ARICK THE MAFIA KING

ARICK THE MAFIA KING
Bonchap Akhir Ending



Arick dan Zizi tengah duduk santai di rumah nya di negara X..dulu rumah itu adalah rumah dimana Arick menyiksa Zizi dengan cara nya..di rumah itu juga perasaan Zizi untuk Arick mulai tumbuh.


Arick begitu menyesali perbuatan nya dulu terhadap wanita yang kini berada dalam rengkuhan nya dan menikmati semilir angin sore di taman belakang.


Semua orang tengah berkumpul di rumah Arick.. keluarga Wilson juga ada di sana tentu atas paksaan dari tuan Jarred..Arick ingin menghabiskan waktu bersama orang-orang yang dekat dengan nya namun berbeda kali ini karena tak ada sahabat sekaligus asisten yang sejak dulu sudah menemaninya.


Ya Zemi..kumpul keluarga kali ini terasa kurang karena tiada Zemi dan Fiora..kedua orang itu tengah di landa perang dingin..di satu sisi Zemi keras dengan cinta buta nya di lain sisi Fiora yang tak mau tersakiti lagi jika melihat wajah Zemi.


Entah lah dua orang itu Arick dan Zizi sama-sama tak perduli biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka..toh mereka sudah sama-sama besar dan mengerti harus berbuat apa.


"Honey maaf atas segala kesalahanku di masa lalu.. aku tau aku begitu buruk di masa itu tapi aku berjanji akan berubah menjadi lebih baik untuk kalian..beri aku kesempatan untuk membuktikan bahwa aku amat sangat menyesal dan akan membuatmu bahagia juga anak-anak kita..Will you spend the rest of your life by my side Zilea Madison?" ucap Arick melamar Zizi untuk kesekian kali nya selama mereka berada di negara X.


Zizi terkekeh namun mata nya berkaca-kaca melihat kesungguhan hati Arick yang ingin membahagiakan nya juga anak-anak mereka..Zizi untuk kesekian kali nya menjawab iya setiap kali lamaran yang Arick utarakan.


"Ya aku mau Daddy Arick" ucap Zizi terkekeh menjawab lamaran Arick namun dengan mengusap air mata nya yang keluar dari pelupuk nya.


"Kenapa menangis honey?" tanya Arick menghapuskan air mata Zizi.


"Aku hanya terharu Arick..kau romantis sekali" ujar Zizi tersenyum lembut menatap Arick.


Arick memeluk Zizi erat..dia kecupi ujung kepala istri tercinta nya itu..dia sangat bahagia mendapatkan pendamping seperti Zizi juga bonus tiga anak yang begitu membuat


Di ruang tamu tampak keluarga Wilson yang beranggotakan Rey, Erick, Bastian,tuan Jarred juga Willy di tambah Samuel dan juga besan keluarga Wilson yang lain nya tengah berkumpul menikmati waktu kebersamaan dengan para cucu yang semakin hari semakin bertambah pula tingkah polah nya.


Arick dan Zizi ikut bergabung dengan yang lain nya dan menikmati waktu luang itu yang amat sangat jarang mereka nikmati karena biasa nya mereka akan sibuk dengan urusan masing-masing dan tidak banyak waktu luang untuk berkumpul seperti ini.


"Arick selamat atas kelahiran anak kedua mu..dia benar-benar cantik..ingat jangan pernah menyakiti keluarga kecil mu karena jika itu terjadi maka kau akan berhadapan dengan ku" ucap Gio menepuk bahu Arick dan memeluk nya bagaikan saudara.


"Terimakasih Gio..kau memang yang terbaik.. aku takkan pernah menyakiti mereka" ujar Arick berjanji takkan menyakiti keluarga kecil nya.


"Good job..aku bangga dengan mu brengsek" ujar Gio benar-benar bangga terhadap Arick.


Setelah hari makin sore.. keluarga Wilson memilih pulang dan membiarkan Arick menikmati waktu nya bersama Zizi..tuan Jarred membawa serta twins D ke rumah nya tentu dengan pengasuh nya.


Sedangkan Arzya Princess Arick itu sedang tidur nyenyak di kamar nya dengan di jaga pengasuh nya..dan kini waktu nya bagi Arick menikmati kemesraan mereka di dalam kamar dengan bergulat panas namun bukan untuk menghasilkan benih unggul lagi melainkan meluapkan betapa besar nya cinta di antara mereka.


"Aku mencintaimu Zilea Madison"


"Aku juga mencintaimu Arick Matthew Bond"


...-------TAMAT-------...