Playboy Vs Playgirl

Playboy Vs Playgirl
THE BEST ACTING !!



Enam bulan kemudian...


Kondisi kavin sudah membaik sejak lama. Hubungan dengan ratu pun semakin lama semakin mesra aja.


Semuanya terlihat begitu sempurna. Bahkan vika dan raya terlihat sangat baik. Seperti benar benar sudah berubah dihadapan ratu dan kavin.


Kavin sudah mulai percaya lagi dengan vika. Karena vika memang benar benar terlihat berubah.


Sore ini vika dan raya mengatur waktu untuk bertemu di rumah raya. Karena mereka sudah benar benar memikirkan segala sesuatunya dengan baik. Kalo mereka bertemu diluar bisa jadi ada yang melihat pertemuan diam diam mereka, kalo mereka bertemu di sekolah nanti terjadi lagi hal yang tidak diinginkan seperti waktu itu.


Akhirnya tempat teraman untuk mereka bertemu adalah di rumah raya. Kenapa? Karena tidak mungkin kavin akan kerumah raya. Beda halnya dengan rumah vika. Kavin suka muncul dengan cara yang tidak di duga duga.


Seperti waktu itu, ketika dia sedang berantam dengan ratu. Kavin datang untuk curhat ke vika.


Raya memberikan vika makanan ringan dan minuman juga.


Vika sedang meneguk minuman yang telah diberikan oleh raya. "Sekarang sudah saatnya. Gue udah mempersiapakan segala sesuatunya dengan baik. Lo tinggal ikut aja."


Kata raya seraya tersenyum licik.


"Akhirnya tiba juga! Gue sudah lama menantikan hari besar ini." kata vika sambil tersenyum licik.


"Kali ini ratu benar benar tamat! Game over." ucap raya sambil tertawa lepas diikuti dengan vika juga.


Flashback Tiga bulan sebelumnya..


Ratu yang sedang duduk sendirian karena kavin sedang membelikannya makanan.


Ratu sibuk bermain hape, jadi ratu tidak mengetahui jika raya sudah berada tepat dihadapannya.


"Tu, gue bisa ngobrol sama lo? Maaf kalo gue- gue.. Udah ganggu waktu lo."


Kata raya sambil muka sok sedih yang sudah diatur sedemikian rupa. Akting raya memang sangat meyakinkan. Bisa dibilang raya itu sebagai ratu drama.


Ratu langsung menghentikan kegiatannya lalu menatap suara yang sangat tidak asing ini. 'Mana mungkin cewek kayak lo bisa dengan mudahnya minta maaf sama gue? Terlebih lagi rama sudah gue masukkan kedalam penjara. Pasti lo tidak akan terima dan tidak akan tinggal diam. Lo pasti akan membalas dendam atas apa yang telah gue perbuat sama rama. Ini pasti bagian dari rencana lo.' umpat ratu dalam hati.


"Gue gak salah dengar nih? Lo bilang apa tadi?" tanya ratu sekali lagi untuk meyakinkan dirinya.


"Iya gue mau minta maaf atas apa yang pernah gue perbuat sama lo! Gue sekarang udah benar benar sadar, apalagi saat rama ninggalin gue. Gue tau gue dulu udah jahat banget sama lo. Tapi please, tu. Kasih gue kesempatan untuk buktiin gue udah berubah. Gue bukan raya yang dulu lagi."


Kata raya dengan muka sedih dan mata yang sangat menyakinkan. Mata raya sudah mulai berair.


"Lo yakin lo udah benaran berubah? Gue gak mungkin bisa dengan mudahnya percaya lagi sama lo, ray. Karena lo dulu udah ngancurin hidup gue banget. Sakit banget rasanya digituin sama sahabat sendiri. Apa salah gue?"


Kata ratu yang sudah mulai merasa luluh. Ratu paling gak bisa melihat orang lain sedih dan menangis didepannya. Pasti ratu akan merasa sangat lemah.


"Gue janji tu. Gue akan buktiin sama lo kalo gue emang sudah beneran gak seperti dulu lagi. Gue udah sadar sesadar sadarnya. Gue tau apa yang gue lakuin dulu sudah sangat keterlaluan dan nyakitin lo banget. Gue... Gu-eeee salah tu. Lo boleh semena mena dengan gue. Gue akan menerima sikap lo yang begitu."


Kata raya sambil menitikkan air mata lalu raya segera menghapusnya.


akhirnya setelah berpikir sebentar. ratu berkata "Oke ini akan menjadi kesempatan terakhir yang akan gue berikan untuk lo! Gue benar benar berharap lo beneran udah berubah. Gue juga gak mau punya musuh."


Kata ratu yang sebenarnya gak begitu yakin dengan ucapannya barusan.


Ratu tidak membalas pelukan raya. Ratu hanya mematung. Karena ratu belum bisa bersikap seperti dulu lagi ke raya. rasanya pelukan raya sudah terasa cukup asing untuk dirinya.


Raya sangat mengerti dengan semua itu. Dia juga tidak menuntut ratu untuk bersikap baik kepada dirinya.


Raya langsung melepaskan dirinya. "Maaf tu. gue kelepasan tadi. Gue gak bermaksud..." lalu raya menghentikan ucapannya.


"Gapapa kok. Gue ngerti." jawab ratu singkat.


"Makasih ya tu lo udah baik banget sama gue. Masih mau kasih gue kesempatan untuk ini semua."


Ucap raya dengan muka sedih. Lalu raya melihat kavin datang menghampiri mereka. "Gue rasa gue akan mengganggu kalian. Gue pergi dulu ya."


Kata raya lalu berjalan pergi. Sesampai nya kavin untuk mendatangi ratu. Langsung bertanya dengan penasaran dan curiga. "tadi itu bukannya raya ya? Mau apa dia deketin kamu begitu?" dengan wajah penuh selidik.


"Iya tadi dia datang minta maaf sama aku. Ya udahlah ya, kelihatannya dia tulus kok, vin. Aku juga gak mau punya musuh."


Jawab ratu jujur. "Tapi tu. Kamu yakin bisa maafin dia? Dia udah benar benar kelewatan banget lo sama kamu dulu! Aku aja gak terima kamu diperlakukan seperti itu."


Kata kavin dengan sangat geram. Sambil mengepalkan kedua tangannya lalu mengarahkannya kembali kepada ratu.


Ratu hanya menahan tawa melihat tingkah cowoknya ini. "Iya gak usah diperagakan juga kali, vin." ledek ratu.


"Kamu ketawain aku ya sayang?" tanya kavin sambil menyipitkan matanya menatap ratu.


"Tuh kan kamu ge'er banget sih. Duh! Mimpi apa sih aku punya pacar yang super super pede kayak kamu ini." jawab ratu sambil mencubit gemas kedua pipi kavin.


Awww.. "Sakit tau! Tuh kan kamu suka banget nyiksa aku begini." kata kavin dengan muka cemberut.


"Biarin...!!" kata ratu sambil mengejek kavin.


Dari kejauhan ada yang sedang memperhatikan mereka berdua. Tanpa sadar cewek itu tersenyum licik dan misterius.


"Gue minta maaf sama lo? Duh, sampai merinding begini gue dengernya. Dalam mimpi pun gue gak akan pernah rela untuk minta maaf sama lo! Malahan gue semakin enek dan jijik melihat lo. Kalian nikmatin aja dulu masa masa indah ini yang tidak akan bertahan lama."


Flashback off


"Mereka pikir kita sudah benar benar berubah! Mereka itu terlalu naif dan bodoh. Ternyata kita memang benar benar bisa jadi artis terbaik dalam hal berakting. Sampai sampai mereka tidak curiga sama sekali. Kita memang teman yang cocok untuk menghancurkan mereka. Duh kok gue semakin tidak sabar ya? Lo gimana vik? Pasti berpikiran sama kan?!"


"Tentu saja..gue sudah tidak sabar. Kita ini ter the best partner."


Tawa mereka semakin menjadi jadi.


*****


Jangan lupa like, comment, favorite and rating!


Jangan lupa singgah ke novel terbaruku yang berjudul "Secret Love" Dan "NARA" ceritanya juga gak kalah seru dengan novel yang ini.


rencananya hari senin aku akan up episode Secret Love dan Nara secara gila gila an.


Semoga suka! Happy reading guys! 🤗🤗