
Previous Episode
Setelah siap dirias, Ratu terus menatap wajahnya dicermin karena dia terlihat sangat berbeda. Seperti itu bukan dirinya seperti biasa...kecantikannya bertambah berkali - kali lipat saat ini.
Mama Ratu yang datang melihatnya langsung memeluk dari belakang dan memuji putrinya itu.
“Kamu cantik banget sayang. Pasti Kavin pangling banget melihat kamu.” Puji mama
“Makasih ma...” Ucap Ratu tersenyum
Ratu dan mamanya sedang berpelukan dikagetkan kehadiran Adel dan Nisa. Yang langsung masuk kekamar dan menorobos masuk.
“Kalian....!!!!
*****
Mama Ratu mempersilahkan Adel dan Nisa masuk dan bergabung dengannya dan Ratu.
“Sini masuk nak Adel nak Nisa...” Sapa mama Ratu.
“Maaf kita langsung masuk gitu aja. Habisnya gue sama Nisa gak sabar pengen lihat lo langsung....” Ucap Adel kemudian menghampiri Ratu dan mamanya.
“Iya maaf juga ya kita jadi ngagetin tante, kita kiraian Ratu sendirian didalam kamar...” Ucap Nisa yang menghampiri Ratu dan mamanya.
“Kalian itu hobinya ngagetin aja ya...” Ketus Ratu kepada kedua sahabatnya itu.
“Iya gpp kok...tante tinggal dulu ya. Kalian tolong temani Ratu disini ya...tante mau bersiap dulu.” Ucap mama Ratu
“Iya tante.”Ucap Adel dan Nisa bersamaan.
”Udah deh jangan sewot itu beb ntar jadi jelek tau...tapi hari ini lo beneran cantik banget beb...ya emang gue tau l dasarnya memang cantik.” Ucap Adel sambil memperhatikan penampilan Ratu dari atas sampai bawah.
“Iya beneran beb... cantik parah sih. Pantasan aja Kavin itu sampai klepek - klepek gitu sama lo. Kavin beruntung banget bisa dapatin lo beb. Sesuai nama lo sih beb...lo bakaljadi Ratu hari ini.” Timbrung Nisa sambil tersenyum kearah Ratu.
“Pintar banget ya kedua sahabat gue ini gombalnya...DASAR!!! tapi makasih lo ya..jarang-jarang kan kalian muji gue. Tapi gue juga masih banyak kekurangan masih jauh dari kata sempurna.” Ucap Ratu
“Iya tapi dimata kita tu lo tetap terbaik karena kita bestfriend lo...hehhehe.”
“Iya deh iya...thank you ya.” Ucap Ratu sambil memeluk kedua sahabatnya itu.
Sebenarnya jauh dari lubuk hati Ratu,ia merasa sangat takut, gugup, tegang dan perasaan campur aduk. Ia juga bingung dengan dirinya sendiri...apalagi ini adalah moment sakral yang hanya akan dia lakukan sekali seumur hidupnya. Tapi dengan kehadiran Adel dan Nisa, ia merasa sedikit tenang dan perlahan rasa gugupnya hilang.
*****
Hari yang dinanti akhirnya tiba juga. Ratu yang masih berada dikamar hotel ditemeni sama kedua sahabatnya itu sedang mempersiapkan diri. Adel dan Nisa juga menginap di hotel yang sama dengan Ratu... Adel dan Nisa sangat cantik memakai kebaya putih full payet yang dikombinasikan dengan rok batik modern. Mereka terlihat anggun dan elegan dengan rambut yang disanggul. Sebagai pendamping pengantin mereka juga ingin terlihat sepadan dengan kecantikan Ratu sampai-sampai mereka menyewa MUA ternama.
Sedangkan Kavin yang berada dikamar hotel, ia sudah mengenakan pakaian pegantin itu menjadi semakin gugup saja. Seperti biasanya telapak tangan Kavin menjadi basah karena gugupnya. Kavin yang sedaritadi berjalan mondar-mandir terlihat sangat kacau. Tidak tahu apa yang ada dalam benak pikirannya,ia sendiri juga bingung dengan dirinya sendiri.
‘Aduh kenapa sih gue jadi gugup begini, semoga aja semuanya berjalan lancar.’ Batin Kavin yag menggurutu dirinya sendiri
Papa Kavin yang melihat aksi anaknya itu langsung datang untuk menenangkan anaknya itu.
“Jangan terlalu gugup begitu vin, nanti kamu jadi gak bisa ngucapkan ijab kabul. Coba rileks aja...tarik nafas ....kemudian buang perlahan dari mulut....lakukan sebanyak 3 kali.” Ucap papa Kavin
Kavin mengikuti apa yang dikatakan papanya...
“Iya papa bener, Kavin merasa lebih tenang dari sebelumnya. Makasih ya pa....” Ucap Kavin.
“Iya sama - sama vin...” (Sambil menepuk-nepuk bahu Kavin)
Kavin yang merasa sudah sedikit tenang dari sebelumnya, kemudian ia mengajak papa mama maupun keluarga besarnya untuk segera bersiap-siap.
*****
Kavin yang didampingi papa mamanya sudah tiba di tempat diadakannya akad dan resepsi pernikahannya yaitu Chakra yang terletak didaerah BSD sudah didekor dengan bunga mawar merah serta lampu led disekitarnya . Alasan Ratu memilih dekorasi dengan bunga mawar merah yaitu bunga ini melambangkan cinta dan gairah kedua mempelai. Ketika digunakan dalam pernikahan, bunga mawar merah membuat pernikahan terlihat spesial dan
mahal. Dan disana juga terdapat banyak foto kebersamaan Ratu dan Kavin yang dihias dan dipajang sedemikian rupa.
Pembawa acara mempersilahkan Kavin untuk duduk ditempat yang sudah dipersiapkan. Kemudian Kavin pun duduk, dan ia tidak sabar menunggu kehadiran Ratu dan seluruh keluarganya.
Ratu yang didampingi kedua sahabat dan keluarganya juga sudah tiba. Pembawa acarapun segera memanggil mempelai wanita. Kemudian Ratu berjalan anggun dengan iringan musik romantis dan ia segera dudukdisamping Kavin. Kavin yang melihat dari jauh, ia begitu terpesona dengan kecantikan Ratu hari ini. Kavin terus - menerus
menatap kearah Ratu sampai tidak berkedip sedikitipun...Kavin seakan terbius sesaat dan kemudian tersadar.
‘Kavin lo harus fokus, bisa buyar semua hafalan ijab kabul gue...tapi Ratu beda banget dan cantik parah sih.’batin Kavin.
Ratu yang dilihatin oleh Kavin menjadi salah tingkah yang membuat pipinya menjadi merah merona. ‘Aduhh vin...bisa gak sih lo jangan dilihatin gue begini mana disaksikan banyak orang lagi. Malu banget gue sebenarnya.’ Batin Ratu.
“Vin...bisa gak kamu gak lihatin aku dengan tatapan seperti itu.”Bisik Ratu.
“Habisnya kamu cantik banget sayang...kan aku jadi terpesona.” Bisik Kavin.
“Iya tapi gak gitu juga vin. Malu tau gak diliatin semua orang yang ada disini...”
“Lagian apa salahnya sih. Dasar kamu itu ya.”
“Iya deh iya...bawel banget sih.” Sewot Kavin
Jam 10.30 acara dimulai...acara akad berlangsung hikmat dan membuat kedua orangtua Ratu dan Kavin terharu menyaksikannya secara langsung. Kavin juga merasa sangat lega karena semua ketakutannya selama ini tidak terjadi. Ijab kabul berjalan lancar. Ratu sampai menitikkan air mata terharu karena hari ini dia dan Kavin sudah sah sebagai sepasang suami istri. Pernikahan ini membuat iri siapapun yang menyaksikannya, karena mereka berdua terlihat sangat serasi sebagai pasangan. Tidak hanya tampan dan cantik, tapi mereka juga sangat populer...
Hari ini Ratu dan Kavin terlihat begitu bahagia. Mereka selalu tersenyum kepada seluruh tamu yang hadir disana. Mereka berdua tidakmeyangka kalau hubungan yang mereka jalin bisa sampai ke tahap ini. Banyak hal yang sudah mereka lewatin bersama sampai ke pernikahan ini. Ratu merasa sangat bersyukur karena ia bisamenikah dengan laki - laki yang dicintainya dan begitu pun sebaliknya dengan kavin.
Kedua orangtua mereka saling mendoakan pernikahan anaknya. Mereka sangat berharap pernikahan Ratu dan Kavin ini bisa langgeng sampai maut memisahkan, bahagia terus selamanya. Adel dan Nisa juga merasa begitu terharu karena menyaksikan langsung kebahagiaan sahabatnya itu...mereka bersyukur akhirnya Ratu melepas masa lajangnya.
*****
Setelah selesai ijab kabul, mereka memutuskan untuk beristirahat sebentar di kamar hotel. Kaki Ratu terasa begitu pegal karena harus memakai high heels di pernikahan ini, iajuga kebanyakan berdiri untuk berfoto dan bersalaman dengan keluarga besarnya maupun Kavin, dan juga ia harus jalan dari tempat acara menuju ke hotel. Kavin yang melihat menjadi tidak tega , ia segera menyuruh Ratu untuk beristirahat dan berbaring di tempat tidur. Kavin memijat lembut kaki Ratu sampai rasa pegalnya hilang.
Ratu menyuruh MUA untuk membersihkan makeup setelah itu iajuga mengganti baju yang lebih nyaman untuk dipakai. Acara resepsi akan diadakan 4 jam lagi...jadi masih banyak waktu bagi Ratu dan Kavin untuk beristirahat sejenak. Kavin langsung tertidur pulas karena semalaman ia sulit tidur. Sedangkan Ratu hanya bermain hp sambil tiduran di tempat tidur.
Beberapa jam kemudian, Ratu dirias kembali dengan makeup ala princess setelah itu ia memakai gaun putih dengan detail renda dan brokat di setiap sisinya membuat penampilan menjadi menarik. Bagian bawah dress juga sangat lebar, sehingga membuat siapapun yang memakai akan terlihat sangat anggun...tak lupa dibagain kepala Ratu yang sudah disanggul modern loose chignon dibuat model rambut bervolume yang sangat cocok dipadukan dengan mahkota. Ratu juga memakai perhiasaan seperti anting dan gelang yang menyempurnakan penampilannya tampak glamour dan berkelas tentunya. High heels pilihannya juga sangat simple yang membuat tampilannya menjadi sempurna bak seorang putri.
Ratu melihat kearah Kavin yang belum juga bangun sedaritadi. Setelah siap diriaspun, Ratu berinisiatif untuk membangunkan Kavin yang sedang tertidur itu. Ratu mencoba menggoyangka tubuh Kavin tapi Kavin tidak bangun juga. Akhirnya Ratu punya rencana untuk mematikan AC yang ada didalam kamar hotel tersebut.
Kavin merasa sangat kegerahan dan kemudian perlahan membuka matanya dan mulai terbangun. Ia melihat kesekitar dan melihat Ratu yang berdiri di depan cermin dan menghampirinya. Ratu tidak sadar kalau Kavin sudah bangun dan ia begitu terkejut karena Kavin memeluknya dari belakang.
“Sayang kamu terlihat begitu cantik seperti seorang putri dari dongeng.” Bisik Kavin yang makin memper erat pelukannya dari belakang.
“Iiihhh Kamu ya vin...aku beneran kaget tau. Makasih sayang pujiannya...menurrut kamu aku cocok gak pakai begini??? Aku kok merasa kayak bukan aku ya vin..” Ucap Ratu sambil mengelus tangan Kavin.
“Kamu selalu cocok pakai baju apapun sayang... tapi hari ini kamu itu cantik banget. Mulai dari kamu pakai kebaya nikah sampai gaun ini terlihat sangat anggun banget sayang.” (Kavin melihat tampilan Ratu dari atas ke bawah dari cermin)
“Thank you sayang...kamu sana gih siap-siap!!!! bentaran lagi acara resepsinya udah mau dimulai. Tamu juga udah ramai yang hadir disana.” (Mendorong tubuh Kavin perlahan)
“Iya deh sayang...aku siap-siap dulu ya. MMMM....Aku jadi gak sabar banget ntar malam sayang” (Goda Kavin yang perlahan melepaskan pelukannya)
“Ihhh apaan sih sayang...jangan dibahas disini tau... ntar kalau ada yang dengar jadi gaenak.” (Muka Ratu yang menjadi merah merona dengan perkataan Kavin barusan)
“Ya kamu siap-siap aja nanti ya sayang. Yaudah aku pakaian dulu...”(Kavin masuk kedalam toilet)
Ratu yang mendengar ucapan Kavin barusan menjadi salah tingkah, jantungnya berdetak tak menentu, ia juga sampai susah menelan air liurnya sendiri. Yang dia rasakan sekarang adalah perasaan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya...rasa takut, deg-deg an, gelisah tapi ia berusaha menutupi semuanya. Ia tidak mau sampai terlihat aneh nantinya didepan orang yang melihatnya.
‘Kok gue jadi deg-deg an gak karuan begini sih dengar ucapan Kavin barusan...GAK GAK GAK!!!! Gue gak boleh begini.’ Batin Ratu
Ratu kemudian berusaha menenangkan dirinya sendiri. Dan ia melakukan tarik nafas sampai berulang kali sampai ia benar-benar tenang dan seusaha mungkin tidak mengingat kata-kata Kavin lagi.
Kavin yang sudah memakai kemeja hitam dipadukan dengan jas dan celana warna putih tampak begitu tampan. Style rambut yang dipilih Kavin adalah Style Pompadour undrcut yang mana tatanan rambut model ini dibuat tipis dibagian kiri dan kanan, lalu bagian rambut atas ditata agar bervolume. Sedangkan untuk sepatu, Kavin memilih warna hitam senada dengan warna kemejanya. Tampilan Kavin tampak begitu sangat menarik dan sangat cocok
dengan tampilan Ratu yang ala putri dongeng.
Ratu menghampiri Kavin dan memuji suaminya itu.
“Kamu terlihat sangat tampan dan mempesona sayang.” Ucap Ratu sambil merapikan jas Kavin yang sedikit berantakan.
“Makasih Ratuku...” (Kavin mencium kening Ratu sekilas).
“Kamu itu cocok banget pakai jas begini sayang, aura kamu jadi keliatan banget.” Ratu memuji sekaligus tersenyum kearah Kavin.
“Ah kamu itu berlebihan tau gak sih... kan aku dasarnya emang udah tampan sayang.” Kavin mencubit gemas pipi Ratu.
“IIIIhhhh kamu ya vin...jadi rusak ini riasan aku tau gak.” Ketus Ratu.
“Habisnya kamu gemesin banget sih sayang...” Ucap Kavin tanpa merasa bersalah.
Ratu merapikan riasannya sebentar kemudian Kavin dan Ratupun bergegas keluar kamar hotel dan menuju tempat resepsinya yang tak jauh dari sana.
*****
Pembawa acara memanggil Ratu dan Kavin untuk bergabung.
“Mari kita sambut mempelai pengantin kita hari ini yaitu Kavin Ardana Abiputra dan Ratu Ayundya Kirana, dipersilahkan.” Ucap pembawa acara.
Kavin dan ratupun berjalan anggun bak sorang pangeran dan putri, mereka berjalan diiringi musik romantis. Saat mereka berjalan, terdapat banyak sorakan, teriakan dan tepuk tangan tamu yang hadir antara lain : Teman, sahabat, rekan kerja, keluarga, dan kerabat. Siapapun yang melihat Ratu dan Kavin pasti sangat kagum dan terpesona. Kavin menggenggam erat tangan Ratu saat berjalan, kemudian mereka menemui tamu yang hadir disana dan saling menyapa.
Para pelayan menghidangkan dan menyajikan makanan dan minuman disetiap meja. Meja dan kursi didekor dengan mawar putih sedemikian rupa. Lantunan lagu yang dinyanykan juga sangat romantis, sehingga tamu yang hadir juga menikmati dan merasakan moment kebahagiaan pernikahan Ratu dan Kavin.
Adel dan Nisa yang berada disana juga sudah mengganti pakaian mereka dengan gaun putih modern yang sedikit terbuka, yang membuat penampilan mereka menjadi sexy tapi tetap menarik. Mereka memakai makeup sederhana dan simple agar tidak terlihat menor.
Ada salah satu orang yang menarik perhatian disana, orang itu adalah orang yang paling mencintai Ratu dan merelakan kebahagiaan dirinya demi seorang yang dia sayangi bisa bahagia dan tersenyum seperti sekarang...orang itu adalah Tommy. Ya dia hadir sebenarnya akan melukai dirinya, tapi ia juga ingin menyaksikan langsung kebahagiaan Ratu.
Bersambung....
*****
Siapa disini yang bisa selpang dada itu seperti Tommy? Yang hadir dipernikahan mantan atau orang yang dia sayangi?
Comment dibawah ya! Happy reading all. ^<^