ARICK THE MAFIA KING

ARICK THE MAFIA KING
Ep_71



Malamnya sesuai janji Zizi..Arick sudah bersiap sejak tadi..dia akan menagih janji Zizi untuk memberikan jatahnya yang pagi tadi tidak sempat dia ambil karena dua bocah kesayangannya yang merusak rencananya.


Sementara Zizi biasanya menidurkan dua bocah kesayangannya itu di kamar..pengasuhnya hanya menemani mereka di saat mereka sudah terlelap.


Biasanya Zizi akan menidurkan twins dulu sebelum dia tidur..tapi sepertinya kali ini dia tidak bisa melakukannya karena dia ada janji dengan Arick..ya janji sialan yang mulutnya ucapkan.


"Sus tolong di tidurkan ya..saya mau ke kamar"


"Baik nona"


Zizi keluar dari kamar twins setelah memberikan susu untuk keduanya..kini Zizi berjalan keluar dan menuju kamarnya kamar dimana dia dan Arick tidur bersama.


Ceklek......


"Kau belum tidur Arick?"


"Belum honey..aku menunggu mu"


"Untuk apa menungguku?"


"Hey jangan bilang kau lupa ya"


"Hahaha tidak Arick..baiklah aku ke kamar mandi dulu"


"Baiklah jangan kelamaan honey..aku sudah tidak sabar"


"Astaga mesum"


Arick hanya terkekeh geli melihat wajah merona Zizi..dia senang menggoda Zizi..rasanya sangat menyenangkan jika menggoda wanita itu.


Zizi selesai dengan urusan kamar mandinya..dia keluar dengan menggunakan lingerie seksi yang membuat Arick melotot tak percaya.. seperti nya dia benar-benar akan mendapatkan jatahnya malam ini.



Zizi berpose layaknya seorang model wanita dewasa..astaga itu sangat sekseh si mata Arick..Arick tak banyak bicara dia mendekati Zizi dan merengkuhnya.


"Kau menggodaku honey?" tanya Arick dengan suara berat.


"Sepertinya begitu" jawab Zizi sedikit malu.


"Dengan senang hati"


Zizi mengerlingkan matanya menggoda Arick..Arick tak tahan langsung menyergap bibir pink yang selalu menjadi candunya..di se sap dan di llumat hingga kebas dan membuat Zizi kesal.


Tangan mereka tak tinggal diam..jujur Zizi bukan lah wanita munafik yang akan dengan cepat menolak bahkan malu-malu..dia juga menginginkan nya dari Arick..pria pertama yang telah merenggut kehormatan sekaligus memberinya kekuatan baru.


Suara dessahan mereka mulai terdengar di kamar itu..Arick semakin kalap mendengar suara indah Zizi..dia terbakar.


Perlahan kecupan itu turun ke le her Zizi dan Arick menciptakan maha karya nya di le her mulus itu.


Zizi begitu menikmati permainan Arick..dia benar-benar tidak dapat menolak lagi respon tubuh nya sangat berbeda..apakah jika dia terus memikirkan egonya dia bukan wanita munafik dia juga menginginkan nya.


Zizi membalas perlakuan Arick dengan sedikit kekakuan..dia benar-benar baru pertama kali melakukan itu dengan Arick dalam keadaan sadar.


Karena sebelumnya dia dan Arick sama-sama dalam pengaruh obat luknut itu sehingga mereka tidak menyadari setiap sensasi yang tercipta pada tubuh keduanya.


"Zi..kau benar-benar menggodaku honey"


"Apa kau keberatan?"


"No..aku tidak keberatan aku suka honey"


"So apa yang ingin kau lakukan?"


"Memu askan mu honey"


"Lakukanlah"


Arick tersenyum dan mulai melep askan ka in yang melekat pada keduanya..di saat kain sudah ter lep pas semua Arick membaringkan Zizi dengan perlahan..di saya tangannya mulai menyentuh lembah berlumut itu dia merasakan ada sesuatu yang keluar dari lembah itu.


Arick melihat ke bawah dimana sesuatu yang keluar itu ternyata darah..astaga apa Zizi tengah datang bulan.


"Zi?"


"I think I'm on my period Arick..sorry"


"OH GOOODDDD"