Playboy Vs Playgirl

Playboy Vs Playgirl
Surprise For Ratu



Previous Episode


"Permainan berakhir! ratu sekarang milik lo dan kavin pasti akan jadi milik gue!" Ucap vika pada seseorang yang berada tepat didepannya.


Lalu cowok didepannya tersenyum kepada vika, "Terimakasih atas bantuan lo! guee gak akan pernah lupa." ucap tommy tersenyum penuh kepuasan.


kemudian mereka berdua saling berjabatan tangan sembari tersenyum dengan bahagia.


*****


kavin masih gak terima dengan apa yang tadi didengarnya, tapi dia udah gak mau berurusan lagi dengan cewek yang bernama ratu, bagi kavin sudah cukup lah dia merasa dipermainan selama ini, kavin sadar betul dari konsekuensi dari jatuh cinta! pasti ada saatnya cinta itu bertepuk sebelah tangan, merasa patah hati, dan sakit karena kehilangan cinta sebelum sempat memilikinya, tapi kavin memutuskan untuk Move on!


"cewek kan masih banyak bukan cuma lo doang, belagu amat jadi cewek!" batin kavin.


liburan kavin masih tersisa selama beberapa hari lagi, tapi dia sudah merasa ingin cepat cepat pulang aja. kesempatan baik ini gak mungkin di sia siakan oleh vika, dia sudah lama menunggu kesempatan baik ini. bisa jadi cewek kavin yang sesungguhnya adalah impian terbesar vika, bahkan dari dulu.


tommy juga tidak pernah akan pernah melewatkan kesempatan yang paling bagus ini, karena tommy juga punya sebuah kejutan untuk cewek pujaan hatinya.


ratu masih merasa gak enak hati dengan apa yang kemarin diucapkannya didepan kavin, ratu terus mengingat ngingat kejadian itu, sampai gak bisa konsentrasi dengan apa yang sedang dia lakukan. bahkan setiap saat ratu merasa bersalah, tapi setiap gak sengaja berpapasan dengan kavin, ratu terdiam seribu bahasa, seakan akan mulutnya terkunci. sejak saat itu kavin bahkan tidak pernah berbicara lagi dengan ratu, ya bisa dibilang seperti orang asing lah satu sama lain.


ratu mulai gelisah karena gak tau dengan apa yang akan diperbuatnya, menyesal? iya, tapi dia juga tidak tau gimana caranya menjelaskan dan meminta maaf kepada kavin. gengsi? iya, karena baru kali ini ratu merasa bersalah seperti ini kepada cowok. ratu juga mengerti dengan perubahan sikap kavin yang drastis itu, tapi dia juga gak bisa bilang apa apa.


mulai saat itu mereka jadi jalan masing masing dengan pasangannya, kavin-vika, ratu-tommy. jadi liburan masing masing, tidak pernah bicara apapun juga. ya tommy dan vika hanya mengikuti kemauan kavin dan ratu aja tanpa berani bertanya sekalipun.


kavin sedang duduk sambil termenung sendirian ditepi kolang renang, sambil memainkan kakinya ke air, lalu vika mendekati kavin, kavin sempat tidak menggubris vika yang sedari tadi berbicara kepadanya.


vika yang geram lalu mencubit tangan kavin "heloooo vin, loo dengerin gue gak sih daritadi? gue biacara daritadi udah seperti radio rusak aja!" ucap vika yang kesal.


aawww, "Aduh apaan sih lo vik! sakit tau! iya gue dengarin kok." ucap kavin sambil mengeluh sakit ke vika.


"biarin aja deh, lo masih kepikiran sama yang ratu bilang kemarin ya? ngaku deh lo, keliatan banget soalnya." ucap vika sambil menunggu jawaban dari kavin.


"gue? mikirin dia? mana mungkin! lagian gue udah bodo amat deh sekarang sama dia, yang mau jadi cewek gue itu ngantri, hilang satu gapapa deh, dia juga gak cantik cantik amat." ucap kavin.


"nah ini baru kavin yang gue kenal! tenang aja vin, dia yang bakalan nyesal kali udah nyia nyia cowok kayak lo, percaya deh sama gue!" ucap vika.


"IYAAA LAH PASTI DIA BAKALAN NYESAL! SUATU SAAT NANTI, DIA PAST PASTI YANG BAKALAN MOHON MOHON SAMA GUE NANTI UNTUK JADI COWOKNYA!" ucap kavin penuh dengan kebanggaan dengan dirinya sendiri, ya bisa dibilang dia juga gak yakin sih sama apa yang barusan diucapkannya.


"iya kalo itu gue yakin, dia bakalan nyesal vin! udah ah keluar yok, kita disini buat liburan dan senang senang, bukan untuk galau seperti sekarang ini kan?! percuma dong kita udah jauh jauh kesini. "ucap vika sambil menarik tangan kavin yang males banget bergerak.


"vinnnn, kitaa pergi keluar yaaaa..... yaaaa, guee suntuk nih nemenin cowok galau di villa! cowok kayak lo bisa galau juga ya gara gara cewek! baru tau gueee, ratu cukup berbakat untuk buat lo jadi cowok yang seperti ini. ntar gue minta tips deh ke ratu gimana caranya buat cowok kayak kavin abiputra dibuat tergila gila!" sambil berlari karena kavin merasa diejek habis habisan oleh vika.


disisi lain, ratu yang tanpa sengaja melihat kavin dan vika yang cukup bahagia satu sama lain, kavin bahkan tidak sadar daritadi diperhatikan dari kejauhan sama ratu.


"dia emang cocok vin buat lo, semoga lo benar benar bahagia dengan vika ya!" batin ratu sambil berusaha untuk tersenyum.


tommy mengikuti kemana arah mata pandangan ratu saat ini, ya bener aja tommy bisa menyimpulkan kalo ratu sedang memperhatikan kavin dan vika sedari tadi. tommy langsung menutup mata ratu "coba lo tebak gue siapa?" ucap tommy sambil kemudian tersenyum, "tommy lah, siapa lagi! ucap ratu seraya membuka matanya.


"gue bosen nih di villa terus, tujuan kita kesini kan buat liburan!" ucap tommy sambil manja manja untuk membujuk ratu. "iya tom, maafin gue ya, gue jadi asik sama dunia gue sendiri, sampai sampai lupa disini masih ada lo!" ucap ratu yang merasa tidak enak hati dengan tommy. "iya gapapa kok, gueee ngerti, ntar malam kita dinner diluar ya?" ajak tommy. "okee deh, sampai ketemu ntar malam ya!" lalu ratu berjalan menuju kamarnya.


tommy menelepon seseorang untuk mengatur tempat untuk melancarkan rencananya yang udah lama ketunda, "ini saatnya." batin tommy sambil tersenyum.


*****


dan disaat bersamaan vika dan kavin turun lalu berjalan beriringan bak seorang pangeran dan putri, tampilan mereka gak jauh berbeda dari tampilan ratu dan tommy. ya mereka saling menatap sebentar, lalu sadar kalo saat ini situasi semakin canggung, lalu vika berbicara "gue mau dinner sama kavin. kalian juga ya? kalo gitu kami jalan diduluan ya, byee!" vika berjalan sambil menarik tangan kavin.


ratu dan tommy hanya melambaikan tangan aja kepada vika, lalu mereka berdua pun menyusul untuk pergi juga.


"udah siap ratu?!" bisik tommy tiba tiba. "udah siap dong." ucap ratu sambil tersenyum.


*****


"tom lo gak salah tempat kan? kayaknya cafe ini tutup deh, kok cuma kita berdua aja yang ada disini?" ucap ratu yang ragu untuk memasuki cafe yang tidak ada pelanggan sama sekali.


"gak salah kok, ini memang cafenya yang udah gue pesan tu!" ucap tommy sambil merangkul mesra ratu.


tapiii kok... seketika ratu berhenti untuk berbicara, jangaaannn jangaaannn loo.... sambil menatap gak percaya kepada tommy, yang ditatap malah tersenyum seakan menjawab pertanyaan ratu.


lalu kemudian lampu cafe tersebut dinyalakan, dengan diiringi piano yang sedang dimainkan dengan musik romantis. kemudian tommy mengajak ratu untuk berdansa sambil membawanya masuk kedalam cafe tersebut.


ratu yang masih kebingungan dengan situasi saat ini, hanya mengikuti ajakan tommy aja.


tommoy berbisik "gimana? lo sukaa?"


ratu sambil mengangguk "iyaa tom lo sweet banget deh."


"masih banyak kejutan lainnya tu, ini juga udah lama gue persiapkan." ucap tommy sambil membelai rambut ratu yang menutupi pipinya.


cewek mana yang gak suka bila diperlakukan seromantis ini dengan seorang cowok, ratu juga cewek normal kok yang suka diperlakukan seperti ini. ratu tanpa sadar terbawa suasana, dan selalu menikati setiap momentnya.


"thankyou ya tom, gue sampai gak bisa berkata apa apa lagi lo buat." ucap ratu.


tommy tersenyum bahagia mendengar kalo ratu juga bahagia.


mereka sekarang sedang makan malam romantis, setelah selesai makan, tommy langsung menarik tangan ratu "gue masih punya kejutan buat lo, ikut guee."


ratu hanya pasrah mengikuti tommy, lalu tommy berhenti tepat dipinggir pantai lalu berbisik "mulai dari sini lo jalan sendiri ke depan sana, ikutin petunjuk yang ada." kemudian tommy langsung berlari jauh dari ratu.


ratu yang tidak mengerti, hanya mmengikuti perintah tommy aja. "awas aja lo ya tom kalo berani ninggalin gue!" ucap ratu sambil melanjutkan langkahnya.


setiap ratu berjalan, selalu ada aja petunjuk berupa barang barang kesukaan ratu, mulai dari jam tangan, "ini kan jam tangan gue!" lalu ratu mengambil sambil merasa heran, klunya "diawali dari waktu pertemuan kita, yang secara tidak sengaja, telah menghentikan waktu sekekita, karena apa? karena pandangan gue hanya tertuju kepada lo!", lalu ratu melangkah lagi dia menemukan obat luka, apa ini maksudnya, lalu ratu segera membaca kertas yang ada ditempelkan ke obat luka itu, "sejak saat itu, kita bertemu lagi dan lo tanpa sadar terjatuh, lalu gue mengobati luka yang ada dikaki lo, masih ingatkan? gue harap lo masih ingat. gue harap gue juga bisa menyembuhkan luka dihati lo, dan mengobati hati lo dari cowok lain." ratu semakin gak ngerti lalu melanjutkan melangkah lagi lalu ratu menemukan hp, "ini apaan lagi deh maksudnya." ucap ratu. lalu ratu membaca tulisan yang ada dihp tersebut. "ingat hp ini? setiap lo kesal atau ingin curhat pasti lo bakalan ngubungi gue, gue harap lo bakalan terus melakukan itu, bukan untuk saat ini, tapi disaat yang akan datang, karena gue mau hubungan kita lebih spesial lagi, dan gue maunya itu eloo tu!" apaan sih tommy, lalu segera melangkah lagi, kemudian ratu menemukan kalung berbentuk hati, tapi kali ini gak ada suratnya, tiba tiba ada sebuah rekapan video yang sengaja terputar dihadapan ratu. "hai ratu, guee tommy? lo pasti gak nyangka kan gue bisa buat teka teki seperti ini? gue juga gak nyangka bisa melakukan ini, hehe, gue mau jujur sama lo kalo selama ini gue udah suka sama lo, ya gue kirain awalnya gue cuma merasa tertarik biasa aja ke elo, gue gak nyangka bakalan memiliki perasaan sedalam ini ke eloo! gue mau lo jadi pacar gue! gue serius sama lo, gue harap lo bakalan bilang iyaaa!"


ratu yang sangat syok dengan apa yang baru dilihat dan didengarnya barusan, dia udah lama kenal dengan tommy dan selama itu pula dia tidak sadar kalo tommy menyukainya.


lalu tommy sekarang berdiri dihadapan ratu, "tu gue serius sama lo, gue harap lo mau buat jadi pacar guee? gue janji gue akan selalu membahagiakan eloo, gak bakalan buat lo kecewa, gue juga sadar lo masih trauma dengan kejadian waktu dulu, tapi gue mohon lo kasih gue kesempatan ya? kalo lo terima gue, lo buleh pakai kalungnya, tapi kalo lo tolak gue lo boleh buang kalungnya." tanya tommy sekali lagi sambil memegang kedua tangan ratu dengan tatapan yang sangat serius.


ratu kemudian menangis "gueee.... gueee...belummm bis...belumm bisaa tom."