ARICK THE MAFIA KING

ARICK THE MAFIA KING
Ep_60



Oekk..oekk...


"Darren..astaga"


Zizi menuju ranjang dan menggendong Darren yang tiba-tiba menangis mungkin haus.


Arick juga mendekat dan ikut menenangkan Darren yang tengah menangis..dia mengambil alih Darren sementara Zizi dia membuat susu untuk Darren.


Sebenarnya bisa saja Zizi mengASIhi Darren tapi ada Arick dia tak berani bagaimana pun juga dia masih belum bisa sepenuhnya percaya pada Arick.


"Biar aku saja Zi"


"hm..baiklah"


Zizi memilih ke luar dari kamar menuju dapur dan membuatkan makanan untuk Arick dan dirinya..hari sudah semakin siang waktunya mereka makan siang.


"Huhhh apa yang kau lakukan Zizi..astaga kenapa kau bisa melakukan hal bodoh itu ishhh"


"Apa pandangannya pada mu nanti..aduh dasar bodoh kamu Zizi"


"Tapi kenapa aku tidak gemetaran tadi..apa aku sudah bisa menerimanya..huhh entahlah biarkan seperti air mengalir saja"


Zizi memilih membuat makanan agar otaknya kembali jernih..astaga jika mengingat kembali kejadian tadi wajahnya panas sekali.


Di saat Zizi tengah serius mengaduk-aduk masakannya tiba-tiba saja ada sepasang tangan yang melingkar di pinggang nya dan membuat Zizi berteriak.


"Arghhhmmpp"


"Ssstt it's me honey"


"Astaga Arick..huhhh aku pikir siapa"


"Masak apa hm?"


Arick berbisik di telinga Zizi dengan nafasnya yang menyapu permukaan kulit lehernya dan itu sukses membuat Zizi bergidik meremang.


"Akhh Arick stop"


"Why honey?"


"Geli ishhh..lepas Arick aku sedang masak"


"Hmm..masak saja honey aku Tidka mengganggu"


Plakkkk.....


Satu pukulan mendarat tepat di lengan Arick tentunya itu dari Zizi yang kesal karena Arick mengganggu nya yang tengah masak.


"Lepas atau pulang"


"Diamlah"


"Hey kau sudah tak takut lagi padaku hm?"


"Kau mau aku takut lagi?"


"No..aku senang kau sudah bisa terbiasa dengan sentuhan ku"


"Diamlah..duduk jika tidak ada kerjaan"


"Aku bantu membereskan pakaian twins saja bagaimana.. secepat nya kita pindah ke rumahku"


"Huhh terserah kau saja"


"Hey jangan bilang kau hanya bercanda tadi?"


"No..sana bereskan barang-barang twins"


"Oke baiklah"


Arick menuju kamar twins..dia mmembantu Zizi membereskan barang-barang twins agar Zizi hanya tinggal membereskan barang-barang nya saja.


Arick sudah meningkat kan keamanan dan keselamatan keluarga kecilnya.. setelah semua selesai Arick akan menikahi Zizi mau atau tidaknya Arick tidak perduli yang dia mau Zizi menjadi miliknya.


"Hey boy kalian sudah bangun..oh asatag lucu sekali sih kalian ini"


Arick menciumi kedua pipi si twins dengan gemas setelah itu dia meletakkan twins di box bayi nya karena jika di ranjang vtakut mereka akan berguling dan terjatuh .oh tidak akan dia biarkan itu terjadi.


Setelah selesai Arick mulai mengepak barang-barang twins ke dalam koper yang sudah Zizi siapkan sebelumnya.


*


*


"Jalankan rencana seperti semula..jangan sampai gagal"


"Siap bos"


Pria itu adalah Brandon yang tengah menyiapkan rencana untuk menghancurkan Arick agar sakit hatinya sedikit berkurang.


"Hahaha sebentar lagi akan ku tunjukkan siapa yang lebih unggul di antara kita Arick..kau atau aku kita lihat saja nanti hahahaha"


Brandon kembali ke kamarnya dan di sambut seorang wanita yang sudah pol los tanpa sehelai benang pun di tubuhnya yang sintal.


"Waktunya untuk bermain bitchh"


"Baik taun sesuai keinginan anda"