Playboy Vs Playgirl

Playboy Vs Playgirl
RENCANA KAVIN



Cowok itu adalah KAVIN!


cowok yang sedang tertidur ditempat persembunyiannya ini, tiba tiba terbangun karena adanya suara cewek yang sedang mengobrol, lalu kavin menatap jam tangannya. 'ini kan sudah jam pulang sekolah? tapi kok masih ada yang ke taman ya? bentar suaranya sepertinya gue kenal nih.' dengan sangat penasaran kavin mengintip dengan pelan pelan supaya tidak ketahuan.betapa terkejutnya dia melihat pemandangan yang tidak biasa, dua cewek yang bahkan tidak pernah mengobrol kini mengobrol dengan sembunyi sembunyi.'ada apa ini sebenarnya, sepertinya mereka sudah akrab sekali.' dengan seksama kavin menyimak setiap pembahasan mereka.


'APA INI SEMUA RENCANA MEREKA? BERARTI GUE UDAH SALAM PAHAM SAMA RATU KARENA MEREKA BERDUA, MEREKA BENAR BENAR LICIK!' sambil menggeleng gelengkan kepalanya. Batin kavin sangat marah.


betapa gak menyangkanya kavin akan apa yang didengar dan disaksikannya daritadi, syok, kaget dan perasaan tidak menyangka semuanya bercampur menjadi satu, apalagi kavin sudah mengenal vika mulai dari kecil hingga sekarang, kavin bahkan tidak menyadari bahwa vika akan setega itu ke ratu, apalagi itu semua berhubungan dengan sosok dirinya, dia baru menyadari bahwa vika selama ini menyukai dirinya, bahkan dia hanya menganggap vika sebaik adik kecil yang manis dan baik hati.


tapi kavin salah sangka, vika benar benar baper dan menyukainya, padahal selama ini kavin selalu curhat tentang semua yang dirasakannya terhadap ratu. kavin baru menyadari kalau sikapnya lah yang salah telah menjadikan seorang vika seperti ini.


kavin langsung teringat semua peristiwa yang dialaminya sewaktu dibali, 'pantas saja vika bersekeras untuk mengajak kavin berlibur, apalagi dengan ratu dan tommy, ternyata ini semua bagian dari rencananya.' batin kavin.


'gue akan pura pura tidak tau aja tentang pembahasan mereka, masih tetap baik ke vika supaya tidak terlalu ketara kalau gue sudah mengetahui tentang kebusukan mereka. ini semua untuk mengelabui mereka berdua, yang akan semakin berpikir kalau gue dan ratu semakin salah paham dan menjauh. dengan begitu gue akan mengetahui rencana licik mereka, untuk sekarang gue ikutin dan saksikan aja pertunjukan yang mereka buat. ntar disaat yang tepat gue akan memutarkan video tentang pertemuan dan kerjasama mereka ini, gue akan mengumpulkan bukti bukti yang kuat yang akan membuat mereka tidak bisa menghindar lagi. sebaiknya gue gak kasih tau ratu dulu, gue mau buat kejutan untuk vika dan raya, sepertinya akan menarik!' pikiran inilah yang terpikir untuk saat ini oleh kavin. 


kavin sangat bersyukur kalau dirinya ketiduran di taman belakang sekolah, jadi dia bisa mengetahui vika itu seperti apa. kalau tidak kan dia tidak sadar sadar akan bercerita kepada orang yang salah terus. Tuhan emang baik.


'mereka berdua bermain main dengan orang yang salah, gue kavin akan melindungi ratu dengan segenap hati gue. siapa yang berani nyakitin ratu langsung berhadapan dengan gue!" tanpa sadar kavin mengatakan hal itu, sesuatu hal yang tidak akan mungkin dilakukan oleh seorang cowok playboy, tapi belakangan ini kavin sudah tidak seperti cowok playboy yang suka gonta ganti pasangan lagi, dia memutuskan untuk serius mengejar satu cewek, yaitu ratu.


****


hari ini sekolah berjalan seperti biasa, kavin berakting untuk terus mendekati vika, dan sama sekali cuek dan acuh tidak acuh tentang keberadaan ratu, tentu saja membuat vika sangat senang, tidak seperti kavin biasanya yang selalu mengacuhkannya, kali ini kavin memberikan semua perhatiannya kepada vika, rencananya sepulang sekolah kavin mengajak vika untuk menonton, tentu saja vika dengan senangnya langsung menerima ajakan kavin, suasana seperti ini yang sudah lama dinantikan oleh vika, dan sekarang benar benar terwujud menjadi nyata, apalagi mereka hanya menonton berdua saja.


kavin menunggu vika diparkiran, kemudian vika berjalan untuk masuk kedalam mobil kavin, lalu kemudian kavin memberikan senyuman untuk vika, lalu vika pun membalasnya.


perasaan vika semakin tidak karuan, karena dia merasa kalau kavin telah membuka hati untuk dirinya dan telah melupakan ratu.


"tumben banget nih vin lo ngajakin gue nonton?" tanya vika.


"yee bukan begitu maksud lo vin, tidak seperti lo banget nih." kata vika.


"apa salahnya kalau gue melakukan sesuatu yang membuat lo happy? lo juga udah baik banget selama ini ke gue, makasih ya udah nyadarin gue untuk bisa melupakan ratu dan membencinya, gue gak akan mau kenal dan berurusan lagi dengan cewek yang bernama ratu itu. gue baru sadar kalau gue suka sama lo vik, lo mau gak jadi pacar gue?"  kata kavin sambil menatap vika dengan muka yang sangat serius.


tentu saja hal itu yang sangat ditunggu tunggu oleh vika selama ini, beneran kejadian hari ini, mimpi apa vika sampai bisa membuat seorang kavin dengan mudahnya bisa mengucapkan hal hal seperti itu.


dengan syok, senang dan perasaan yang tidak menyangka vika, dengan muka yang cukup terkejut dan mulut yang menganga vika tidak percaya dengan apa yang barusan didengarnya.


"vik vik? heloo lo kok jadi bengong gini sih? gue serius nih." kata kavin yang tidak mendapatkan respon dari vika.


"ha? iyaa vin, guee mau jadi pacar lo! lo seriuskan ini? kalau lo becanda gak lucu deh, kelewatan banget lo vin." kata vika.


"iyaa gue serius, gue baru sadar sekarang kalau lo itu cewek yang paling baik dan paling sempurna untuk gue." kata kavin sambil menatap vika penuh arti.


vika langsung salah tingkah dan kege'eran atas sikap kavin itu. "jujuur ya vin gue udah lama suka sama lo, lo nya aja yang gak sadar sadar, ya gue paham betul lah kalau lo sedang jatuh cinta dengan ratu, jadinya gue gak mau ngancurin hati lo, nah sekarang lo udah sadar kan ratu itu seperti apa? dia gak pantes untuk lo vin." kata vika.


"iya vik, gue aja yang telat sadarnya. jadi kita udah resmi jadian ya?" kata kavin.


"iya vin, hehehe.. " ucap vika dengan malu malu seketika pipi vika memerah karenanya.


kavin pun hanya tersenyum geli melihat sikap vika ini.


'kena juga lo kan vik, lo udah masuk kedalam perangkap gue dengan mudahnya, dan sangat mudah bagi gue untuk membuat lo kege'eran begini. ini baru sebuah awal, lo lihat aja nanti permainan gue.gue pastiin lo pasti bakalan menyesal!' batin kavin.


'mimpi apa gue semalam ya? aduh gue pastiin gue gak akan pernah ngelepasin lo vin. akhirnya kita jadian juga.' batin vika dengan perasaan yang sangat happy.