‰".jawaban asal Mey mengundang cubitan kecil dari sang Ibu.


"Hahahha..maaf Nak Fatur.belum di setel otaknya.jadi ngomongnya nggak ber akhlak begini".


Fatur ikut tertawa dengan ucapan Ibu.mereka memang keluarga yang ceria dan sederhana.sebenarnya Fatur sudah sangat di terima di keluarga ini.namun Mey belum merasa nyambung dengan Mega.kemarin saja ketika makan siang bersama Mey hampir nggak bisa menelan makanannya.


Kecanggungan masih sangat menguasai Calon mantu dan mertua itu.akan sangat aneh nantinya jika mereka harus terkumpul dalam satu ikatan keluarga.


"Ya udah nak Fatur...ajak jalan deh ni anak.kalo perlu di cuci otaknya biar waras kembali".


"Buuu!!!Emang Mey gila."Seru Mey dengan mata sedikit membesar.


Renyah tawa mereka terdengar manis di teras rumah.tak berapa lama pasangan itu pun meninggalkan kediaman Mey..


"Jangan pulang cepat ya!!kalo bisa di culik aja sekalian".Celoteh Ibu bercanda.


Mey menatap malu kepada Fatur.sebegitu humble nya emak dia sama cowok di sampingnya sekarang.si Ayah juga mulai ketularan Ibu.urat malunya mulai sedikit alot.jadi ngomongnya rada rada nggak pake rem sekarang.mereka malah terkesan menyerahkan Mey dengan suka cita kepada Fatur.


"Kenapa??".tanya Fatur yang merasakan tatapan dan lirikan Mey kepadanya.


"Jangan di pandangin melulu.aku bisa menepikan mobil dan menyelesaikan mu disini!!".


"😲😲😲😲😲"Mey terperangah dengan ucapan Fatur barusan.


"Hihihi 😁😁😁".


"Wuahh..!!aku benar benar sendirian sekarang".ujarnya membuang muka ke luar mobil.


"Sendirian gimana??babang tamvan mu ini di kemanain??kamu anggap apa sayang!!".


"Kamu berkhianat!!Kamu sudah satu kubu sama Ayah sama Ibu."Sahut Mey berlagak kesal.


"Kwkwkkwkkw"tawa renyah Fatur pun pecah.ada gitu pemikiran aneh keluar dari otak gadis di sampingnya ini.


"Diihh..seneng banget bang!!."sindir Mey.


"Hupfhh!!.enggak deh sayang.nih aku diem sekarang".


Namun tawanya masih terdengar di telinga Mey.


"Senang kamu ya..Enak kan Ibu sama Ayah aku udah klop banget sama kamu.lah aku malah masih canggung sama Mamah kamu".bibir manis gadis itu mendadak manyun.


"Hemm...tapi mamah beneran udah berubah lho sayang.dia selalu ngomongin kamu.kata Papah sih gitu".tak ingin senang sendiri Fatur mencoba membagi kebahagiaanya berama Mey.


"Aku tau ..tapi aku nya aja nih yang masih keki.maaf ya Tur..mamah kamu sudah bersedia mengajakku makan siang.bahkan sampe menjemputku ke kantor.nggak kebayang berapa pasang mata yang menatapnya waktu itu".


"Dan aku malah berusaha cepat cepat menyelesaikan pertemuan ku dengannya."ujar Mey lagi.


"Enakan bertempur kaya kemaren ya?,".ujar Fatur berseloroh.


"Hihi..".Mey hanya tertawa menjawab pertanyaan Fatur.


Jemari hangat Fatur menggenggam tangan Mey..seakan mengatakan its ok πŸ˜‰.


Suasana di pinggir jembatan sangat ramai malam itu.bahkan sekarang ada beberapa perahu berukuran sedang yang bisa di sewa pengunjung jika ingin menyusuri sepanjang sungai di suasana malam.


"Wuah...perahunya kerlap kerlip tur!!"Pekik Mey.dia seakan menjelma menjadi Mey remaja yang begitu sumringah dengan kemeriahan di sana.wajah inilah yang Fatur lihat di awal awal perjalanan mereka ke taman bermain beberapa tahun yang lalu.


"kwkwkkwk..kamu kaya Mey kecil.kurang piknik ya bu" Goda Fatur.


"Hehe...baru tau kamu??rute sehari sehari aku kan cuma Rumah, kantor ,cafe dan apartemen kamu.


"Lah kemaren di Jepang ngapain aja?!".


"Ya Banyak sih festival hiburan kaya gini.tapi aku terlalu sibuk mengasah otak di negeri orang.".


"Ya sudah.ayok plesir malam di sungai."


dengan sangat antusias mereka menaiki perahu wisata berdua saja.abang supir nya nggak usah di hitung ya πŸ˜‰.anggap aja tu abang supir perahu ibarat nun mati di antara idgham billaghunnah~~Ada tapi di anggap nggak ada 😁.


Euforia lonjakan kebahagiaan mereka semakin menggebu ketika firework mulai di nyalakan oleh pasangan pasangan lain yang memilih menghabiskan waktu bersama di pinggi sungai.mereka seperti dayang dayang yang sedang menyambut kedatangan pasangan Ratu dan Raja ini dari perjalan jauh.kwkwkkw πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ sorry guys..rada radaΒ  lebay.


"Mey...aku kan punya tempat tinggal sendiri.kalo nikah kan nggak bakal tinggal serumah sama mamah".Fatur mencoba bicara dengan pelan kepada Mey perihal pernikahan lagi.


Bukan maksud Fatur memangkas kebahagiaan Mey saat ini.namun ucapan Fatur memang memberi efek berkurangnya senyuman di wajah sang kekasih.


"Aku pengen ngerasain tinggal serumah dengan mamah kamu.".


WHAATTT!!!!😲😲😲.


"Hehehehhe...biasa aja muke nya bang!!".usap Mey pada wajah rupawan Fatur.hidungnya terasa sangat tajam ketika jemari Mey mengusap lembut wajah kekasihnya.


"Kamu benar benar menyukai tantangan sayang."


"Iya dong!!.Cuma pengen tinggal serumah selama beberapa hari kok."Sahut Mey lagi.


🌷🌷🌷🌷