ARICK THE MAFIA KING

ARICK THE MAFIA KING
Bonchap 29



"Ya..aku menginginkan nya sayang" Zizi memperjelas bahwa dia sedang ingin melakukan olahraga seperti biasa nya.


Arick tentu saja mau..dia langsung memutar arah menuju sebuah hotel..dia akan membawa Zizi ke hotel dulu karena ini kesempatan emas untuk nya..astaga dapat durian runtuh Arick..mimpi apa dia semalam.


Sampailah mereka di salah satu hotel terdekat..Arick segera mengurus administrasi nya setelahnya dia mengajak Zizi dengan sedikit tergesa menuju kamar yang dia pesan.


Astaga Arick sudah tidak sabar.


Dia pasti sudah gila hingga terburu-buru seperti di kejar penagih hutang.


"Pelan saja sayang..astaga kau ini" ujar Zizi lucu karena Arick seperti di kejar rentenir.


"Aku sangat senang dan tidak sabaran honey" ucap Arick gamblang apa adanya tanpa merasa malu akan ucapan nya yang minta di garuk oleh Zizi.


"Ck..bisa tidak jangan segamblang itu kalau ngomong" kesal Zizi juga malu-malu mendengar ucapan Arick yang tak menggunakan saringan sama sekali.


"Haha sudah ayo kita sudah sampai..jangan minta berhenti honey karena aku takkan mengampuni mu setelah ini sebelum kau menyerah dan memohon ampun kepada ku cups" ujar Arick menarik Zizi masuk kedalam kamar yang sudah dia pesan setelah sampai di depan kamar itu.


Zizi hanya diam..dia menuruti keinginan Arick karena dia sendiri memang sedang ingin melakukan nya dengan Arick.. entahlah hormon nya sedang naik dan juga sedang melonjak dia tidak bisa menahannya lagi malu nya dia hilangkan sementara asalkan dia bisa olahraga.


Setelah sampai di dalam kamar dan menutup serta mengunci nya Arick segera menyergap bibir manis Zizi bibir itu tidak bisa di anggurkan terlalu lama kata orang mah..dia berkissing sediki kasar namun Zizi menyukainya..Zizi tak tinggal diam dia ikut membalas permainan Arick yang sudah memporak-porandakan isi mulut nya andai bisa terlihat pasti sudah seperti di rampok.


Setelah selesai semua nya Arick mulai membuat Zizi menyuarakan merasakan sesuatu yang geli namun entah lah..dia ingin tertawa tapi juga menike mati nya.


Zizi tentu saja melayang layang bagaikan terbang ke awan di buatanya..dia suka sikap lembut Arick sangat membuat nya nyaman.


"Arick.. pleaseee" pinta Zizi merengek.


Arick memulai kegiatan nya..setelah itu dia mulai melakukan aksi nya bagaikan lagu nya mbak Syahrini maju mundur syantik..syantik begitu lah kira nya.


Arick maupun Zizi mendessyah kan namanya masing-masing..sungguh tiada lagi yang mampu membuat keduanya ingat akan tugasnya sebagai orangtua..mereka bagaikan orangtua luknut yang lupa akan anak..astaga jika sudah main kuda jingkrak mereka bahkan melupakan yang namanya anak..cih orangtua apa mereka itu.


Arick dan Zizi terdiam setelah selesai dengan pemersatuannya..keduanya terkulai lemas di atas kasur empuk nan mahal itu..Arick memeluk Zizi begitu pun juga Zizi dengan perut yang sudah membuncit dia memeluk Arick dengan hati-hati takut menyenggol anak nya..nanti anak nya kaget bisa berabe.


"Thank you honey..kau hebat..aku mencintaimu" ucap Arick sambil menciumi pucuk kepala Zizi.


"You too Daddy" Zizi membalas pelukan Arick dengan sayang juga.


Akhirnya mereka terlelap dulu dan melupakan cek kandungan untuk anaknya kan kalau sudah berdua begini anak mah nomor sekian..biarlah mereka menikmati waktu nya sebelum di pusing kan lagi dengan tingkah nya bumil.


Mereka terlelap hingga hari menjelang sore..Zizi terbangun karena perutnya keroncongan begitupun anaknya yang sudah berdemo minta di isi asupan makanan enak.


"Arick bangun..Daddy bangun" Zizi mengguncang pundak Arick agar bangun namun nihil.


"Ck..menyebalkan" decak Zizi kesal karena Arick tidak bangun juga.


Akhirnya Zizi memilih memesan makanan sendiri dari ponselnya..dia sudah kelaparan jika menunggu Arick bangun dia bisa pingsan..sementara dia mandi dulu karena lengket sisa pemersatuan tadi.


Tak berapa lama kemudian Arick terbangun karena tak menemukan guling tercintanya yaitu istri nya Zizi..dia mencari kesana kemari tapi tidak ada..sepertinya sedang mandi terdengar suara gemercik air dari kamar mandi.


Arick bangun dan berjalan kedalam kamar mandi..niatnya ingin mandi bersama tapi entahlah mungkin akan ada adegan plush dua satunya juga... kaborrrrrrrrrr.