ARICK THE MAFIA KING

ARICK THE MAFIA KING
Ep_59



"Arick lepas" pinta Zizi sambil berusaha melepaskan pelukannya.


"Sebentar saja..biarkan seperti ini honey" ucap Arick lemah.


"Kau kenapa?" tanya Zizi yang merasa aneh dengan Arick.


"Tidak apa-apa honey" jawab Arick sambil memejamkan matanya menikmati suasana.


"Ck..mana Arick yang dulu pernah aku kenal..kenapa sekarang kau malah begini"


"Aku hanya ingin menjaga kalian karena hanya kalian yang aku punya honey"


"Arick katakan padaku sebenarnya ada apa..siapa yang mencoba mencelakakan kami?"


"Kau tidak usah khawatir honey..aku akan mengurusnya"?


"Arick..katakan atau aku tidak jadi tinggal denganmu"


"Huhh baiklah..teman kuliahku dulu namanya Brandon..dia adalah teman yang memahami ku di saat-saat aku terpuruk naik turun dalam pendidikan..dia tidak pernah meninggalkan ku dalam kondisi apapun..kami selalu bersama-sama hingga tibalah saat kelulusan..di saat itulah hubungan kami mulai renggang karena kami sama-sama merintis usaha yang sama dia merasa aku selalu ingin menyaingi nya hingga dia melakukan segala cara untuk menjatuhkan ku..aku masih diam karena mengingat pertemanan kami yang lama tapi semakin ke sini dia semakin tak terkendali dia bahkan mengutus mata-mata untuk menghancurkan usahaku hingga suatu ketika dia dengan teganya ingin mencelakai orang terdekat ku tapi Untung nya aksinya itu berhasil digagalkan oleh anak buah ku dan dari situlah dia semakin terobsesi untuk menghancurkan ku honey...


Jika yang dia incar hanya aku maka aku akan dengan senang hati menerimanya tapi dia selalu mengincar orang terdekat ku maka dari itu aku ingin menjaga kalian agar tetap aman berada di samping ku"


Arick mengakhiri ceritanya dengan menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Zizi dan menghirup aromanya dan itu sukses membuat Zizi meremang.


"A.. Arick emmmhh"


"Hmm"


"Why honey?"


"N.. no..a..Arick..please emhh"


"Sorry.. I m so sorry"


"Ekhemm.. it's ok..jangan di ulang lagi.mkuta tidak ada hubungan apapun jangan sampai membuat kesalahan yang sama untuk yang kedua kali"


"Hm.. sorry honey"


"Arick..jika kau sayang pada kami maka kau pasti akan bertahan dan tetap kokoh menjaga kami kau tak boleh lemah hanya dengan kemunculannya..buktikan bahwa kau sudah sangat lebih dari mampu melindungi dan melawan siapapun yang berani menyakiti keluargamu..jika kau lemah maka kesempatan yang dia miliki semakin besar dan itu akan membuatnya semakin bersemangat untuk menjatuhkan mu..kau mau kami semua dalam bahaya?"


Arick menggeleng cepat sambil mengeratkan pelukannya.


"No aku akan melakukan apapun untuk melindungi kalian bahkan nyawa pun akan ku berikan asal kalian tetap aman"


Zizi tersenyum samar..dia dapat merasakan kesungguhan dari kata-kata Arick..dia tau Arick akan melakukan apapun untuk melindungi mereka tapi Zizi juga tak mau jika Arick menjadi lemah karena mereka.


Entah apa yang merasuki Zizi hingga dia mengecup bibir Arick terlebih dulu..Arick terpaku ketika merasakan benda kenyal yang menyentuh bibirnya.


Arick menahan tengkuk Zizi ketika Zizi hendak melepaskan kecupannya..Arick menggerakkan bibirnya dengan perlahan..Zizi diam saja namun sedetik kemudian dia membalas ll umatan dari Arick..terasa begitu kaku tapi Arick menyukainya.


Setelah cukup lama mereka bersilahturahmi bibir kini Arick melepaskan pagutannya dan menatap manik mata Zizi dalam.


"Aku mencintaimu Zilea"