
Karena masih banyak yang tidak terima kalo cerita kavin dan ratu telah berakhir, akhirnya setelah berpikir panjang, Author akhirnya berencana untuk melanjutkan ceritanya kembali dan yang pastinya ceritanya akan semakin menarik dan seru....
Siapa yang masih kangen dengan Kavin dan Ratu?
*******
Akhirnya setelah kembali untuk bersama, baik Kavin dan Ratu saling mempersiapkan segala seuatu untuk pernikahan mereka yang akan diadakan tiga bulan lagi. Mereka berdua juga seperti pasangan lainnya yang selalu berselisih paham dengan keinginan mereka masing - masing.
Hari ini mereka berdua berencana untuk memesan gedung dan memilih gaun dan kemeja yang akan mereka berdua kenakan diacara pernikahan mereka.
"Kamu dimana? kenapa gak ngabarin begini sih? aku sudah lama ya disini nunggu kamu." Ucap Ratu dengan bawelnya sambil terus memegang telepon genggamnya.
"Ini aku udah dijalan kok, sabar ya sayang, sebentar lagi aku akan sampai kok." Ucap Kavin berusaha untuk membujuk Ratu.
"Sabar sabar! udah 2 jam aku nungguin kamu! Kalo tau kamu akan telat begini, mendingan tadi aku tidak datang saja!" Ucap Ratu dengan emosi yang meledak - ledak.
"Kamu kok bilang begitu sih? aku kan telat juga ada sebabnya, tadi aku ada meeting dengan rekan bisnisku, kamu mengerti dong." Balas Kavin.
"Aku gak ngertiin kamu? Aku sudah menunggu kamu selama 2 jam Vin, 2 jam itu waktu yang lama, ini kan untuk rencana pernikahan kita, bukan untuk kepentingan aku sendiri, tapi apa? Kamu sepertinya menganggap ini semua hanya masalah sepele saja!" Ucap Ratu dengan emosi.
"Siapa yang menganggap itu hal sepele sih? Aku lupa kalo hari ini aku harus bertemu dengan client ku! Udah deh gak usah cari ribut mulu, aku juga capek tau. Sebentar lagi aku akan sampai disana." Ucap Kavin lalu mengakhiri panggilannya secara sepihak.
"Apa kamu bilang? aku cari ribut terus? Kamu tidak salah?! Halo.....! Halo!" Ucap Ratu lalu melihat panggilannya sudah terputus begitu saja.
"Dasar cowok egois! Seenaknya aja dia mengakhiri panggilan begitu saja, siapa sih disini yang salah? Udah jelas - jelas dia yang salah, tapi bukannya minta maaf malah egois begitu! Aaarrgghh." Ucap Ara kepada dirinya sendiri.
Ratu lalu duduk saja sambil menunggu kedatangan dari Kavin, selang 15 menit kemudian Kavin sudah berdiri dihadapannya.
"Loh mana pemilik gedungnya?" Tanya Kavin tanpa rasa bersalah sama sekali.
"Udah pulang." Jawab Ratu kesal.
"Lah kok pulang sih? Jadi gimana dong, kalo begitu kita pilih dekorasinya saja ya hari ini dan fitting gaun dan kemeja aku." Kata Kavin.
"Gak perlu, semuanya sudah aku urus dan sekarang aku ingin pulang." Kata Ratu lalu segera berdiri dari duduknya.
“Maksud kamu? Kalo begitu kamu kenapa tidak bilang sama aku? Kalau tau begini aku tidak perlu untuk datang kesini, asal kamu tau ya, aku sudah berusaha untuk buru - buru datang kesini!" Ucap Kavin dengan kesal.
Ratu langsung membelalakkan kedua matanya sambil terus menatap kavin dengan tidak percaya.
"Maksud kamu? Ini semua mengganggu pekerjaan kamu? Enak banget ya jadi kamu Vin, aku loh yang mikirin semua rencana pernikahan kita sendirian dan kamu malah sibuk dengan pekerjaan dan diri kamu sendiri! Egois banget tau gak!" Ucap Ratu dengan suara meninggi.
"Bukan begitu, kalo pada akhirnya semua kamu yang pilih, untuk apa lagi aku disini Tu, kamu tau gak aku harus menyelesaikan pekerjaanku dengan buru - buru tadi, sampai – sampai aku tidak enak hati dengan clientku. Bukannya aku egois Tu, tapi ini semuanya kan untuk kita juga." Ucap Kavin.
"Aku juga capek ya vin ngurusin semua keperluan pernikahan kita sendirian? Nih kamu baru nongol udah ngajak ribut mulu. Capek aku Vin! Udah ah, mendingan aku pulang aja." Ucap Ratu kemudian mengambil tas ingin langsung meninggallkan Kavin tapi Kavin langsung saja menahan tangan Ratu.
“Lepasin.” Ucap Ratu dengan kesal.
“Aku antar kamu pulang ya". Bujuk Kavin.
“Aku pulang sendiri aja. Kan aku juga udah terbiasa ngurus semuanya sendiri dan aku juga bawa mobil sendiri kok jadi kamu gak perlu repot-repot lagi,” Jawab Ratu ketus dan langsung menhenpaskan tangan Kavin lalu segera berlari pergi meninggalkan Kavin sendirian.
Kavin pun kesal mendengar kata-kata Ratu.
"ARRRGGHH!" Teriak Kavin.
“Kalau saja aku tau, untuk mempersiapkan acara pernikahan itu seribet ini, mendingan aku gak usah buru - buru melamar Ratu! Sekarang malahan kami setiap hari ribut hanya karena masalah sepele seperti ini. Jujur aku lelah dan capek”. Ucap Kavin.
*****
Sesampainya dirumah, Ratu dengan penuh kekesalan dengan muka cemberut dan selalu saja ditekuk itu mencuci mukanya agar kelihatan lebih segar lagi. Dia terus saja menatap dirinya didepan cermin.
“Gue gak ngerti deh dengan Kavin! Gue juga kalau bisa sendiri mana mungkin ingin melibatkan dia? Tapi kan ini semua juga untuk keperluan kami berdua? Kenapa seolah-olah gue yang bersalah ya? Jujur, gue capek banget bila harus selalu saja ribut terus dengan Kavin. Kalau saja gue tau mengurus untuk pernikahan akan seribet ini, mendingan gue tolak dulu lamaran Kavin. Tapi kan waktu sudah tidak bisa diulang kembali?" Ucap Ratu.
Setelah selesai menatap dirinya didepan cermin dan meluapakan kekesalannya, Ratu memutuskan untuk membaringkan tubuhnya diatas tempat tidurnya. "Hari yang sangat melelahkan!" Ucap Ratu sambil mengela nafas dengan panjang.
Kemudian Ratu mengecek hp nya, siapa tau ada panggilan atau pesan dari Kavin? Tapi tidak ada tanda - tanda sama sekali kalau Kavin menghubunginya. Ratu langsung melemparkan ponselnya begitu saja diatas kasurnya dengan kasar. Ratu sangat emosi dan begitu kesal lalu berusaha untuk memejamkan matanya hingga akhirnya Ratu tertidur lelap.
*****
Kavin kembali fokus untuk menyelesaikan pekerjaan kantornya yang masih banyak dan menumpuk p dia harus menunda pekerjaannya sebelumnya. Dia juga lupa ngabarin Ratu sanking seriusnya bekerja. Kavin sampai lembur sendirian di kantor dan menyiapkan data untuk meeting dengan client yang penting besok pagi.
Setelah selesai dengan pekerjaan nya Kavin langsung mengecek ponselnya dan betapa kagetnya Kavin karena tidak terasa sudah tengah malam dan dia juga belum makan malam. “Akhirnya selesai juga..capek banget gue. Gue telepon Ratu dulu, semoga dia udah gak ngambek lagi sama gue.” Ucap Kavin penuh harap.
‘Panggilan tersambung tapi kenapa gak diangkat ya? Apa Ratu masih marah atau memang udah tidur.... yauda deh besok aja gue hubungi lagi. Gue chat aja kali ya.’ Batin Kavin.
KAVIN :
Sayang maafin aku ya baru kabari kamu sekarang. Aku lembur dan banyak sekali kerjaan. Besok selesai meeting kita ketemuan ya. Goodnight... i love you Ratuku.
*****
Pagi harinya, seperti biasa Ratu siap-siap untuk bekerja . ‘Aduh telat nih gue... udah deh makeup di kantor aja kali ya.’ Batin Ratu.
Karena Ratu lagi malas bawa mobil dia memesan taksi untuk ke kantor. Dan selama didalam perjalanan menuju kantornya, Ratu baru mengecek hp dan melihat isi chat dari Kavin dan membalasnya :
Ratu yang sedari tadi sudah membalas pesan dari Kavin, hanya bisa bolak balik menghapusnya.
RATU :
Maaf juga aku ketiduran semalam. Semangat meeting hari ini ya kamu.. i love you too My Kavin.
‘Ternyata Kavin gak menghubungi gue karena kesibukannya bukan karena dia telah melupakan gue.’Batin Ratu.
*****
Sehabis meeting Kavin langsung menelpon untuk mengajak Ratu ketemuan. Tapi Ratu menolak karena masih ada yang harus dia kerjain.
Tiba – tiba saja ponsel Ratu berdering begitu nyaringnya, tanpa melihat nama yang menghubunginya, Ratu langsung mengangkat panggilannya itu
“Halo...”
“Siang ini kamu sibuk sayang?” Tanya Kavin.
“Iya sayang, emangnya kenapa sayang?” Tanya Ratu.
“Oh gitu ya sayang.” Jawab Kavin singkat.
“Kita ketemu malam ya sayang biar sekalian dinner, kamu jemput Aku nanti ya soalnya aku gak bawa mobil karena telat ke kantor tadi”. Ucap Ratu dengan manja.
“Oke deh sayang. Nanti pasti aku jemput kok. Ya udah kamu lanjut kerjanya ya, semangat kerjanya ya sayang. Love you.” Ucap Kavin dengan antusias.
Lalu Ratu langsung saja mengakhiri panggilannya kemudian kembali untuk melanjutkan pekerjaannya.
******
Malam ini Kavin berencana mengajak Ratu dinner romantis karena sudah lama mereka tidak punya quality time lagi semenjak kesibukan mereka masing - masing. Karena itu Kavin mempersiapkan sebuah kejutan yang sangat spesial untuk Ratu. Kavin memilih tempat yang sangat indah tentunya. Tempat yang dipilih oleh Kavin adalah Cafe Rooftop “Cloud Longe" dengan dekorasi yang modern dan pemandangan malam kota Jakarta yang sangat yang cantik. Kavin membooking 1 tempat untuk menyenangkan hati Ratu. Dengan hiasan lilin – lilin kecil dan lampu LED dengan warna yang senada, yang bertuliskan I Love You dan dengan bunga mawar putih disetiap sudut ruangannya yang semakin menambah kesan romantisnya.
‘Semoga aja Ratu bisa senang dan suka sama dinner romantis ini.’ Batin Kavin.
Kavin juga membelikan gaun hitam yang cantik dan elegan untuk Ratu pakai. Kavin bahkan sudah membayangkan kalau Ratu akan terlihat sangat cantik sangat mengenakan gaun pilihannya itu. Ketika malam tiba, Kavin langsung bergegas menuju kantor Ratu.
Kavin mengirimi Ratu pesan singkat.
Kavin :
Sayang.... Aku udah di depan kantor kamu ya. Aku tunggu kamu disini ya.
Ratu masih sibuk dengan pekerjaannya yang tidak ada habisnya, bahkan sangking sibuknya Ratu sampai tidak tau waktu.
Ponselnya tiba – tiba saja bergetar,
“Drrrt....ddrrrtt...ddrrrtt...”
Kemudian Ratu membuka ponselnya. “Apa Kavin sudah disini? Emangnya sekarang udah jam berapa sih?” Ucap Ratu dengan kaget kemudian menatap jam ditangannya.
“Omg, ternyata udah jam segini.” Ratu segera merapikan meja kerjanya lalu Ratu mematikan komputer dengan terburu - buru.
Ratu menyempatkan untuk membalas chat dari sang pacar.
Ratu :
Oke sayang, aku keluar sekarang.
Setelah itu Ratu terburu - buru ke depan kantor untuk ketemu sama Kavin dan langsung memeluknya. “Kamu udah lama sayang? Kenapa gak masuk aja sih.”
“Iya gapapa kok sayang.” Ucap Kavin sambil membalas pelukan Ratu.
“Aku punya surprise buat kamu malam ini”. Bisik Kavin di telinga Ratu.
“Ihh seriusan gak lagi bercanda kan sayang ?” Tanya Ratu sambil melepaskan pelukannya dari Kavin.
“Serius dong. Ini aku belikan kamu gaun. Nanti kamu pakai ya”. Ucap Kavin.
“Oke deh, Jadi penasaran nih aku sayang.” Ucap Ratu.
“Hmm...silahkan masuk Tuan Putriku.” Ucap Kavin sambil membukakan pintu mobil untuk Ratu.
Ratu pun langsung masuk sambil tersenyum, “Thankyou sayang.”
*****
Sampainya di Cafe, Ratu pergi ke toilet untuk ganti baju yang sudah dibelikan oleh Kavin dan berdandan secantik mungkin. Kemudian Ratu keluar toilet dan langsung ketemu Kavin yang sudah menunggunya.
“Sayang.” Panggil Ratu sambil berjalan kearah Kavin.
Kavin menoleh kearah Ratu, Dan betapa terpesonanya Kavin dengan penampilan Ratu pada malam ini, sampai – sampai Kavin tidak bisa berkata-kata lagi.
“Hei... Kavin kamu kok malah melamun sih? Gimana penampilan aku sayang?” Ucap Ratu sambil mengocangkan tubuh Kavin.
“Kamu cantik banget sayang...sampai - sampai aku gak bisa berkata apa-apa lagi. Beruntung banget ya aku bisa jadi pacar kamu dan akan menikah dengan kamu.” Ucap Kavin yang sangat terpesona dengan penampilan Ratu.
“Thankyou sayang, kamu muji – muji aku terus nih. Apa jangan – jangan lagi ada maunya ya?” Tebak Ratu sambil menatap Kavin dengan tatapan penuh selidik.
“Ya ampun sayang, itu karena kita sudah lama tidak dinner seperti ini. Aku kangen banget sama kita yang seperti ini.” Ucap Kavin jujur.
“Ini bukan hanya gombal kan sayang? Hmmm.....so sweet banget ya calon suamiku ini.” Ucap Ratu sambil mencubit gemas kedua pipi Kavin.
“Beneran dong apasih yang gak aku lakuin buat kamu sayang”. Ucap Kavin sekalian mengecup kening Ratu.
Kavin berjalan sambil menutup mata Ratu,
“Vin masih jauh lagi?” Tanya Ratu yang sudah tidak sabaran.
“Sebentar lagi ya, udah mau sampai kok.” Jawab kavin.
Akhirnya mereka berdua tiba juga ditempat dinner,
“Sampai.” Ucap Kavin sambil membuka mata Ratu.
Ratu hanya terdiam tanpa kata karena dia melihat sekeliling pemandangan dan dekorasi yang indah dan cantik . Dan dia juga bisa melihat keindahan kota Jakarta dari cafe rooftop ini.
"Kamu suka gak sayang ? Kok diam aja . Aku sengaja booking tempat ini untuk kita dinner berdua saja disini.” Ucap Kavin.
“Aku suka banget sayang sampek gak bisa ngomong lagi. Makasih sayang udah buat semua kejutan ini. Aku gak nyangka kamu bisa seromantis ini ... oh iya Aku lupa kamu kan seorang playboy udah pasti mahir ya". Goda Ratu.
“Ih kamu apaan sih merusak moment kita aja. Aku begini cuman sama kamu tau! Aku senang karena kamu menyukainya. Untuk malam ini aku gak akan complain kamu bilang aku playboy”. Ucap Kavin sedikit cemberut.
“Sweetnya dan gemesnya pacarku ini.” Ucap Ratu sambil mencubit pipi Kavin.
“Aaaawwww...Sakit tauu... Ucap Kavin
Kavin kaget karena Ratu mencium pipinya.
“Thankyou sayang untuk semuanya. Aku tidak akan pernah melupakan malam ini.”
“Silahkan.”
Lalu kemudian Mereka duduk sambil menikmati makanan yang sudah tersedia di Cafe tersebut. Dan Kavin juga menyewa grup vokal yang terdiri dari 4 orang bernyanyi lagu romantis. Dan Ratu benar – benar terharu banget malam ini dibuat Kavin, bahkan sampai mmenangis bahagia. Kejutan Kavin pun berhasil dan mereka menikmati sampai tengah malam. Karena Kavin juga sudah mempersiapkan kembang api yang bertuliskan i love you sayang.... Dan beneran membuat Ratu menangis terharu dan memeluk Kavin dengan eratnya.
“Sekali lagi, thankyou sayang.” Uca Ratu dengan bahagianya.
*****
Pada baper gak kalian ? Kavin romantis banget ya? Siapa yang setuju ?
Semoga kalian suka ya. Dan dukung terus novel ini. Biar author juga semangat nulisnya. Jangan lupa di like dan coment dan kasih Rating ya.
Happy Reading Guys 🤗😘