ARICK THE MAFIA KING

ARICK THE MAFIA KING
Bonchap 39



"Dia mengambil satu ice cream ku dan sengaja menjatuhkan nya kemudian dia injak dengan sepatu nya dan dia berkata 'Oppsss jatuh deh,maaf aku sengaja' dengan gaya nya yang terkesan mengejek ku..aku mau dia habis tak tersisa bahkan sejengkal kulit nya ada di dunia ini" ujar Zizi menceritakan apa yang dia alami kepada Arick tentang kejadian tadi.


Arick tentu saja marah dia murka.. bisa-bisa nya perempuan rendahan seperti nya mengganggu istri tercinta nya..sialan tidak bisa di biarkan.


Arick mendekati orang itu dan menampar pipi orang itu dengan sangat keras dan membuat orang itu berdarah di sudut bibir nya..tentu saja orang itu berteriak kesakitan akan tamparan Arick.


"Arkhh..kau..kasar sekali sshhh" teriak orang itu menatap marah pada Arick.


"Kau..berani sekali kau mengganggu istri ku..punya nyawa berapa kau.. seperti nya kau memang sudah bosan hidup ya nona..baiklah sesuai permintaan mu..aku akan mempercepat proses menuju keabadian untuk mu" ujar Arick dengan wajah menahan amarah menatap orang itu tajam.


Arick menelfon seseorang dan menyuruh nya datang ke sana..dia akan membuat perhitungan dengan wanita tak tau diri di hadapan nya..berani nya dia mengganggu istri tercinta nya.


Zemi datang dengan tergesa-gesa..dia bergegas datang setelah Arick menelfon nya.. kebetulan dia ada di sekitar mall itu jadi tidak memakan waktu bagi nya untuk sampai.


"Mister..nona Zizi..maaf ada yang bisa saya bantu?" ucap Zemi menyapa Zizi dan Arick.


"Urus wanita itu..pastikan tak ada yang tersisa dari tubuh nya" ucap Arick memberi perintah pada Zemi untuk melenyapkan wanita di hadapan nya.


Zemi menatap wanita yang mengusik tuan nya..dia terkejut melihat siapa yang berani mengusik ketenangan Arick dan Zizi..astaga..apa dia tidak salah lihat.. Frenchie.. gadis yang kata nya sedang menemui seseorang ternyata tengah bermasalah dengan tuan nya.


Sementara Frenchie sendiri juga tak kalah terkejut nya..dia segera berakting seolah-olah dia lah yang menjadi korban nya di sana..dia harus selamat dulu kalau tidak dia bisa kehilangan sumber uang nya.


"Zemi hiks.. aku hiks.. aku di aniaya oleh mereka.. aku hanya tak sebagus menyenggol ice cream milik wanita itu tapi dia hiks dia menampar ku sayang hiks" ucap Frenchie dengan air mata buaya nya.


Zemi hanya menatap nya tajam..tidak mungkin Zizi dan Arick memulai pertikaian..sudah lama dia ikut Arick tidak akan mungkin Arick meladeni wanita sekelas Frenchie..huhh dia benar-benar di ambang dilema.


"Mister..mohon maafkan kekasih saya..nona Zizi maafkan kesalahan nya..saya yang menjamin bahwa kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi..mohon maafkan dia nona, mister" ucap Zemi meminta agar Zizi dan Arick memaafkan kelakuan Frenchie.


Marah..ya Arick sangat marah terhadap Zemi..tidak bisa di percaya Zemi orang kepercayaan nya akan melakukan hal rendahan seperti ini hanya untuk gadis murahan seperti itu.


"Kau sudah berani menantang ku rupa nya Zemi?" ucap Arick datar dan tegas.


"Maaf mister..bukan maksud saya menantang anda tapi mohon keringanan nya" bantah Zemi merasa tak enak hati melawan Arick yang selama ini dia anggap sebagai saudara nya sendiri.


"Keringanan ck..ternyata kau bodoh ya Zemi..kau bodoh dalam memilih wanita..ck..kau di pecat..tidak akan ada lagi yang mau menerima mu di perusahaan manapun..ku pastikan hidupmu menderita dan kau akan melihat wajah asli dari perempuan yang kau pilih" ucap Arick dengan geram karena baru kali ini Zemi bahkan melawan nya dia menggandeng Zizi dan meninggalkan Zemi dengan Frenchie.


Bughhhh......