ARICK THE MAFIA KING

ARICK THE MAFIA KING
Ep_43



"Kenapa kau lakukan ini Zemi?" ucap Arick geram menahan amarahnya.


"Maaf mister demi untuk kebaikan anda sekalian" jelas Zemi memberi alasan.


"Apa maksudmu?" tanya Arick karena tak paham dengan maksud asistennya.


"Huhh..mister apa anda tidak sadar jika kejadian dimana anda merenggut kehormatan nona itu ada dalang di baliknya?" ucap Zemi memberi petunjuk.


Arick tampak terdiam dan berfikir..benar kata Zemi..kenapa dia bisa seceroboh ini..sial.


"Tapi aku ingin bertemu mereka Zemi..bisakah kau mengantarkan ku bertemu mereka meski dari jauh?" ujar Arick lemah dengan suara bergetar.


Zemi tampak menghela nafasnya panjang..dia harus bagaimana sekarang..di satu sisi dia sudah berjanji pada tuan besar untuk merahasiakan keberadaan Zizidan kedua bocah itu tapi di satu sisi dia juga kasihan pada Arick.


Akhirnya dengan segala pertimbangan yang matang Zemi meminta izin pada tuan besar untuk sekedar mengijinkan Arick melihat meski dari jauh.


"Maaf mister.. sepertinya anda tidak di perbolehkan melihat mereka" sesal Zemi.


"Ku mohon Zemi..aku hanya ingin melihatnya saja meskidari jauh aku janji aku takkan melakukan hal buruk pada mereka aku janji Zemi ku mohon hiks"


Belum sempat Zemi menjawab sebuah pesan masuk kedalam ponsel Zemi dan itu berisi sebuah video dimana Zizi tengah berada di rumah sakit untuk melakukan proses persalinan.


"Maaf mister saya tidak bisa tapi sebagai gantinya mungkin anda bisa melihatnya video ini sebagai obat kerinduan anda"


Zemi menyerahkan ponselnya pada Arick..Arick segera membuka ponsel Zemi dan melihat wajah wanita yang begitu Alma tidak dia lihat.


.......Isi Video......


"Zi bagaimana perasaanmu?"


"Haha hiks sakit sekali..tapi aku kuat"


Arick menjeda video itu dan mengusap wajah Zizi dalam video itu..Arick juga merasakan penyesalan yang amat sangat dalam melihat wanita yang telah dia benci rela melahirkan anak nya..kemudian Arick melanjutkan menonton video itu.


"Hahaha..baiklah aku akan semangat ssshhh..arkhhh"


"Hey jagoan jangan nakal ya..kasihan mommy kalian" Fiora mengelus perut Zizi ketika kontraksi itu datang lagi.


Arick lagi dan lagi dia meneteskan air matanya melihat seberapa kesakitan nya Zizi demi melahirkan buah hatinya.


Arick melanjutkan lagi video itu.


.........Masih Isi Video.......


"Zi kau yakin akan melahirkan normal..operasi saja bagaimana?"


"No ka..aku ingin melahirkan secara normal..aku ingin merasakan sakitnya berjuang membawa anak-anak ke dunia..biarpun nanti jika aku kalah setidaknya ada kaka yang akan menggantikannya menjaga anak-anak sshhh..kontraksinya semakin dekat jaraknya..arkhhh"


Di part ini Arick semakin terisak bahkan sesenggukan melihat betapa tegarnya Zizi bahkan di saat-saat seperti itu diamankan nyawa di pertaruhkan untuk membawa buah hatinya.


"Maafkan aku Zi..maafkan aku hiks..huhuhuhu" ucap Arick sambil memeluk ponsel itu erat.


Lanjut isi Video....


"Kau pasti bisa Zi..kau bisa"


"Amin sshhh"


Di video itu melihat Zizi mencengkram erat pinggiran ranjang..Arick yang melihatnya semakin teriris hatinya..sakit ingin sekali dia berlari menemui Zizi dan memeluknya memberikan kekuatan pada Zizi agar tetap semangat tapi apalah daya dia bahkan tak tau dimana Zizi dan kedua anaknya sekarang.


"Maafkan aku Zi..hiks maafkan aku..aku menyesal Zi..kembalilah Zi hiks kembalilah"


Selesai dengan video itu Arick meraung keras memukul dirinya sendiri..dia sangat marah pada dirinya sendiri karena sudah menjadi laki-laki bodoh selama ini.


"Ziziiiiiii arkhhh"