ARICK THE MAFIA KING

ARICK THE MAFIA KING
Ep_45



Peperangan tak dapat terelakkan lagi..dua kubu saling serang saling baku hantam..Arick masih mencari ketua klan The X'BLOOD yang sampai sekarang bahkan tak terlihat batang hidungnya.


Tujuan Arick hanya satu melenyapkan Vanden..ya Vanden adalah orang yang sudah mencampurkan obat sialan itu pada minuman Zizi ketika Zizi di toilet dan dia tak melihatnya.


Waktu itu Arick salah menangkap orang..Vanden mengumpankan umpan palsu agar dia aman tapi sayang tidak selamanya bangkai yang di simpan tidak menimbulkan bau.


"Katakan dimana pemimpinmu?" ucap Arick sambil menginjak kepala lawannya.


"Arghhhhhh sakittt..am..pun..arghhhhhh"


"Katakan atau?" Arick menodongkan pedangnya pada mata lawannya.


"Baik..baik..dia ada di lantai paling atas di kamar nomor 2 arghhhhhh..geser buku warna putih kau akan menemukannya di sana arghhhhhh"


"Bagus"


Arick menuju tempat dimana Vanden berada setelah menebas kepala lawannya..dia berjalan tanpa menengok kanan kiri..dia bahkan dengan mudah menghindari serangan dari para lawannya.


Pandangan Arick lurus ke depan dan berjalan santai..dia tak perduli apapun yang dia lewati jika mengganggu maka akan dia tebas tanpa kenal iba.


Zemi tersenyum smirk melihat tuannya sudah kembali seperti dulu..dia tak lagi melow seperti beberapa bulan terakhir ini akibat sindrom nya.


Zemi mengikuti Arick dari belakang untuk berjaga jika ada yang secara mendadak menyerang tuannya.


Sampailah Arick di ruangan paling atas dia bergegas menuju kamar nomor 2 dan memutar buku warna putih benar saja seketika pintu terbuka dan terlihat lah Vanden tengah bercinta dengan seorang jallang.


"Wah..wah..wah..ternyata di sini kau rupanya?"


"Sialan kalian..beraninya masuk ke sini"


"Sudah jangan banyak omong..pakai pakaian mu sebelum aku memotong milikmu menjadi makanan kesayangan ku"


Vanden yang memang sudah terlanjur tak berhasrat memakai pakaiannya kembali..sialan mood bercintanya hilang seketika.


"Zemi seret dia" ucap Arick sambil berlalu setelah menembakkan satu pelurunya di lengan Vanden.


Vanden di seret setelah zemi berhasil mengunci semua pergerakannya..tangan dan mulutnya sudah aman hingga Zemi mudah untuk menyeret Vanden.


Wanita jallang yang bersama Vanden sudah di amankan dan mereka jamin takkan mampu bicara lagi karena lidahnya sudah di potong oleh anak buah Arick.


Setelah semuanya keluar dari markas The X'BLOOD Arick mengangkat tangannya ke atas dan menekan sesuatu di telapak tangannya seketika tempat itu hancur.


Duarrrr........


"Salam perpisahan dari The Dark Evil" ucap Arick dengan sorot mata tajam.


"Mister semua sudah siap"


"Bawa ke villa kematian..ikat dan siksa tapi jangan sampai mati karena aku sendiri yang akan menghabisinya"


"Baik mister"


Zemi meninggalkan Arick dan masuk kedalam mobil bersama anak buahnya sementara Arick..dia masuk ke mobilnya sendiri dan menuju mansion nya.


Sampailah dia di mansion.. Arick menuju kamarnya dan tersenyum melihat foto orang-orang kesayangannya terpampang di dinding kamarnya.


"Hay kesayangan Daddy..apa kalian merindukan Daddy..Daddy sangat merindukan kalian..bujuklah mommy supaya mau memaafkan Daddy" ucap Arick sambil mengelus foto si kembar.



Arick beralih pada foto lainnya yaitu foto dimana Zizi yang saat itu tengah hamil..dia berkaca-kaca melihat betapa cantiknya Zizi dengan perut membesarnya.



(Anggap aja itu Zizi ya gaes)😁.


"Kau semakin cantik Zi..maafkan aku yang telah menyakitimu dulu..maafkan aku Zi"


Arick berbaring di ranjangnya dengan memeluk kedua foto iri..dia terlelap hingga tanpa sadar dia meneteskan air matanya karena begitu menyesal juga merindukan para kesayangannya.