ARICK THE MAFIA KING

ARICK THE MAFIA KING
Ep_89



Sedangkan Arick dia sedang duduk di balkon dengan pikiran melayang entah kemana..dia bahkan sempat membayangkan Zizi bergandengan dengan seorang lelaki yang mana lelaki itu adalah calon Daddy baru untuk anak-anak nya..astaga gila..ini gila.


"Arghhhhhh" Arick


Arick berteriak frustasi karena memikirkan hal-hal yang belum tentu kebenarannya..dia parno duluan sebelum ada bukti nyata..sialan dia harus apa sekarang.


"Aku hari bagaimana lagi Zi untuk meyakinkan kau bahwa aku benar-benar menyesal" Arick


Sementara itu di balik pintu balkon tampak Zizi sedang menahan senyumnya kala mendengar Arick benar-benar frustasi dengan pranknya.


"Maaf Arick sabar lah besok semuanya selesai dan kau pasti akan tersenyum sepanjang hari..aku bisa menjamin itu" Zizi


Zizi meninggalkan Arick untuk menuju ruangan dimana semua orang telah berkumpul..ya Zizi akan memulai briefing dengan mereka untuk tugas mereka besok pagi.


*


*


Besoknya.....


Arick mencari-cari keberadaan Zizi kesana kemari tapi tidak ketemu juga..dia jadi khawatir apakah Zizi bertemu dengan calon Daddy baru nya anak-anak..oh tidak..tidak..tidak.


"Ziziiiii..honey kau dimana?" Arick


"Honeyyyyy.. Darrel, Darren kalian dimana" Arick


Di saat Arick tengah kalang kabut mencari keberadaan ketiga kesayangannya itu tiba-tiba ponselnya berbunyi ada sebuah pesan singkat yang masuk dalam ponsel nya.


Arick membuka pesan itu dna terbelalak melihat Zizi tengah memakai gaun pengantin di sebuah gedung yang Arick yakini adalah Zizi akan menikah dengan pria itu pria calon Daddy baru nya anak-anak.



"Lihatlah betapa cantiknya penampilan Zizi..sungguh beruntung sekali pria itu" tuan Jarred


Ya ayah Arick memancing amarah Zizi karena dengan cara itu maka Arick akan langsung datang ke tempat yang sudah mereka persiapkan.


Arick langsung menuju ke gedung itu untuk membatalkan pernikahan mereka..sungguh seperti orang gila yang berkendaraan bagaikan di arena balap..tak perduli dengan penggunaan lain sama sekali.


Sementara Zizi dan yang lainnya hanya bisa bersiap untuk menyambut kedatangan Arick..Zizi sudah terlihat di atas Altar dengan para tamu yang sudah hadir di sana.


Keluarga Wilson juga sudah datang dan berada di dalam acara itu..sungguh ini kegilaan pertama yang keluarga Wilson lakukan untuk pertama kalinya dalam sejarah.


"Astaga kenapa aku merasa berdosa dengan Arick ya hahaha sialan" Gio


"Sudah diam dan tutup mulutmu" Alana


"Astaga baby..aku merasa bersalah pada bocah itu baby" Gio


"Keluar jika tidak mau di sini" Alana


"Iya.. baby iya maaf" Gio


Di meja lain juga tampak Fiora dan tuan Jarred serta Zemi hanya duduk sambil menghela nafasnya panjang merasa bersalah pada Arick..biar bagaimanapun juga ini salah mereka yang sudah memaksa Arick untuk melakukan prank gila untuk lamaran nya.


"Semoga Arick tidak menabrak para pengguna jalan lain" tuan Jarred


"Benar tuan..huhh mister kasihan anda" Zemi


"Sudahlah kita hanya bisa menurut dengan Mahmud karena dia yang berkuasa saat ini..demi kebaikan bersama" Fiora.


"Huhhh" ketiga


Di meja lain nya lagi tak jauh dari mereka juga tampak Laura tengah tertawa terbahak-bahak di sertai Nila, Vallery, Arny,dan Vanya juga para suami masing-masing pastinya.


"Hahaha astaga by..hahhaa aduh perutku hahaha Arick..Arick astaga kasihan sekali anak itu hahahaha itulah jika perempuan membalaskan kekesalannya hahaha..Zizi memang terbaik " Laura


Yang lainnya hanya tersenyum melihat Laura begitu senang tersiksa..tidak apalah sekali-kali agar para lelaki berfikir dua kali lagi jika ingin mengeprank nya.


Arick telah sampai di depan gedung itu dia bergegas berlari menuju lantai dimana acara pernikahan Zizi akan berlangsung..semoga dia tidak terlambat.


Sampai di depan pintu ruangan dimana pernikahan Zizi di laksanakan Arick dengan sekuat tenaga mendobrak pintu tersebut dengan mata menyala-nyala bak kesetanan.


"HENTIKANNN"