ARICK THE MAFIA KING

ARICK THE MAFIA KING
Bonchap 20



"Honey bagaimana..bagus tidak?" tanya Arick antusias memperlihatkan jepit-jepit cantik itu di kepalanya.


"Astaga..iya bagus sayang tapi lebih bagus ketika di pakai anak kita nanti..oke sayang?" Zizi berujar lembut agar tidak membuat Arick tersinggung.


"Begitukah? baiklah aku mengalah saja tapi kali ini saja ya tidak ada lain kali.. lihatlah jepit-jepit ini begitu menggemaskan honey" ucap Arick kegirangan karena merasa jepit-jepit cantik itu begitu pas ketika di pakai anaknya kelak.


Astaga....


Zizi hanya mampu membatin agar tidak menyumpal mulut Arick yang masih saja mengucapakan kata-kata menggelikan di telinganya.. bagaimana tidak Arick selalu saja memuji dirinya sendiri yang terlihat bagus mengenakan jepit-jepit cantik itu..astaga kenapa jadi Arick yang lebih antusias.


Arick berjalan dengan gembira menuju ke arah Zizi.. saat ini Zizi tengah duduk di sofa karena sekarang dia gampang lelah..dia juga mudah ngantuk dan Arick tidak mempermasalahkan soal itu kan ada dirinya yang bisa menghandle.


"Honey..aku akan simpan jepit-jepit cantik ini di brankas kusus untuk anak kita kelak..aku yakin dia seorang Princess dan dia akan sangat cantik jika memakai jepit-jepit cantik ini..aku sudah tidak sabar untuk melihatnya honey" ucap Arick antusias dan Tidka sabar menanti momen dimana dia akan melihat anaknya yang baru lahir keluar dari perut istri cantik nya yaitu Zizi.


Zizi hanya mengangguk dan tersenyum dia cukup terhibur dengan kelakuan Arick..setidaknya dia tidak darah tinggi jika berdebat terus menerus dengan Arick.


Zizi mengantuk dia lekas memejamkan matanya sambil mendengarkan Arick yang masih asik membahas mengenai jepit rambut untuk anaknya kelak..di rasa tidak sahutan atau jawaban dari Zizi Arick menoleh kearah Zizi dan melihat istrinya tengah terlelap begitu damainya.


"Ternyata sudah tidur..hihi cantik sekali sih..nanti kalau Princess sudah lahir pasti cantiknya kaya kamu honey..I live you honey" Arick mengecup kening Zizi dan mengangkat nya menuju kamar dia tak mau badan Zizi kesakitan karena terus tidur di sofa.


*


*


Frenchie membayangkan dia berada di bawah kungkungan Arick dan mendessah kan namanya astaga otaknya sudah benar-benar konslet si French fries ini.


Frenchie mengorek informasi tentang Arick sebisanya..dia juga mengorek informasi tentang Zizi istri dari Arick..dia sempat melihat sebuah video dimana dan Zizi tengah melakukan prosesi pernikahan.


Frenchie terlihat meremas kuat ponselnya..dia tidak terima wanita seperti Zizi mendapatkan tambang emas berlian..tidak.. tidak..hanya dia yang pantas..dia tidak ada bandingannya dengan Zizi..lihatlah tubuhnya begitu menggoda sedangkan Zizi..cih datar.


*


*


"Honey kau mau makan apa hm?" tanya Arick lembut mengelus surai kecoklatan milik Zizi.


"Aku mau cream soup saja sayang..tapi isinya kacang almond sama telurnya pakai terlur angsa ya..harus kamu yang bikin juga ambil telur nya sendiri inget nggak boleh ada yang lain yang boleh menyentuh makanan itu..paham?" ucap Zizi menjelaskan keinginan nya.


Mati aku.......