ARICK THE MAFIA KING

ARICK THE MAFIA KING
Ep_90 (ENDING)



"HENTIKANNNNN" Arick


Di saat semua orang tengah fokus pada kegiatan di atas Altar tiba-tiba suara dobrakan pintu membuat mereka menolehkan kepalanya ke arah suara.


Benar saja terlihat seorang pria yang terengah-engah tengah menatap altar dimana ada seorang perempuan yang di cintai nya tengah menunggu sang mempelai pria.



Pria itu adalah Arick..ya tadinya Arick hendak ke kantor karena ada pertemuan penting dengan klien tapi di batalkan karena tak menemukan keberadaan Zizi juga anak-anak di rumah.


Tak perduli dengan tatapan aneh orang-orang Arick berjalan menuju altar dengan terburu-buru..astaga ekspresi nya itu loh kok kiyut.


"Astaga lihatlah betapa kacaunya anakku hahaha" tuan Jarred


Anda benar tuan besar..kasihan mister" Zemi


"Ck..sudahlah pertunjukan akan di mulai" Fiora


Di meja lainnya lagi juga terdengar krasak krusuk.


"Ya ampun bocah itu kasihan sekali di kerjain kaya gini baby" Gio


"Sekali-kali kan nggak papa" Alana


"Arick sorry" Gio komat Kamit.


"Awas macem-macem" Alana memelototi Gio


"Iya baby..maaf" Gio


Di meja lainnya lagi tepatnya meja Rey dan Laura.


"Yohooo pemeran utama kita sudah hadir..astaga pertunjukan akan di mulai sebentar lagi" Laura antusias


"Baby kenapa antusias sekali..astaga" Rey


"Kenapa by..kau mau aku melakukannya juga?" Laura


"Astaga nonono" Rey menjawab cepat.


Yang lainnya juga tak mau kalah krasak krusuk bahkan pengantin baru si Genie dengan suami nya ikut hadir memeriahkan acara pembalasan nya si Mahmud.


"Ziii hentikan honey" Arick semakin mendekati Zizi.


Sementara Zizi dia tersenyum manis melihat Arick menghampiri nya dengan wajah paniknya..astaga pemirsa dia sangat imut kalau sedang seperti ini awwww.


"Arick..kau datang?" Zizi


"Zizi please honey jangan menikah dengan pria itu kumohon.. aku sangat mencintaimu maafkan aku yang telah membuatmu kesal dan marah karena telah mengerjaimu kemarin maafkan aku.. kumohon honey batalkan pernikahan ini hiks aku tidak mau kehilangan mu dana anak-anak..aku sangat menyesal telah membuatmu marah" Arick menangis dan bersimpuh di hadapan Zizi dengan tangannya menggenggam tangan Zizi.


Zizi juga jadi terharu..astaga dia ingin menangis tapi jangan sampai nanti make up-nya luntur dia butuh di poles lagi.


"Jadi kau menyesal sudah memberikan lamaram kejutan untuk ku?" Zizi sambil menahan tawanya.


"Tidak..tidak seperti itu maksudnya honey..aku hanya aku..em..aku..ahhh money please batalkan pernikahan ini ya..aku mohon kau boleh mengahajar ku sampai mati tapi jangan menikahi pria itu..please honey" Arick


"Kenapa harus di batalkan.. aku hanya ingin menikah dengannya karena dia adalah pria terbaik untuk anak-anak dan juga diriku..aku sangat mencintai nya lebih darinya mencintai ku..aku tak mungkin menghancurkan kebahagiaan ku sendiri dengan membatalkan pernikahan ini" Zizi


"Hiks..honey please" Arick


"Jadi pengantin prianya sudah datang..bisakah kita mulai acaranya tuan..nona sekalian?" pendeta.


"Bisa pak pendeta silahkan di mulai acaranya" Zizi


"Honey please jangan menikahi pria itu ku mohon sayang" Arick masih belum ngeh dengan perkataan pendeta itu.


"Honey pleaseee maafkan aku..y sangat menyesal telah melakukan hal bodoh itu maafkan aku honey..batalkan pernikahan ini honey.. pleaseee" Arick masih belum konek dengan ucapan Zizi.


"Kau tak mau menikahi ku?"


"Jangan menik__apa..menikahi mu.. maksudmu kau akan menikah denganku begitu..iya honey..katakan honey apa aku salah dengar?" Arick nak orang bodoh.


Sontak semuanya tertawa mendengar ocehan Arick yang baru konek dengan ucapan Zizi..astaga ingin sekali mereka masukan karung si Arick.


"Happy wedding boy.. berbahagialah" tuan Jarred berseru.


"Selamat menempuh hidup baru mister" Zemi mengikuti


"Taun Arick selamat atas pernikahan kalian" Fiora masih dengan tawanya.


Sedangkan yang di teriaki masih linglung seperti baru bangun tidur..Arick terbengong melihat Zizi tertawa juga semua yang ada di dalam gedung itu..Zizi tak bisa lagi menahan tawanya..dia tertawa dengan lepas..astaga bahkan sampai berjongkok saking lucunya ekspresi wajah calon suami nya itu.


"Pak pendeta silahkan di mulai sebelum mempelai pria nya makin linglung" Gio


"Baiklah..mari nona,tuan bisa kita mulai pengucapan janji sucinya?" pendeta.


"Bisa haha bisa pak ekhemm silahkan" Zizi


Arick..jangan di tanya lagi..dia masih seperti orang bodoh yang belum konek dengan suasana bahkan ada sebuah banner bergambar wajahnya dan Zizi di pintu masuk dan bertuliskan happy wedding Arick dan Zizi tapi karena kalut dia tidak konek dengan semua yang dia lihat.


Acara pengucapan janji suci pun berlangsung lancar..Arick mengucap janji sucinya tapi dengan ekspresi wajah yang masih kebingungan namun lancar.


Setelah bertukar cincin mereka mulai berkissing dan lagi dan lagi Arick hanya terbengong mendapatkan kissing dari Zizi bahkan matanya mengerjap berkali-kali Majah belum konek bahwa dia dan Zizi sudah menikah.


"Suamiku" Zizi lembut.


"Hah.. aku suamimu?" Arick


"Iya..kau suamiku" Zizi


"Bagaimana bisa aku jadi suamimu..kau kan mau menikah dengan pria itu honey?" Arick polos.


"Huhh..kita sudah menikah sayang" Zizi bergelayut di leher Arick.


"Tunggu..apa..apa kita beneran sudah menikah?" Arick masih 5 watt otaknya.


"HEY BODOH KALIAN SUDAH RESMI JADI SEPASANG SUAMI ISTRI..ASTAGA BATU MANA BATU HIIIIH" Gio


Arick seakan baru di sadarkan dari mimpinya..dia mengerjap berkali-kali lalu menatap wajah cantik Zizi dan sekitarnya secara seksama..tak lama kemudian dia menatap jari tangannya yang sudah tersemat sebuah cincin.


"AKU SUDAH MENIKAH..ASTAGA KENAPA AKU TIDAK TAU..ZI KITA SUDAH MENIKAH..KAU TAK MENIKAH DENGAN PRIA ITU TAPI DENGANKU..KITA SUAMI ISTRI BENARKAH?" Arick


"Iya Arick kita sepasang suami istri dan kau akan menjadi Daddy lagi" Zizi lembut.


"Arghhhhhh terimakasih sudah mau menikah dengan ku sayang dan terimakasih karena mauengandung anakku lagi Zizi..aku mencintaimu Zilea" Arick.


Arick membawa Zizi ke pelukannya dan memutar-mutar Zizi dengan semangat dan senyumnya yang tak pernah bilang dari wajahnya.


Akhirnya perjalanan mereka menuju pelaminan sudah berakhir dengan bahagia..semua keluarga berkumpul menyaksikan kebahagiaan dua insan yang tengah di mabuk kasmaran itu..selamat berbahagia Arick dan Zizi.


...ΩΩΩΩΩ.TAMAT.ΩΩΩΩΩ...


HAY GUYS AKHIRNYA KISAH Zizi DAN Arick SELWSAI SUDAH..MAU DI KASIH BONCAP ATAU UDAH GINI AJA..KASIH KOMEN KALIAN YA GAES.


TIM ARZI BERBAHAGIA KARENA KAPAL MEREKA BERLAYAR DENGAN MULUS SETELAH BADAI MENGHANTAMNYA.


PERJALANAN CINTA MEREKA SAMPAI PADA TITIK DIMANA KEDUANYA MENYATU DENGAN BERLANDASKAN CINTA DI BENAK MEREKA.