ARICK THE MAFIA KING

ARICK THE MAFIA KING
Ep_55



"Cantik sekali sih..maaf sudah membuat mu menderita selama ini" ucap Arick ketika baru bangun dan mendapati Zizi di sampingnya.


Arick mengusap pipi Zizi dengan lembut agar tak membangunkannya..setelah itu Arick menuju box bayi dimana kedua jagoan nya masih terlelap.


Arick memilih mandi setelah selesai dengan mandinya kini mendapati Darren yang sudah membuat mata nya namun masih anteng tak mengganggu adiknya.


"Hey boy kau sudah bangun..astaga menggemaskan sekali sih kamu"


Arick mengangkat Darren dan di timang- timang penuh sayang..dia senang bisa bersama anak-anak nya meski tidak bisa selalu berkumpul satu atap.


"Kau harus boy..sebentar ya Daddy buatkan susu dulu..kasihan mommy dia pasti capek"


Arick membuat susu untuk jagoannya.. sebelumnya Arick membaca cara membuat susu dulu di kaleng susu itu..setelah paham Arick mulai membuatnya..dia tersenyum karena satu botol susu berhasil dia buat.


Arick meneteskan sedikit susu itu ke tangannya..hangat..pas sekali dia memberikan susu itu pada jagoannya dan di sesap.


"Hey pelan-pelan jangan buru-buru tidak ada yang memintanya loh..ihhh menggemaskan sekali"


Arick menggendong Darren dan membawanya ke luar rumah untuk menjemur nya agar tubuhnya sehat..sementara Darrel dia masih asik di box bayi nya dan terlelap.


Tak lama Arick keluar Zizi terbangun dan menengok kanan dan kiri tidak ada Arick..hmm mungkin sudah pulang baguslah.. pikir nya.


Di saat Zizi melangkah dan mendekati box bayi anak-anak nya Zizi tercengang melihat hanya Darrel yang ada di sana dan tengah terlelap..Darren..astaga kemana anaknya.


"Darren..astaga kemana anakku..apa jangan-jangan__"


Zizi meninggalkan Darrel yang masih terlelap dan keluar mencari keberadaan Darren anaknya..dia khawatir Arick membawa anaknya pergi..tidak..itu tidak mungkin kan..jangan sampai terjadi tuhan.


Sampailah Zizi di luar dan melihat Arick tengah menggendong Darren di bawah sinar matahari pagi..lega..Zizi pikir Arick membawa anaknya pergi..astaga hampir saja jantungan dia.


"Darren"


Arick menoleh ke belakang dan tersenyum mendapati Zizi sudah terbangun.


"Sudah bangun mommy?"


"Kemarikan anakku"


"Hey santai honey"


"Hey kau kenapa.. pagi-pagi sudah seperti macan saja"


"Kenapa kau membawa Darren tanpa seijin ku hah?"


"Ok sorry..tadi kau sedang tidur jadi aku tak tega membangun kan mu"


"Ck.. pulanglah"


"Ayolah honey..kejam sekali sih"


"Tutup mulutmu dan pergi"


Zizi merampas Darren dari gendongan Arick..dia membawa Darren ke kamarnya dan melihat Darrel ternyata sudah bangun.


Arick memandang punggung Zizi dari belakang.. seperti nya butuh usaha ekstra untuk menaklukkan hati Zizi lagi..huhh sabar Arick.


"Zi tunggu"


Arick berlari kecil hingga sampai di kamar twins D..dia melihat Darrel juga sudah terbangun..Arick mendekati Darrel selagi Zizi membuatkan susu untuk Darrel.


"Hey jagoan Daddy sudah bangun..wah lucu sekali kalian..tampan seperti Daddy"


"Cih kepedean..pulanglah mengganggu saja"


"Hey kenapa kau yang sewot memang benar kan mereka tampan sepertiku karena aku ayahnya"


"Ck..diamlah"


Zizi menyerahkan susu itu pada Darrel..Zizi hanya membuat satu untuk Darrel karena Darren sudah di buatkan oleh Arick..dia tak menyangka bahwa Arick bisa membuatkan anaknya susu tanpa bantuan nya.


"Zi"


"Hm"


"Ayo kita menikah"


Trangggg......