ARICK THE MAFIA KING

ARICK THE MAFIA KING
Ep_35



Zizi menjalani hari nya dengan penuh semangat karena dua anaknya sangat membutuhkan perhatiannya..dia juga tak kalah senang dan bahagia karena mempunyai alasan untuk tetap bertahan meski apapun yang akan terjadi nantinya.


"Good morning sayang-sayang mommy..sehat-sehat ya sayang kasih semangat buat mommy agar mommy bisa kuat menjalani cobaan ke depannya"


Zizi mengelus perutnya yang masih rata karena baru menginjak usia 8 minggu..Zizi tak tinggal sendiri ada Fiora yang selalu menemaninya di rumah.


Zizi sudagh mengatakan pada Fiora untuk pulang saja tapi gadis itu tidak mau meninggalkan dirinya sendirian dengan alasan menjaga keponakannya.


Rumah Fiora di bandingkan rumahnya sangatlah beda jauh..rumah Fiora bisa di bilang besar karena dia memang keturunan orang kaya sedangkan Zizi..entahlah dia sendiri tidak yakin bahwa dia adalah anak dari orang tua yang selama ini membesarkannya.


Di lihat dari cara mereka memperlakukannya sangat kasar dan seakan bukan anak kandung itulah yang membuat Zizi semakin yakin bahwa dia sepertinya bukan anak dari mereka..tapi Zizi tidak punya cukup bukti..ingin tes DNA tapi mereka sudah mati huhh biarlah.


Fiora datang dengan membawa 3 kotak susu ibu hamil dengan rasa coklat,vanila,dan plan..tidak hanya itu dua kotak breakfast set juga tersedia di meja juga sekantong camilan dan kebutuhan lainnya.


"Zizi..sarapan dulu ibu hamil nggak boleh telat makan"


"Iya ka..astaga udah kaya mau pindahan aja sih"


"Jangan bawel cepet makan"


"Iya bawel"


Zizi makan dengan lahap begitu juga dengan Fiora..gadis itu tak ada malu-malunya bahkan tak terlihat anak orang kaya terlihat dari cara dia makan ayam goreng hingga tulangnya dua hisap sampai sumsumnya keluar..astaga malunya aku.


*


*


*


"Bagaiman apa sudha ada hasil Zem?"


"Maaf mister belum ada..semuanya bersih"


"Arghhhhhj sialan..bagaiaman cara kerja anak buahmu hah..mencari seorang gadis saja tidak becus hah..arghhhh brengsek"


Prangg.....


Prangg.....


"Tambah personil lagi dan temukan dia..bagaimanapun caranya harus kau temukan"


"Baik mister"


Zemi keluar dari rumah Arick dengan menghela nafas panjang..dia mengelus dadanya kemudian meraih ponselnya dan berkirim pesan pada seseorang.


Zemi terlihat tersenyum setelah membaca balasan pesan dari seseorang itu setelah itu dia memasukan kembali ponselnya dan menjalankan apa yang Arick minta.


"Maafkan saya misster"


*


*


*


"Ternyata bocah itu tokcer juga..hahhaah aku akan memiliki penerus bisnis keluargaku..jaga dia jangan sampai lecet atau kekurangan apapun"


"Baik tuan besar"


"Kirimkan uang tambahan untuknya jangan sampai ketahuan oleh bocah tengik itu"


"Siap tuan besar"


Orang suruhan tuan besar itupun meninggalkan sang tuan dan menjalankan perintaj dari tuan besarnya dengan hati berbunga-bunga..dia seperti mendapatkan lotre senyumnya tak pudar biarpun di depan bawahannya.


"Akhirnya tuanku bisa tersenyum kembali..terimakasih nona terimakasih atas semuanya semoga anda dan calon tuan atau nona kecil tetap sehat sampai harinya"


Orang itu bergegas menemui bawahannya dan memberikan beberapa juta dollar untuk di kirimkan ke rekening calon nona mudanya.


Setelah itu orang suruhan tuan besar menghubungi seorang wanita dan mengatakan untuk menjaga nya dan jangan sampai terluka sedikitpun.