Playboy Vs Playgirl

Playboy Vs Playgirl
KENA KARMA



Ratu dan vika sedang memilih milihkan hadiah untuk kavin. Mereka berdua menuju toko jam tangan.


“Lo yakin kavin bakalan suka?” Tanya ratu dengan ragu.


“Gue yakin banget tu! Kavin kan suka banget memakai jam tangan.” Kata vika dengan penuh keyakinan.


“Emang bagusan yang ini ya? Gue kok lebih suka yang satunya nih. Gue jadi galau nih.” Kata ratu.


“Bagus kok dua duanya. Terserah lo deh mau beli yang mana. Ribet banget sih. Kalo lo suka dua duanya mendingan lo beli aja keduanya. Selesaikan? Kita udah satu jam lebih disini tu. Selama itu juga lo masih belum bisa menentukan pilihan.” Kata vika yang mulai kesal.


“Habisnya gue bingug vik. Apa gue beli aja ya keduanya?” Kata ratu kembali kepada vika


Vika hanya menatap ratu dengan mula tidak percaya. ‘Bisa bisanya lo vin suka sama cewek plin plan kayak begini. Heran gue!’ Umpat vika dalam hati


“Terserah lo tu! Gue tunggu lo diluar ya. Buruan deh.” Kata vika lalu segera berjalan keluar.


Tidak berapa lama ratu keluar dan menghampiri vika.


“Gue jadi beli kedua jam ini vik! Habisnya gue bingung mau pilih yang mana. Hehe” kata ratu lalu cengengesan gak jelas karena menatap vika yang sudah sangat kesal dengan dirinya.


“Iya udah yuk temenin gue kesana. Gue sepertinya mau kasih kavin kado sepatu aja deh, tu.” Sambil menarik tangan ratu supaya berjalan dengan cepat mengikutin dirinya.


Ratu hanya menurut vik, setelah selesai berbelanja mereka berdua kelaparan. Karena sedari pulang sekolah ratu dan vika belum ada makan sama sekali.


Lalu mereka memilih cafe yang berada di Mall ini. Mereka memilih makanan jepang. Entah mengapa selera mereka berdua sama.


Jadinya mereka dengan cepat menuju kesana, karena memang mereka sudah sangat kelaperan.


“Gue gak menyangka kalo selera makan kita sama.” Kata ratu dengan antusias.


“Iya gue juga gak nyangka banget tu!”


‘Bahkan selera cowkk juga bisa samaan.’ Batin vika.


Ditengah tengah mereka sedang asik untuk melahap makanananya, kavin tiba tiba menelepon ratu.


Hape ratu yang dibiarkan tergeletak diatas meja tiba tiba saja berdetar dan berdering dengan nyaringnya.


Ddrrttt.... drrtttt..... ddddddrrrttttt


Ratu menatap layar hapenya lalu berubah menjadi sangat pucat. ‘Mampus gue! Mana kavin menelepon gue lagi.’ Batin ratu.


Sambil menatap sekilas vika yang sangat mengetahui kenapa ratu takut untuk mengangkat telepon dari kavin. Malah semakin menggoda ratu. “Lo Kenapa kok gak diangkat tu?”


“Gapapa vik. Nanti aja lah gue hubungin kavin balik.” Kata ratu cuek.


“Oh begitu.” Jawab vika singkat.


‘Ratu... ratu.. macam gue gak mengerti aja. Pasti lo lagi berbohong kepada kavin demi pergi bareng gue. Gue bisa sangat mudah menebak dan membaca situasi yang seperti ini.’ batin vika sambil tersenyum licik.


setelah selesai makan, ratu dan vika memutuskan untuk kembali kerumah masing masing. mereka berdua berpisah diparkiran karena keduanya sama sama membawa mobil sendiri.


"thanks ya vik udah mau bantuin gue untuk milihin kado buat kavin." kata ratu sambil tersenyum.


"yups sama sama tu! ternyata asik juga ya jalan sama lo tu! kita berdua banyak memiliki kesamaan. kapan kapan kalo lo butuh teman untuk pergi, hubungi aja gue, kalo gue gak sibuk gue pasti mau jalan bareng lo lagi. ya udah sampai ketemu besok disekolah ya. byee..!" kata vika lalu membuka mobillnya.


"iya pasti vik, lo juga asik juga anaknya. iya kita ternyata memiliki banyak kesamaan ya. ya udah byee vik!" kemudian ratu berjalan memasuki mobilnya.


****


begitu sampai dirumah, ratu membaringkan tubuhnya di kasur empuk kesayangannya. ratu sangat lelah hari ini tapi semua terbayarkan karena telah menemukan kado yang disukai kavin. "semoga kamu suka ya vin." kata ratu penuh harap sambil tersenyum.


ratu memejamkan matanya, tanpa sadar ratu sudah tertidur dengan lelapnya.


ternyata ratu beneran senggugutan hari ini. ya bisa dibilang dia kualatlah karena telah berbohong kepada kavin. akhirnya kebohongannya menjadi kenyataan.


dengan muka pucat dan lemas ratu turun dari tangga sambil memegangi perutnya yang sangat sakit. kavin yang melihat keadaan ratu seperti itu menjadi sangat khawatir kepadanya. "sayang kamu beneran gapapa dalam keadaan seperti ini untuk pergi kesekolah? mendingan kamu istirahat aja deh. aku khawatir banget sama kamu, lihat tuh mukan kamu pucat banget." kata kavin sambil merangkul untuk membantu ratu duduk.


kavin jadi serba salah karena tidak tau harus berbuat apa. karena itu juga merupakan sakit bulanan dari semua cewek yang ada diseluruh dunia.


ratu hanya terdiam sesekali meringis kesakitan. "kamu gak boleh sekolah! kamu harus istirahat dirumah aja. kamu mau apa? aku ambilin kamu minum ya?" kata kavin lalu menuju dapur ratu dan menuangkan air hangat untuk pacar tercintanya ini.


"kamu minum dulu deh. kamu nurut ya, kamu hari ini gak boleh kesekolah. nanti setelah pulang sekolah aku kesini lagi ya untuk melihat keadaan kamu? tapi aku gak tega nih ninggalin kamu sendirian seperti ini. kalo kamu butuh apa apa kamu harus telepon aku ya?" kata kavin yang sangat cerewet karena sangat mengkhawatirkan keadaan ratu.


ratu hanya mengangguk pelan untuk menanggapi perkataan kavin.


"ingat lo kalo ada apa apa kamu harus segera menghubungi aku! oke sayang." lalu kavin pergi meninggalkan ratu.


'ini namanya gue kena karma! sial banget rasanya. karena udah bohongin kavin.' gerutu ratu dalam hati.


benar aja selama berada disekolah kavin selalu mengecek hapenya, siapa tau ratu tiba tiba menghubunginya. karena ratu tidak ada mengirimkan dia pesan apapun bahkan tidak membalas pesan yang telah kavin berikan kepada ratu.


perasaan kavin semakin tidak tenang, dia akhirnya memutuskan untuk izin dari sekolah sekitar jam 11.00 WIB. dia sudah tidak bisa berdiam diri lagi seperti ini. apalagi disana ratu sedang mengalami kesakitan sendirian.


sesampainya kavin dirumah ratu ternyata ratu sedang tertidur pulas di kursi ruang tamunya. kavin lalu berjalan mendekati ratu. "syukurlah kamu bisa tertidur seperti ini sayang." ucap kavin sambil membelai pelan kepala ratu.


ratu gelisah karena mendapatkan sentuhan dari kavin. perlahan ratu mulai membuka matanya.


"kavin! sejak kapan kamu disini?" tanya ratu yang tidak sadar dengan kehadiran kavin.


"sejak kamu tertidur sambil mendengkur dengan suara yang sangat keras." bisik kavin sambil menggoda ratu.


ratu lalu membelalakkan kedua matanya "manaaaaa adaaa, vin! ih ngeselin banget sih kamu."


kavin hanya tertawa lepas melihat ratu yang marah marah seperti itu.


 


 


*******


 


>>** Jangan lupa like\, comment\, favorite and rating! **<<


 


author sudah up gila gilan novel terbaru author yang berjudul "SECRET LOVE!" & "NARA" Jangan lupa singgah ya. ceritanya sangat menarik, banyak kejutan yang akan dihadirkan disana..


kalo sudah baca jangan lupa di like, comment, favorite and rating. oh iya, author mau bagi bagi pulsa nih, untuk 2 orang yang bisa menebak kelanjutan cerita SECRET LOVE...** AND NARA!**


AYO BURUAN IKUTAN MENEBAK KELANJUTAN CERITANYA...!!


INI HANYA BERLAKU UNTUK 2 ORANG PEMENANG DENGAN CARA MENUNJUKKAN BUKTI LIKE, COMMENT, FAVORITE AND RATING SETIAP EPISODENYA..


BUKTINYA DITUNJUKKAN KE FACEBOOK AUTHOR https://www.facebook.com/dwi.apriana.7


BERUPA BUKTI SCREENSHOT LIKE, COMMENT, FAVORITE AND RATING SETIAP EPISODENYA..


sekalian share cerita SECRET LOVE AND NARA ke media sosial kalian...!


Thankyouu and happy reading guys!!!