ARICK THE MAFIA KING

ARICK THE MAFIA KING
Ep_30



Di sebuah pesawat tampak seorang wanita cantik yang tengah duduk diam sambil memandangi hamparan awan dari balik jendela pesawat tempat dia duduk.


Wanita itu menggunakan kacamata agar matanya yang sembab tak terlihat orang lain juga jaket dan syal di lehernya ubtuk menutupi sesuatu yang membuatnya dapat mengingat lagi malam kelam nan menyakitkan itu.


"Selamat tinggal cintaku..maaf atas segala kesalahanku berbahagialah tanpaku..cintaku hanya untukmu Arick" batin wanita itu yang tak lain adalah Zilea atau Zizi.


Sebelumnya........


Zizi terbangun ketika merasakan perutnya sesak..dia membuka matanya dan terkejut melihat sebuah tangan memeluknya erat..perlahan Zizi menatap wajah orang yang tengah memeluknya itu dengan intens.


Air matanya mengalir lagi tanpa dapat dia bendung..seketika ingatannya mubcul dengan jelas..kesuciannya telah di renggut paksa oleh pria yang tengah memeluknya.


"Hiks..bodoh..kau memang bodoh Zi" rutuk Zizi dalam hati karena tak menuruti kemauan Arick untuk pergi dari kamar itu.


Zizi bangun dengan perlahan menuju kamar mandi..sakit di sekitar area terlarangnya..entah berapa kali Arick menumpahkan benihnya Zizi tak tau.


Badannya lengket bercampur keringat dan spe r ma..Zizi mandi dia sudah mantap untuk pergi dari kehidupan Arick..dia hanya tak mau membenci Arick karena ini juga bukan murni kesalahan Arick semata dia juga salah karena tak menuruti apa kata Arick.


Selesai dengan urusan mandinya kini Zizi sudah memakai pakaian yang tersedia di lemari itu sepertinya pakaian itu milik Arick..Zizi memakai kemeja kotak-kotak milik Arick yang panjangnya di bawah lututnya.


*#**Teruntuk Arick lelaki hebatku..maafkan aku karena kesalahan kedua orangtuaku yang telah membuat ibumu tiada..maafkan aku karena aku terlambat menyadari bahwa aku hanyalah seorang anak pembunuh yang pantas menderita menggantikan orangtuaku..Aku bahagia sempat mendapatkan perhatian dan perlakuan lembut darimu..Tolong maafkan segala kesalahanku yang telah menjadi anak dari orang yang membunuh ibumu..aku tak mau menjadi bagian dari keluargaku yang bahkan tak pernah menganggap aku ada di dunia ini..aku sudah cukup lelah mendapatkan perlakuan kasar dari mereka hingga rasanya ingin menyerah namun tuhan memberikan jalan untuku lewat kamu..kau membunuh kedua orangtuaku dan membebaskan aku dari siksaan mereka yang selama ini aku terima..aku sangat bersyukur akan hal itu dan berterimakasih..


Aku sempat berfikir apakah kau akan membunuhku waktu itu karena jika iya maka aku siap menerimanya karena aku tak memiliki sesiapapun lagi di dunia ini..


Sekali lagi aku minta maaf dan terimakasih atas segalanya yang pernah kau berikan untukku..maaf aku mengambil Atm mu karena aku tak punya uang sama sekali..aku berhutang sebuah kartu Atm padamu dan akan ku kembalikan jika aku sudah siap bertemu denganmu lagi..maaf dan terimakasih Arick pria hebatku*#.


ZIZI.


Selesai dengan semuanya Zizi kekuar dari kamar itu dan menuju mesin Atm untuk menarik uang untuk biayanya selama waktu yang tak tau sampai kapan kemudian bergegas menuju bandara setelah memesan tiket penerbangan ke suatu negara.


Biarlah Arick menganggapnya matre dia lebih baik menerima hinaannya daripada bertatap muka langsung..jujur dia tak sanggup dan belum siap untuk hal itu.


Setelahnya.......


Zizi menuju ke sebuah negara yang dirinya bahkan belum tau negara mana..hanya bermodalkan nekat Zizi ingin menyendiri dan menenangkan diri di sana dari segala macam masalah yang menimpanya baru-baru ini.