Playboy Vs Playgirl

Playboy Vs Playgirl
KEPUTUSAN RATU



Hari ini berlalu begitu saja. ratu yang sudah sangat malas melihat kavin setiap harinya, dan kavin juga yang sudah berusaha sebisanya untuk bisa melupakan sosok ratu dari hatinya.


sepulang sekolah ratu yang tidak bersemangat telah membuat suatu keputusan besar didalam hidupnya. ratu yang saat ini sudah berbaring dikasurnya sedang meraba raba ponselnya yang diletakkannya sembarangan aja.


setelah berhasil menemukan ponselnya ratu langsung menelepon seseorang. panggilan masuk dan tidak menunggu waktu lama langsung dijawab dari si penerima telepon itu.


"tumben bnget nih lo nelepon gue? pasti lagi ada maunya." kata tommy dari seberang sana.


"hehe, tau aja lo tom. lo sekarang sibuk? kapan lo ada waktu?" kata ratu dengan serius.


"hmm. gimana ya? kalo buat lo gue selalu ada waktu kok. kenapa? kenapa?" kata tommy dengan penuh semangat.


"bisa aja lo tom. kapan bisa ketemu lo? ada hal penting yang ingin gue sampaikan." kata ratu tetap serius.


"tumben banget lo bisa serius begini?" ledek tommy.


"tommy, please deh! gue lagi gak ada waktu untuk bercanda nih. kapan waktu lo kosong." kata ratu yang kesel karena tommy malah bercanda mulu.


"oke oke! sore ini waktu gue kosong. ntar kita ketemu dirumah lo aja. sepulang kerja gue langsung kerumah lo. gimana?" kata tommy yang sangat mengerti kalau ratu saat ini sedang tidak bisa diajak bercanda.


"oke sampai ketemu ntar sore." kemudian ratu segera mengakhiri panggilan teleponnya begitu saja.


'ada apa ya? tumben tumbenan ratu seserius ini? penasaran banget gue!' batin tommy.


*****


selama dikantor tommy selalu kepikiran dengan apa yang akan disampaikan oleh ratu. membuat tommy sama sekali tidak bisa konsentrasi untuk pekerjaannya. akhirnya tommy memutuskan untuk menunda semua pekerjaannya lalu buru buru pulang untuk segera bertemu dengan ratu.


saat ini tommy sudah parkir didepan rumah ratu. lalu berlari dan sekarang sudah berada didepan pintu rumah ratu. kemudian tommy membunyikan bel rumah ratu secara berulang ulang.


ratu yang sedang tidur siang menjadi sangat terggangu karena perbuatan tommy yang terus saja menekan bell rumah ratu.


"berisik banget sih! siapa sih yang datang?" ucap ratu dengan menutup kedua telinganya dengan menggunakan tangannya.


ratu yang merasa tidurnya menjadi terganggu oleh kehadiran seseorang yang tidak diketahuinya.


"awas aja kalo gak penting ya!" ucap ratu dengan kekesalan yang mendalam.


ratu kemudian membuka matanya yang sangat berat karena masih sangat mengantuk. kemudian ratu menuju kamar mandinya untuk segera membasuh wajahnya supaya terlihat lebih segeran lalu segera turun kebawah untuk membuka pintu.


begitu pintunya dibuka oleh ratu, tommy langsung tersenyum melihat ratu. tapi ratu menunjukkan tatapan yang tidak suka.


"kejutannnn!!" kata tommy dengan antusias.


"apaan sih lo tom. gue gak kaget lagi. udah lo buruan masuk. jadi lo yang udah ganggu waktu tidur gue?" kata ratu dengan ketus.


"hehe, maaf deh. gue kan tidak tau kalo lo sedang tidur siang. habisnya lo gue telepon udah gak ngangkat lagi. ya udah gue langsung datang keisni aja." kata tommy dengan tersenyum jail.


"bukannya lo bilang lo bisanya sore ya? kenapa masih jam segini udah nongol aja." kata ratu kesal.


"habisnya gue penasaran sama apa yang bakalan lo katakan ke gue?! ya mendingan gue datang aja sekarang, eh gak taunya malah jadi ganggu waktu tidur lo." kata tommy menjelaskan sambil mengangkat bahunya.


"gini tom setelah gue pikir pikir, yang lo katakan kemarin itu benar deh." kata ratu mulai serius.


"yang mana tu? gue emang ada bilang apa sama lo." kata tommy sambil mengangkat sebelah alisnya keatas karena bingung dengan perkataan ratu barusan.


"ih masak lo udah lupa sih. kesel gue ngomong sama lo! udah ganggu waktu istirahat gue, sekarang jadi pelupa begini lagi." kata ratu ngomel ngomel gak jelas.


"aduh maaf deh tu, soalnya gue sedang banyak pikiran nih tentang pekerjaan gue. maklum aja ya?" kata tommy.


"ya udah deh gue maklum. setelah gue pikir pikir gue setuju untuk ikut lo ke london. gue akan kuliah disana." kata ratu dengan serius.


"iya gue serius tom. kalo gue disini terus gue akan terus ketemu dia, gue mau lupain semua kenangan gue yang berada disini dengan pergi kesana. gue yakin gue bisa!" kata ratu.


'oh jadi itu alasan ratu akhirnya memutuskan untuk ikut gue ke london. guenya aja kali ya yang sudah kege'eran duluan. tapi gapapa deh. gue yakin seiring berjalannya waktu gue akan bisa membuat ratu menjadi milik gue.' batin tommy.


"oke deh. gue akan bantu lo untuk urus keperluan lo semuanya. kapan pengumuman kelulusan lo?" kata tommy.


"sepertinya sebulan lagi deh. oke tom. thanks banget ya lo selalu membantu gue." kata ratu lalu memeluk tommy.


"iya sama sama tu." kata tommy sambil mengelus punggung ratu dengan lembut.


*******


"ray gimana dong, kavin setelah putus dari ratu bukannya melirik dan tertarik sama gue malah sibuk untuk gonta ganti pasangan? bantuin gue lah." kata vika yang kesal melihat kavin setiap harinya terus berganti pasangan.


"lo usaha dong! seharusnya ini adalah peluang lo yang paling besar untuk bisa meluluhkan hati kavin. dulu lo bilang penghalang lo itu ratu! sekarang dia sudah tidak ada lagi." kata raya dengan penegasan.


"gue udah usaha banget ray. lo tau sendiri gimana usaha yang udah lakukan. tapi apa? kavin sama sekali tidak menatap gue sama sekali." kata vika sambil melipatkan kedua tangannya.


"berarti usaha lo kurang maksimal. masak gitu aja lo gak bisa? payah banget sih lo jadi cewek." ejek raya.


vika langsung membelalakkan kedua matanya kemudian melotot melihat raya. "lo nyindir gue? bukannya lo bantuin gue."


"habisnya lo lucu banget sih vik. sampai lulus pun  lo belum bisa dapetin kavin." raya terus menerus mengejek vika.


"udah deh jangan mengejek gue mulu. bantuin gue, gue gak mau tau gimana pun caranya gue harus bisa dapatin kavin." kata vika dengan penuh penekanan.


"oke oke! gue ada cara nih! sini lo deketan biar gue bisikin." kata raya lalu vika segera mendekat, kemudian raya memberitahukan idenya dengan sangat jelas.


vika hanya tersenyum senang mendengar semua rencana yang telah dibuat oleh raya.


"lo yakin rencana ini akan berhasil?" tanya vika dengan terus menatap raya.


"gue yakin!!" kata raya dengan tatapan serius.


"oke gue ikut!" jawab vika dengan penuh semangat.


*****


Gimana nih ceritanya? seru gak?


kira kira apa yang akan direncanakan oleh raya untuk membuat vika bisa jadian dengan kavin?


akankah mereka akan bersama?


MAYBE...!"


kemungkinan itu akan selalu ada guys!


COBA DI VOTE...!


RATU - KAVIN


RATU - TOMMY


VIKA - KAVIN


>>>** Mampir ya ke novel author yang terbaru "SECRET LOVE" & "NARA" **<<<