
"Tommy langsung melihat ke arah Ratu untuk meminta persetujuan beserta dukungan, ya benar aja ratu yang merasa kalo tommy meminta bantuan langsung segera berbicara "GUE GAK SETUJU!! MANA ADA PERMAINAN SEPERTI INI?" ratu langsung melotot kearah kavin. kavin seketika tertawa sinis dan berkata " ini kan cuma permainan, lagian kalian semua pada setuju tadinya sebelum memulai? kenapa sekarang merasa keberatan?" yang masih mendapatkan tatapan gak percaya dari ketiganya.
"tapi gak gini juga, menurut gue ini tantangan yang paling gak masuk akal, lagian vika juga belum tentu setuju. apa lo gak keberatan kalo cewek lo di cium dihadapan lo dengan cowok lain?" ucap ratu penuh dengan penolakan.
"gue gak keberatan kok! jawab kavin cepat, yang pastinya mendapatkan tatapan penuh arti dari vika yang daritadi diam aja. lalu vika pun berkata "kalo gue keberatan gimana? gak mungkin gue dicium sama cowok lain, dihadapan cowok gue sendiri? dan disaksikan sama ceweknya lagi. gue rasa kita bertiga gak ada yang setuju sama ide gila lo itu vin. sebaiknya lo ganti deh tantangannya yang lebih masuk akal." seketika mendapatkan anggukkan kepala dari ketiganya. "oke oke!" kavin yang kesal karena tantangannya ditolak gak merasa putus asa.
"kalo gitu, sebelum menlanjutkan perkataannya kavin tersenyum melihat ratu, "kalo gitu tommy gak boleh bicara apapun selama satu harian sama ratu, gak boleh dekat dekat juga! kalo lo melanggarnya lo harus cium vika." kali ini gak ada yang menolak tantangan kavin, tommy hanya pasrah lalu menerima dengan berat hati. "OKE GUE TERIMA TANTANGAN DARI LO!" kavin tersenyum cukup puas karena merasa bisa memisahkan tommy dan ratu ya walaupun cuma sehari doang.
ya kavin jadi punya kesempatan untuk berada didekat ratu. itu lah harapan kavin dari awal dia memang punya tujuan untuk pergi berlibur bareng mereka.
"gapapa kok, kan cuma sehari doang." bisik ratu kepada tommy. yang dijawab hanya dengan anggukan kepala oleh tommy lalu mereka saling tersenyum satu dengan yang lain.
tapi ratu gak tau gimana yang dirasakan tommy, ya walaupun cuma sehari doang gak bicara dengan ratu udah menyiksanya. apalagi gak boleh berdekatan juga. tapi dia hanya pasrah dengan keadaan yang cukup menguntungkan bagi kavin.
"oke kita lanjutkan lagi permainannya ya!" kata vika sambil melirik ketiganya. lalu tommy pun memutar botol, kali ini botol berhenti tepat didepan vika! karena botolnya tepat didepan vika, jadi yang bertanya ratu. ya biar adil aja.
vika memilih untuk menjawab jujur dulu, ketimbang memilih tantangan.
"jika cowok lo hanya cinta sesaat, lalu ketika bosan dia berpindah kelain hati, lo bakalan menerima pergi? atau tetap bertahan disebelahnya?" kavin kaget mendengar pertanyaan ratu, vika dan kavin saling memandang sebelum ahkirnya menjawab "gue bakalan nunggu dia, sampai dia benar benar bosan bermain dan kembali ke sisi gue lagi, ya sampai kapanpun itu, jadi gue memilih untuk tetap bertahan walaupun sulit."
ratu langsung tepuk tangan mendengar jawaban jujur vika, yang menurutnya bakalan sulit jika itu benar benar terjadi. dalam hati ratu, berarti vika cinta mati banget dengan kavin."
permainan berlanjut, vika memutarkan botol dan kali ini kavin yang mendapatkan giliran selanjutnya.
oke tommy dengan penuh dendam langsung bertanya kepada kavin, "lo pilih kejujuran atau tantangan?"
kavin langsung menjawab, "gue pilih kejujuran!"
"lo sebenarnya cinta smaa vika? kalo enggak tolong kasih tau kita semua siapa cewek yang lo cintai?!" ini pertanyaan menjebak, kalo kavin menjawab tidak cinta, ya ngapain mereka pacaran udah jelas dia hanya ingin memanfaatkan vika demi kepentingannya. kavin terdiam seribu bahasa, dia juga memikirkan perasaan vika yang udah selalu membantu dia dalam keadaan apapun.
"lo kenapa lo diam aja? apa pertanyaan gue terlalu sulit untuk dijawab?!" tanya tommy lagi.
lalu kavin berkata "gue memilih tantangan!" dengan berat hati pastinya, karena kavin tau kalo tommy pasti dendam dengan dirinya.
tommy langsung tersenyum. "oke gue langsung kasih tantangannya, lo harus bareng gue terus selama disini, gak boleh berdekatan dengan cewek lo dan ratu! selama seminggu, sampai liburan kita berakhir!" tommy berkata dengan penuh penekanan setiap katanya.
kavin yang gak percaya dengan apa yang harus dilakukannya, hanya mendapatkan persetujuan dari ketiganya.
dia udah berusaha untuk menolak tapi gak punya kekuatan, akhinya dia menerima tantangan tersebut dengan terpaksa.
dendam amat? kena deh gue! gimana gue mau deketin ratu kalo gitu?! batin kavin.
"gue langsung aja ya tu, sambil menatap ratu yang ditatap udah takut akan pertanyaan apa kira kira yang akan diberikan oleh vika.
kok perasaan gue jadi gak enak ya? batin ratu.
"kalo lo dihadapkan lagi dengan cowok masa lalu lo yang sangat membuat lo sakit hati lo bakalan mau nerima balikan sama dia lagi? atau lo memilih untuk pacaran sama cowok seperti kavin?!"
seakan tersambar petir dengan pertanyaan yang diajukan oleh vika, tapi disudut lain kavin dan tommy sama sama merasa penasaran dengan apa yang akan dijawab oleh ratu. mereka berdua berharap kalo ratu akan menjawab pertanyaan tersebut, tapi mereka cukup kecewa ketika ratu malah lebih memilih tantangan.
ratu gak menyangka dengan pertanyaan vika, ratu langsung memilih untuk tantangan aja. ternyata tantangan yang sudah dipersiapkan oleh vika "lo harus telepon video call sama mantan pacar lo yang lo paling benci! lalu ajak dia buat ketemuan disini!" ucap vika penuh kemenangan.
tantangan macam apa ini? keduanya penuh jebakan, pertanyaan menjebak dan tantangan yang paling horror yang pernah gue dengar. batin ratu cukup kesal.
"gimana tu?" tanya vika lagi. gue gak punya nomornya lagi, "gue cuma ada nomor lama yang udah lama gue blok!" jawab ratu. "lo coba aja dulu, siapa tau nomornya belum ganti. ayolah tuuu ini kan cuma permainan doang?!" desak vika.
lalu ratu pun yang merasa sudah tersudut daritadi akhirnya mecari nomor si mantannya itu. lalu berusaha untuk menelepon video call. ratu berharap kalo sang mantan tidak akan menjawab dan mengangkat video call nya,
semoga ajaa dia udah ganti nomor, atau bahkan udah gak mau angkat telepon gue lagi. jangan diangkat... please jangan diangkat.... batin ratu penuh harap.
ternyata ratu salah besar, telepon video call nya ternyata diangkat sama sang mantan, itu yang menbuat ratu jadi gelisah dan salah tingkah. dia udah gak mau ada apa apa lagi dengan sang mantan. tapi karena permainan konyol ini dia terpaksa harus berurusan lagi dengan mantan yang paling dibencinya yang membuat dia menjadi seperti ratu yang seperti sekarang ini.
ratu bertanya "kamu apa kabar? maaf aku udah mengganggu waktunya ya! aku lagi bermain permainan, jadinya aku mendapatkan tantangan untuk menghubungi mantanku. aku langsung to the point aja ya, kamu mau gak ketemuan sama aku di bali?!" ratu menjelaskan biar si mantan gak kege'ran karena ratu ngubungi dia lagi.
"aku baik kok, nomor aku udah kamu blok ya? aku selama ini berusaha untuk cari tau kamu tapi gak terlacak dimana mana, aku mau kok buat ketemu kamu! aku bakalan nyusulin kamu kesana ya!" jawab sang mantan.
bagaikan disambar petir ratu, kavin, tommy dan vika mendengarkan jawaban dari sang mantan pacar ratu.
ratu langsung mematikan dengan sepihak teleponnya.
"gue gila kali ya? dia beneran mau buat ketemuan sama gue?!" batin ratuu.
dia adalah cowok paling dibenci ratu karena udah berhasil mempermainan hati ratu, sampai ratu benar benar cintaaa banget sama dia, lalu ratu tau semua kebusukan dia. gimana mau ketemu lagi dengan cowok seperti itu. itu adalah hal yang paling dihindari ratu seumur hidupnya, tapi sekarang dia yang mengajak si mantan untuk ketemuan!
"HAL YANG PALING GILA YANG PERNAH RATU LAKUKAN ADALAH MENGIKUTI PERMAINAN DARI TANTANGAN YANG DIBERIKAN OLEH VIKA"
vika tersenyum cukup puas telah menyaksikan semua hal ini, tapi vika pura pura merasa bersalah dihadapan semuanya karena telah membuat ratu jadi marah besar. tinggal menuggu saat ratu bertemu dengan mantan pacarnya.
dalam hati vika "siapa suruh lo ada dikehidupan kavin guee?!"
"ini baru awal tu!"