
Ratu masih belum bisa mempercayai bahwa rekan bisnisnya saat ini itu adalah kavin! cowok yang ingin sekali dihindari ratu seumur hidupnya.
kemudian ratu tersadar dan segera melepaskan pelukan dari kavin dengan kasar.
"lepasin gue! anda sudah berani tidak sopan dengan langsung memeluk begitu saja!" bentak ratu.
seketika kavin terpaku dan tidak menyangka kalo ratu akan bersikap sedingin ini kepada dirinya. "ratu, ini gue kavin! lo apa kabar? lo kemana aja selama ini. gue nyariin lo! tapi gue gak berhasil nemuin keberadaan lo!" ucap kavin dengan sangat antusias.
"itu bukan urasan lo!" kata ratu ketus.
"sebaiknya kita batalkan saja kerjasamanya. gue udah gak mau lagi berurusan dengan lo!" ucap ratu lagi lagi sangat ketus.
ratu kemudian berjalan pergi, kavin masih terpaku tidak percaya dengan perkataan dari cewek yang sangat dirindukannya ini. "maaf sebelumnya, anda tidak bisa membatalkan kerjasama secara sepihak seperti itu! kalo tidak perusahaan anda akan rugi besar." ucap kavin lalu kemudian menghentikan langkah kaki ratu.
"saya akan tanggung semua kerugiannya! sebesar apapun itu." ucap ratu sombong sambil tersenyum.
kavin tidak ingin kalah lalu menunjukkan perjanjian kontraknya. "anda yakin akan membayar kerugian sebesar ini? perusahaan anda akan bangkrut kalo anda akan tetap berkeras seperti ini." balas kavin.
kemudian ratu membaca kontrak yang telah tertulis, ratu langsung menatap tajam kearah wakil direktur kepercayaannya itu. ratu yang kesal karena langsung pergi begitu saja. tapi kavin berhasil mengejar ratu dan menghentikan langkah ratu seketika.
ratu melirik sekilas, entah mengapa detak jantung ratu berdetak sangat kencang saat ini. ratu sangat membenci perasaannya saat ini. "lepasin tangan lo!" ucap ratu ketus dengan berusaha melepaskan tangan kavin.
tapi kavin malah menarik ratu dan lagi lagi memeluknya dengan sangat erat. "sebentar aja tu.... gue mohon. gue kangen banget sama lo. maafin gue yang udah nyakitin lo! maafin gue yang tidak percaya sama lo ketika lo di fitmah begitu, maafin gue tu, maafin..." ucap kavin dengan terus memohon.
ratu mematung, seketika ratu berubah menjadi sangat lemah. 'gue udah maafin lo vin... jauh sebelum lo minta maaf. gue juga kangen banget sama lo! tapi sekarang sudah benar benar terlambat vin. gue udah gak bisa bersama lo lagi. gue udah milik tommy! hanya tommy yang berhak atas diri gue sekarang.' batin ratu lirih,
ratu langsung melepaskan pelukan kavin dengan kasar. "maaf itu semua udah masa lalu, gue bukan ratu yang dulu lagi! gue juga udah lama lupain semuanya.ngerti lo!!" ucap ratu lalu berlari dari sana dengan cepat.
air mata ratu tumpah, ratu terus menangis sejadi jadinya. "maafin gue vin udah ngomong kasar begitu ke lo! kita benar benar tidak ditakdirkan untuk bersama. gue sekarang udah ada tommy."
dengan lemes dan tak bersemangat ratu kembali kerumah, pikirannya saat ini sangat galau. sekeras apapun dia berusaha untuk tetap tegar dan melupakan kavin, tapi ketika kembali dihadapkan lagi dengan kavin, ratu menjadi sosok yang sangat lemah.
ternyata tommy sudah berada dirumahnya, muka tommy sangat serius sambil menatap ratu dengan muka yang sangat sedih.
"kamu darimana saja sayang? kok tidak bersemangat begitu." tanya tommy.
ratu langsung memeluk erat tommy. lalu menumpahkan tangisan didalam pelukan tommy. tommy sangat menyadari jika ratu sangat rapuh dan sedih. "aku udah melihat semuanya tadi waktu di restoran. kamu yakin ingin menikah dengan aku?" tanya tommy dengan sedih.
entah mengapa tommy sudah sangat menyadari kalo dialah penghalang kebahagiaan dari ratu.
"kamu kok nanya begitu? aku yakin ingin menikah dengan kamu! kamu itu sangat baik tom. pasti aku akan sangat bahagia bisa menjadi istri kamu." jawab ratu.
tommy tersenyum lalu menatap ratu lekat lekat. "jadi kamu menikah denganku karena aku sangat baik? kamu gak cinta sama aku tu, kamu gak perlu terlalu memaksakan diri seperti ini. aku hanya ingin melihat kamu bahagia, ya walaupun kebahagiaan kamu itu bukan bersama aku! aku rela dan ikhlas kok." kata tommy dengan serius.
ratu hanya terdiam seribu bahasa, seakan tommy bisa tau isi hatinya semuanya. "tom kamu baik banget! aku... aku mana mungkin berani nyakitin cowok sebaik kamu! aku akan tetap memilih untuk menikah dengan kamu!" kata ratu dengan sungguh sungguh.
"kamu jangan terlalu memaksakan diri tu. aku dari dulu tau kalo hati kamu itu bukan milik aku! aku yang sudah terlalu berusaha terus untuk terus memaksa kamu menjadi milik aku, berusaha membuat kamu cinta sama aku, tapi sampai sekarang yang ada dihati kamu itu hanya kavin, bukan aku! aku cinta banget sama kamu, sampai sampai aku ingin memberikan semua hidup aku untuk kamu, tapi aku juga sadar kalo aku terlalu egois. mulai hari ini aku melepas kamu. kamu berhak mengejar kebahagiaan kamu!"
kata tommy lalu menghapus air matanya yang telah membasahi pipinya.
"tom... aku gak mau kamu begini.... maafin aku tom...kamu.. kamu.." kata kata ratu terhenti karena saat ini ratu telah menangis sambil terisak.
"aku ikhlas tu! beneran aku ikhlas! kamu berhak bahagia." ucap tommy sambil menguncangkan tubuh ratu.
ratu malah semakin terisak. "tapi kavin pasti udah bahagia juga tanpa aku!"
"kamu salah tu, selama ini aku selalu mengawasi kavin, sejak kepergian kamu, dia selalu sendirian, dia selalu mencari sekuat tenaga tentang keberadaan kamu selama ini dan aku udah nutupi ini semua dari kamu, dan tentang vika? kamu tau, kamu udah di fitnah sama dia, kavin sudah mengetahui semuanya. makanya dia pergi kerumah kamu untuk mencari kamu dan meminta maaf sama kamu. kavin yang dulu sangat jauh berbeda dengan kavin yang sekarang. dia sekarang rela tidak tidur sampai pagi demi untuk bisnisnya, dia jadi gila bekerja untuk menyibukkan dirinya. kamu tau karena apa? itu semua karena kamu! dia selalu kepikiran kamu terus. aku tau, dikamar kamu masih ada foto kebersamaan kamu bersama kavin, kamu tidak bisa melupakan dia! kamu mau ikut aku pergi ke london itu hanya untuk pelarian saja. tapi didalam hati kamu hingga saat ini hanya ada satu nama, yaitu kavin! aku berterimakasih kepada kamu karena pernah merasa bahagia selama bertahun tahun kebersamaan kita. aku sangat amat bahagia, andai aja aku jadi kavin? pasti aku akan lebih bahagia. jadi mulai sekarang kamu harus kejar cinta kamu. terimakasih atas kenangan manis yang telah kamu berikan selama ini. aku tidak akan pernah melupakannya."
ucap tommy lalu berjalan pergi dari rumah ratu. "TOMMY....! MAAFIN AKUUU...." Teriak ratu histeris.
tommy tidak menoleh lagi ke belakang, tidak ingin kembali menatap ratu lagi. pasti tommy tidak akan rela bisa sekali lagi harus menatap ratu. dia tidak yakin bisa kembali untuk melepaskan ratu.
tommy hanya tersenyum. 'aku akan selalu mencintai kamu, aku ingin melihat kamu bahagia.' batin tommy lalu berjalan keluar dari rumah ratu.
ratu terus menerus menangis sejadi jadinya, "maafin aku tom... aku udah jahat dan nyakitin kamu... aku cewek tidak tau diri. kamu terlalu baik tom....kamu berhak bahagia juga!" ucap ratu disela sela isak tangisnya.
dari belakang ada yang memeluk erat ratu. ratu hanya mematung. "tommy udah nyeritain sama aku semuanya. maafin aku tu, maafin aku udah jahat dulu."
seketika ratu berbalik. "kok kamu bisa ada disini? kamu... tommy? kerjasama untuk ngerjain aku? ucap ratu lalu memukul mukul kavin.
"kamu cowok paling jahat!" ucap ratu sambil terus memukuli kavin.
"ikut aku!" kemudian kavin menarik tangan ratu untuk mengikutinya.
"kemana?" kata ratu penasaran.
"rahasia..." kata kavin sambil tersenyum jail.
begitu sampai ditempat, "ini kan kamar aku! mau ngapain kamu bawa aku kesini?"
"jangan banyak tanya, masuk aja." ucap kavin sambil mendorong ratu untuk masuk kedalam kamar.
betapa kaget dan syoknya ratu ketika melihat kamarnya yang telah dihias oleh kavin. hiasan yang sangat indah, dengan pemilihan musik yang sempurna, dengan karangan bunga mawar putih yang biarkan berserakan. ditengah tengah ada tulisan will you marry me? dengan tanda hati.
ratu langsung menutup mulutnya dengan muka tidak percaya.
"kamu....!"
"will you marry me? aku udah gak mau kehilangan kamu lagi! kamu udah berhasil merubah aku menjadi kavin yang sekarang, kamu itu hidup aku, tu. tanpa kamu, aku tidak bisa bertahan, sampai saat kamu kembali. aku tidak akan pernah melepas kamu! selamanya ratu itu hanya milik kavin." ucap kavin sambil membungkuk dan melamar ratu.
air mata ratu kembali jatuh....
"kamu jahat, vin."
ucap ratu lalu menghapus air matanya.
"aku tau! kamu bisa balas aku seumur hidup kita bersama. i love you ratuku."
ratu mengangguk "iya aku akan balas kamu seumur hidup untuk hidup dengan kamu! i love you too, kavin!"
kemudian kavin memasangkan cincin dijari manis ratu. ratu tersenyum sambil menatap kavin dengan perasaan yang bercampur haru.
'kenapa jalan kita bersama bisa sesulit ini vin? kenapa kita harus dipisahkan dahulu, lalu akhirnya disatukan? takdir itu emang aneh!' batin ratu.
kemudian kavin memeluk ratu dengan sangat erat. "i love youuuu sayang!"
"siapa juga yang cinta sama kamu!" ucap ratu menggoda kavin.
"oh gitu? jadi kamu gak cinta?" ucap kavin sewot.
"GAK! AKU GAK MUNGKIN JATUH CINTA SAMA COWOK PLAYBOY SEPERTI KAMU!" Teriak ratu.
"Aku juga gak mungkin jatuh cinta sama cewek playgirl yang udah berhasil merubah playboy sepertiku!" bisik kavin.
Lalu mereka berdua sama sama tersenyum bahagia.
"takdir itu emang gak bisa ditebak, kita dipertemukan sama seseorang yang kita benci sebenci bencinya, tapi malahan itu jodoh kita. cuma jalannya aja yang terlalu sulit, banyak lika liku yang dihadapi untuk akhirnya bersama.."
>> T H E E N D <<
*****
"Gimana nih endingnya? bikin baper gak?"
** C****omment ya dibawah ini...!**
"Kalo ada yang ingin tau kenapa vika, raya dan rama gak dibahas lagi? itu karena mereka bertiga sudah pergi jauh dari kehidupan kavin dan ratu. pada akhirnya raya tidak bersama dengan rama, raya benar benar kena karma atas apa yang telah dilakukannya dengan ratu! rama masih berakhir didalam penjara.
vika sudah diluar negeri dan menemukan kebahagiaannya, dan sudah sadar sama semua yang telah dilakukannya.
akhirnya cerita playboy vs playboy berakhir sudah!
jangan lupa singgah ke novel author yang terbaru ya! "SECRET LOVE & NARA"
HAPPY READING ALL ^.<