
Arick memilih diam di samping Zizi dan melihat setiap proses yang sedang dokter lakukan,hampir saja Arick runtuhan rumah sakit itu juga menembak kepala si dokter nya jika dia tidak di berikan penjelasan yang masuk akal bagi nya.
Dalam hati Arick mengumpati petugas medis yang belum juga selesai menjahit kulit inti istri nya..astaga apa itu masih bisa di gunakan,apa rasa nya masih sama,apa nanti jika dia menggunakan nya Zizi akan kesakitan,dan masih banyak 'Apa' dalam otak Arick.
"Honey maafkan aku..jika aku tau melahirkan anak akan seperti ini aku lebih baik tidak memiliki anak honey..maaf sayang" ucap Arick membisikkan kata-kata maaf di telinga Zizi dan menciumi nya.
*
*
"Honey kau sudah sadar sayang..apa masih sakit?" tanya Arick ketika melihat Zizi membuka mata nya.
"Sedikit..tidak apa-apa daddy..mana anak kita?" ucap Zizi masih lemah.
"Anak kita sedang di beri perawatan oleh suster honey.. sebentar ya di sini saja" ucap Arick berpamitan ingin mengambil putri nya.
Di saat Arick hendak melangkah keluar tiba-tiba dari arah pintu surga terlihat suster yang tengah mendorong box bayi yang dia yakini adalah anak nya.
"Permisi tuan,nona..princess seperti nya haus..silahkan di susui dulu" ujar suster itu sopan dan menyerahkan anak Arick pada Arick agar di susui oleh Zizi.
"Hm.. terimakasih" balas Arick sopan sedikit ramah.
Suster itu pergi kembali ke pekerjaan nya..Arick menggendong anak nya dan menciumi wajah putri kecil nya dengan sangat gemas.
"Hey princess kau seperti nya numpang di rahim mommy saja ya..lihat lah kau begitu mirip dengan Daddy..mommy tidak kebagian sama sekali hahahaha" ucap Arick terkekeh melihat wajah putri nya yang begitu jiplakan diri nya seperti twins D.
"Ck..kenapa mereka bertiga semua nya hanya mirip kau saja sih.. aku yang berjuang tidak kebagian sama sekali..ck menyebalkan" Zizi menggerutu kesal karena tidak kebagian jatah kemiripan sama sekali dari ketiga anak nya.
"Sudah tidak usah di pikirkan..mereka tetap anak-anak kita..ini susui lah" Arick menyerahkan princess nya pada Zizi untuk di susui.
"Hay sayang mommy..astaga nak wajah mu mirip sekali dengan Daddy hm..baiklah tidak apa-apa ayo sekarang kita makan dulu ya sampai kenyang" ucap Zizi yang juga memperhatikan wajah putri nya.
"Arick apa kau sudah menyiapkan nama untuk putri kita?" tanya Zizi di sela-sela menyusui anak nya.
"Benarkah..wah reader kita benar-benar setia..namanya siapa?"
"Namanya Arzya Angelica Matthew.. bagaimana bagus kan?"
"Wah benar namanya bagus dan cantik..thank you reader😘"
*Arzya Angelica Matthew*
Anak ketiga dari pasangan ArZy..sesuai visual ya gaes Asian salad Kaya Darren dan Darrell.
#
#
"Anak nakal selamat kau sudah menjadi ayah lagi..awas jika kau menyakiti putri Daddy lagi..tidak ada ampun kali ini" ucap tuan Jarred saat sudah di ruangan VVIP dimana Zizi berada.
"Astaga dad..jangan mengancam ku..mana mungkin aku menyakiti istri tercinta ku..aku melihat sendiri bagaimana perjuangan Zizi melahirkan anak ku bahkan harus menerima jahitan di aset berharga nya..sorry honey" ujar Arick berjanji tidak akan menyakiti Zizi apapun yang terjadi.
"Bagus..mana cucuku..astaga aku ingin melihat nya" tanya tuan Jarred mencari keberadaan cucu perempuan nya.
Tuan Jarred menuju box bayi sementara Fiora dia menghampiri Zizi dan memeluk nya.. akhirnya dia jadi bibi lagi..setelah kemarin menyambut twins D sekarang dia menyambut satu keponakan nya lagi.
"Selamat adikku..kau hebat Zi.. keponakan ku sangat cantik tapi tidak mirip kau sama sekali ckckck..suami mu ini terlalu rakus" ujar Fiora memuji dan mengejek Arick.
"Hahaha kau benar ka..mereka begitu mirip dengan ayah nya ck..tidak apa yang penting mereka sehat..kapan kau akan kembali lagi ke sana?" tanya Zizi.
"Hm..2 atau 3 hari lagi kemungkinan" jawab Fiora.
"Ck.. menyebalkan..kenapa secepat itu sih" kesal Zizi saya tau kapan Fiora akan pulang lagi.