Playboy Vs Playgirl

Playboy Vs Playgirl
Benci Tapi Peduli



ratu masih memandangi kavin dengan tatapan penuh arti, sampai sampai ratu tidak sadar kalo sudah menjadi pusat perhatian.


kalo dilihat dari dekat begini kavin kok makin ganteng ya? batin ratu yang terpesona dengan ketampanan kavin, tanpa ratu sadari pipinya seketika memerah.


sadar ratu sadar! gue ini kenapa ya? kok jadi suka lihatin kavin. gak gue gak boleh terus menerus seperti ini. batin ratu.


"lo mau sampai kapan gue gendong? gak sadar ya lo berat!" ucap kavin.


"Haaaahhhh! udah sampe yaa? sorry vin, lalu ratu perlahan duduk dengan dibantu kavin.


"thanks ya vin." ucap ratu sambil tersenyum ke arah kavin.


"okee! gue gabung ke tim ya, udah mau mulai nih." ucap kavin sambil berlari kearah timnya.


untung ada kavin, kalo gak gue gak tau tadi gimana cara buat kabur dari rama! lo emang penolong gue vin! ucap ratu dalam hati.


ratu melihat papan skor untuk tim cewek diakhir quarter ketiga angkanya berhenti di 70-75 untuk keunggulan SMA Tirta Sakti.


ternyata gak ada ratu di pertandingan sangat berpengaruh besar, terbukti tim SMA Tirta Sakti bisa mencetak angka demi angka sampai akhirnya dapat mengungguli angka SMA Dharma Bangsa.


di quarter keempat ratu berencana untuk mengganti pemain terbaik dengan pemain cadangan yang masih dengan keadaan fresh, tujuannya hanya satu karena tim lawan belum mengetahui kemampuan pemain cadangan, tapi ditengah tengah quarter keempat ratu menyarankan untuk memasukan kembali pemain inti untuk dapat mencetak angka demi angka dengan mudah, ternyata pak Rudi setuju dengan saran dari ratu.


quarter keempat segera dimulai, tim lawan yang sudah kelelahan mengurangi tingkat kemampuan mereka sedikit, terbukti dari tim SMA Dharma Bangsa dengan mudahnya mencetak angka demi angka, skor sekarang 86-79 keunggulan untuk tim SMA Dharma Bangsa.


ditengah tengah permainan SMA Dharma Bangsa meminta time out. lalu kembali mengganti pemain lagi dengan tim terbaiknya, angka demi angka kembali tercetak, SMA Tirta Sakti semakin jauh tertinggal.


permainan berakhir, kemenangan untuk SMA Dharma Bangsa dengan skor terkahir 96-85.


kemudian dilanjutkan dengan permainan basket tim cowok SMA Dharma Bangsa melawan SMA Tirta Sakti, sangat mudah bagi tim kavin untuk mencetak angka demi angka. tim cowok SMA Tirta Sakti tidak memiliki kemampuan skill khusus.


kemenangan untuk SMA Dharma Bangsa dengan skor 77-36.


tim cowok dan tim cewek SMA Dharma Bangsa merasa sangat bahagia karena bisa memenangkan pertandingan secara bersamaan. mereka semua tidak sabar untuk segera pulang, lalu memberitahukan kabar gembira ini kepada satu sekolah.


ratu sangat bersyukur dengan kemenangan basket tim cowok-cewek, ternyata tanpa ratu mereka dapat bertahan sampai akhir, sampai akhirnya dapat memenangkan pertandingan.


ratu menangis terharu melihat usaha tim nya untuk melakukan yang terbaik supaya menang.


saat mereka akan pulang, dari kejauhan ada mata yang terus menerus menatap ratu, tapi ratu tidak menyadari, karena ratu terlalu fokus memikirkan keadaan kaki kirinya saat ini.


ratu dibantu oleh debi untuk dapat melangkah , tapi baru beberapa langkah, tiba tiba tanpa disangka sangka kavin langsung menggendong ratu, lalu segera berjalan menuju bus mereka, banyak tatapan iri saat kavin menggendong ratu.


"Apaan sih lo vin, malu tau dilihatin!" ucpa ratu yang gak terima dengan perlakuan kavin spontan.


"ya udah mau gue turunin nih? dengan senang hati kok. beneran mau?" ucap kavin sambil menggoda ratu.


"jadi mau lo gimana? jadi serba salah gue! sabar dong! protes mulu, ntar cepat tua lo!" ucap kavin yang masih menggoda ratu.


ratu semakin kesal, tapi tidak cukup kuat untuk melawan "ya udah cepatin dikit kek! kayaknya bus kita dekat, kenapa jadi serasa jauh ya? lo sih kelamaan." ucap ratu nyolot banget.


"lah suka suka gue dong! yang gendong gue, yang jalan gue, yang keberatan gue, tapi kenapa lo yang marah ya?" ucap kavin.


"TERSERAH LO DEH!" ucap ratu.


"tuh kan, marah lagi?? dasar cewek! mungkin lo lagi pms ya makanya marah mulu, gak kebayang gue yang jadi cowok lo kok tahan ya?" kata kavin merasa heran.


pada saat itu juga ratu langsung menatap tajam kearah kavin. "berarti gue hebat kan?" kata ratu.


"GAK!!" kata kavin.


"gak mungkin gak hebat maksud lo." kata ratu sambil cengengesan gak jelas.


kavin langsung memandangi ratu dengan penuh arti. "KEGE'ERAN BANGET LO! awas lo jangan lihatin gue terus, ntar cinta baru tau." kata kavin.


"cinta? gak akan!" kata ratu.


"iya dimulut bilangnya gak, tapi dihati siapa yang tau?" kata kavin.


"lo itu keterlaluan tau vin." kata ratu.


"maksud lo? keterlaluan apaan." kata kavin penasaran.


ratu kemudian mendekat lalu berbisik "keterlaluan GE'ER nyaa!" kata ratu lalu kemudian ketawa mengejek.


kavin menatap ratu dalam dalam, ratu membalas menatap kavin, entah sudah berapa lama mereka saling tatap seperti itu, seperti sudah terhanyut satu sama lain.


entah sejak kapan mereka berbaikan, mereka pun tidak menyadarinya. sudah berusaha saling menjauh satu sama lain, tapi terlalu sulit, hingga saat ini mereka kembali akrab dan saling bully satu sama lain.


tanpa disadari perasaan mereka semakin dalam, semakin nyaman, semakin rindu kalau sedang berjauhan.


******


ternyata sejak pertemuan di Bali, rama mulai mencari tau keberadaan ratu sekarang, tapi belum ada perkembangan sampai saat ini, kebetulan yang tidak disangka sangka bisa bertemu ratu disekolahannya, betapa terkejutnya rama melihat ratu datang kesekolah SMA Tirta Sakti, rama jadi mengetahui kalau ratu bersekolah di SMA Dharma Bangsa, rama tanpa harus bersusah payah lagi mencari ratu, dia sekarang sudah mengetahui bahwa ratu bersekolah di SMA Dharma Bangsa, tapi tidak memungkinkan untuk dirinya bolak balik Jakarta-Bandung, rama yang memikirkan ide untuk bisa berada didekat ratu, tiba tiba memikirkan sebuah ide yang dianggap rama paling ampuh, dia memutuskan untuk pindah sekolah dari SMA Tirta Sakti, ke SMA Dharma Bangsa, itu ide yang paling bagus menurut rama, tapi dia bingung antara bilang berita ini ke raya atau tidak,


akhirnya rama memutuskan untuk tidak memberitahukan raya, rama mengurus semua proses pindah sekolah secara cepat, minggu depan rama akan pindah ke jakarta, lalu kemudian mendaftarkan diri ke SMA Dharma Bangsa, dengan begitu dia bisa berada didekat ratu terus.


"lo kira lo bisa kabur dari gue tu? tunggu aja kejutan dari gue tu!" ucap rama penuh dengan misteri.